Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KONFLIK SUNNI-SYIAH SAMPANG PADA MAJALAH TEMPO DAN GATRA Nur Aida
INTELEKSIA - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Kajian & Pengembangan Manajemen Dakwah
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.181 KB) | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v8i2.179

Abstract

Tulisan ini merupakan publikasi dari tesis yang berjudul “Analisis Pembingkaian Kasus Konflik Sunni-Syiah di Sampang Madura dalam Majalah Tempo dan Majalah Gatra”. Konflik Sunni Syiah Sampang menjadi salah satu konflik besar yang terjadi bertahun-tahun, bahkan Agustus 2012 terjadi penyerangan hingga menimbulkan korban jiwa. Majalah Tempo dan Majalah Gatra adalah dua media Nasional yang cukup ternama, media yang tidak menspesifikkan diri sebagai media islam, namun membahas konflik Sunni-Syiah. Tulisan ini membedah bagaimana cara wartawan menyusun fakta, mengisahkan fakta, menuliskan fakta, dan cara menekankan fakta dari kedua majalah tersebut. Pendekatan yang digunakan kualitatif dan teknik analisis framing Pan dan Kosicki. Perbedaan bingkai kedua majalah tentang peristiwa tersebut dapat menunjukkan bagaimana keberimbangan media dalam memberitakan peristiwa. Sehingga bisa berfungsi sebagai landasan pemerintah dan masyarakat dalam menyikapi peran media dalam membentuk opini publik. Hasil studi menunjukkan bahwa kedua-duanya membingkai peristiwa ini sebagai sebuah kekerasan dan kekejaman penyerangan. Perbedaanya Majalah Tempo menggambarkan peristiwa tersebut sengaja direncanakan oleh pihak-pihak yang tidak suka Syiah berkembang di Sampang. Sedangkan Majalah Gatra menggambarkan peristiwa tersebut terjadi karena kegagalan pemerintah melindungi warga Syiah Sampang dari pemanfaatan pihak asing.
Struktur Narasi Feature Dakwah Tema Akidah Pada Majalah Auleea Nur Aida
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al-Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.77

Abstract

Internalisasi nilai Islam melalui kisah dinilai sebagal salah satu cara yang efektif mencapai tujuan dakwah. Feature dakwah sebagai berita kisah dapat menjadi alternatif cara berdakwah. Struktur narasi yang berkualitas menjadi salah satu faktor tercapainya efektivitas komunikasi dakwah melalui feature. Masalahnya kajian struktur narasi pada bidang jurnalistik dakwah belum banyak diminati, terutama jika dibandingkan dengan karya fiksi. Padahal menyusun struktur narasi fakta memilki tantangan tersendiri karena harus memindahkan realitas yang kompleks kedalam cerita yang singkat. Juga perlu kreatif berkisah dalam kondisi data yang terbatas. Majalah Auleea sebagai salah satu media dakwah konsisten mempublikasikan feature untuk menginternaslisasi nilai-nilai Islam. Menggunakan teori struktur narasi Nick Lacey dan metode penelitian kualitatif deskriptif,  tulisan ini mencoba mendeskripsikan struktur narasi dua feature dakwah yang disajikan Majalah Auleea. Sumber data yang digunakan adalah tulisan feature pada Majalan Auleea. Temuannya adalah alur disajikan menggunakan sudut pandang tokoh utama lalu dilanjut tokoh utama kedua dan diakhiri dengan sudut pandang jurnalis. Struktur narasi dakwah tidak harus berakhir pada penyelesaian, terutama ketika tujuan dakwahnya adalah menunjukkan akibat buruk dari tokoh yang melanggar nilai-nilai agama. Juga struktur narasi dakwah tidak harus mengandung gangguan jika kisah berkaitan terkait kekaguman terhadap peradaban Islam.