Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN GIZI PADA IBU HAMIL TERHADAP KELUHAN KEHAMILAN Hilda Kartika Sari; Handayani; Tri Mustikowati
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.993 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i1.108

Abstract

Kekurangan gizi pada ibu hamil mempunyai dampak yang cukup besar terhadap proses pertumbuhan janin dan anak yang akan dilahirkan. Riskesdas menyatakan bahwa sebesar 24,2% ibu hamil di Indonesia masuk dalam status risiko Kurang Energi Kronik (KEK). Prevalensi ibu hamil KEK masih cukup tinggi yaitu 24,2%. Kurangnya asupan gizi akan menyebabkan anemia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan asupan gizi terhadap keluhan kehamilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi deskriptif korelasi dengan desain cross sectional dan menggunakan uji Spearman Rank. Penelitian ini dilakukan dengan responden berjumlah 70 orang dengan menggunakan teknik non probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara asupan gizi ibu hamil terhadap keluhan kehamilan di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Tahun 2019 dengan nilai korelasi (r=-0,783) menunjukkan hubungan yang kuat dengan nilai P-value sebesar 0,000 (p-value <0,05). Setiap ibu hamil harus memenuhi asupan gizi sesuai dengan porsi ibu hamil sehingga keluhan yang paling berbahaya yaitu anemia dapat dihindari.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA IBU HAMIL TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Fitriani; Handayani; Erika Lubis
Binawan Student Journal Vol. 1 No. 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v1i3.580

Abstract

Pendidikan dan usia ibu merupakan faktor penting dalam kepatuhan melakukan Antenatal care. Antenatal care penting dilakukan untuk pemantauan kesehatan secara fisik, psikologis, termasuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan antenatal care di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Desain penelitian korelasi dengan metode survey cross sectional. Analisa data menggunakan metode Spearman rho. Jumlah responden 76 orang. Variabel pendidikan SMA yang patuh kunjungan ANC sebanyak (42.1%). Variabel Umur yang patuh responden berumur 20-35 tahun sebanyak (52 %). Hasil penelitian terdapat hubungan tingkat pendidikan dan usia ibu hamil terhadap kepatuhan kunjungan antenatal (p value: 0,000 dengan r: 0,550; dan pv: 0,000 dengan r :0,650). Sebaiknya ibu hamil berada pada usia produktif dan memiliki pemdidikan selevel SMA agar tercapai kepatuhan Antenatal care sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin.
ORGANIZATIONAL EFFORT FACTORS DAN BURNOUT PADA PERAWAT DI UNIT PERAWATAN TERPADU Dian Kesworowati; Agung Setiyadi; Handayani
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i1.847

Abstract

Burnout sebagai suatu gejala yang terjadi pada tingkat individu, yang merupakan pengalaman internal yang bersifat psikologis karena melibatkan perasaan, sikap, motif, dan harapan-harapan yang menyebabkan keadaan kelelahan secara fisik, emosi, dan mental yang disebabkan oleh keterlibatan seseorang dalam pekerjaan pelayanan akibat hubungan yang tidak seimbang antara pemberi dan penerima pelayanan. Organizational effort factor merupakan factor dukungan organisasi yang dapat mempengaruhi dalam melaksanakan berbagai tugas dalam suatupekerjaan atau kegiatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan organizational effort factors dengan burnout perawat pelaksana di unit perawatan terpadu. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 72 responden. Hasil penelitian dilakukan uji analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa signifikasi sebesar α=0,000 yang membuktikan adanya hubungan organizational effort factors dengan burnout pada perawat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi organizational effort factors maka akan menurunkan burnout pada perawat. Perawat dapat memberikan dukungan kepada rekan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, dan menciptakan suasana kerja secara kekeluargaan.