Muhammad Taufiq Hidayatullah
UIN Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Al-Istiʽārah fī Qaṣīdah Simṭ al-Durar: Dirāsah Balāgiyah Muhammad Taufiq Hidayatullah
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.248 KB) | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.142-153

Abstract

Pengguna bahasa Arab tidak terbatas hanya pada pengungkapan bahasa sederhana dalam memproduksi suatu teks, namun terkadang juga menggunakan variasi-variasi tertentu dalam ilmu balaghah sehingga menjadi menarik dan tentunya mengamdung bias makna yang mendalam dalam setiap pilihan katanya. Di antara pembahasan pokok ilmu balaghah adalah pembahasan tentang isti’arah yang merupakan bagian dari majaz lughawi. Penelitin ini mengkaji kitab Simthu al-Durar yang berisi tentang sejarah hidup Rasulullah saw. dalam bentuk syair yang kemudian dianalisis menggunakan teori isti’arah dalam ilmu balaghah. Penulis menyimpulkan bahwa kasidah Simthu al-Durar banyak mengandung makna majazi yang digunakan untuk memperindah gaya bahasa. Penulis juga menyebutkan macam-macamnya, seperti isti’arah tashrihiyah, makaniyah, ashliyah, tab’iyah, murasyahah, mujarradah, dan mutlaqah.