Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding National Conference for Community Service Project

Dukungan Kegiatan Hidup Sehat Pada Kantin Imperium Dengan Penerapan Protokol Kesehatan Renza Fahlevi; Bastanta Sebayang; Jery Tango; Muhammad Azril Akbar; Reni Mardiana
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 3 No 1 (2021): The 3rd National Conference of Community Service Project 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v3i1.6041

Abstract

Covid 19 menjadi ancaman baru bagi seluruh dunia saat ini, termasuk Indonesia dengan jumlah penduduk terbanyak ke 4 di dunia. Ancaman ini tentu mempengaruhi segala aspek pembatasan yang ada termasuk di antaranya adalah ekonomi dan kesehatan. Kesehatan menjadi prioritas Pemerintah saat ini dalam melawan pandemi virus. Para pelaku usaha termasuk para pedagang mulai didorong untuk lebih peduli terhadap penyebaran virus covid19. Mitra dalam program pengabdian ini adalah sebuah kantin yaitu Kantin Imperium yang terdiri dari dari beberapa penjual makanan. Kantin ini cukup ramai dikunjungi oleh para pekerja. Namun demikian kantin ini belum memperhatikan aspek protokol kesehatan seperti ketersediaan handsanitizer, tanda pembatas jarak, edukasi penggunaan masker, dan edukasi pola hidup sehat. Jika hal ini dibiarkan tentu kantin akan menjadi kluster terbaru dalam penyebaran virus covid 19. Oleh karena itu tim penulis akan membantu menyelesaikan masalah tersebut dalam mengurangi resiko terpapar virus covid 19. Beberapa luaran yang akan dilaksanakan adalah dengan menyediakan handsanitizer, memberikan stiker pembatas, spanduk 3M (Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker) dan edukasi melalui video kreatif. Luaran ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran penjual dan pengunjung di kantin Imperium dalam menjalankan protokol kesehatan
Partisipasi Mahasiswa Universitas Internasional Batam terhadap Kegiatan Coklit Pemilu dalam Rangka Membangun Negara Demokrasi Sehat Christy Christy; Heru Wijayanto Aripradono; Christina Christina; Michael Owen; Jerry Jardian; Wilsen Lau; Felix Jethro Holly; Vanessa Felicia Leedora; Ervin Setyawan Al Wen Jun; Mieko Huang Vincent; Vincent Vincent; Vincent Vanessa Ting; Jery Tango; David David; Muhammad Dzaky Akbar; Ruben Pangeran Pangestu
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 5 No 1 (2023): The 5th National Conference for Community Service Project 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v5i1.8239

Abstract

Indonesia sebagai negara yang menganut sistem presidensial, pemimpin negara, yakni Presiden, dipilih melalui pemilihan umum (pemilu) setiap lima tahun sekali. Untuk memastikan bahwa pemilu berlangsung secara demokratis dan adil, maka diperlukan pendataan pemilih (coklit) yang akurat. Dalam proses keberlangsungan pemilu, Indonesia sebagai negara kepulauan yang demokrasi bisa saja menghadapi berbagai permasalahan, salah satunya tidak lain berupa pendataan yang tidak terdaftar dan merata. Hal ini tentu berpotensi menyebabkan warga yang memiliki hak pilih kehilangan haknya karena tidak terdaftar dengan benar, ataupun banyaknya masyarakat yang diketahui telah terdaftar namun sebaliknya tidak menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar. Oleh karena itu, Pemantau pemilu memainkan peran yang sangat penting dalam pengawasan kegiatan pemilu mendatang. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan setiap warga yang mempunyai hak memilih dalam pemilu mendapatkan haknya, serta memastikan warga yang tidak mempunyai hak pilih tidak masuk dalam daftar pemilih. Metode yang digunakan dalam kegitan ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, kemudian hasil wawancara akan disampaikan kepada Bawaslu melalui Google Form. Wawancara ini dilakukan kepada warga yang tinggal di daerah Bengkong Sadai, lebih tepatnya dari TPS 56 hingga TPS 90. Kegiatan ini memberikan manfaat baik bagi petugas Bawaslu maupun mahasiswa sendiri. Di mana kegiatan ini selain meringankan pekerjaan petugas Bawaslu, namun adanya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini, juga telah memberikan pengalaman baru sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia tahun 2024.