Helda Susilawati
AKPER Buntet Pesantren Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Asuhan Keperawatan pada By. A Usia Bayi dengan Gangguan Sistem Pernafasan Akibat Bronchopneumonia Di Ruang Arya Kemuning RSUD Gunung Jati Cirebon Susi Sri Novianti; Helda Susilawati
Jurnal Akper Buntet: Jurnal Ilmiah Akper Buntet Pesantren Cirebon Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Akper Buntet Pesantren Cirebon
Publisher : Akademik Keperawatan Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.709 KB)

Abstract

Bronkopneumonia merupakan salah satu infeksi saluran pernafasan yang banyak terjadi pada usia bayi. Berdasarkan data di atas, penyakit Bronchopneumonia memiliki angka kejadian paling tinggi ke dua yaitu dengan sebesar 34,5% (230). kemungkinan disebabkan oleh kurangnya pengobatan dan pencegahan pada usia bayi. Setelah penulis mengetahui angka kejadian bronkopneumonia terus meningkat setiap tahunnya, oleh karena itu penulis tertarik untuk mengetahui secara detail tentang bronkopneumonia pada usia bayi. Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk memberikan gambaran tentang asuhan keperawatan komprehensip meliputi aspek bio-psiko-sosial dan spiritual dengan menggunakan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Adapun masalah yang muncul pada kasus ini adalah bersihan jalan nafas tidak efektif, Perubahan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh, Resiko defisit voleme cairan, gangguan personal hygiene, gangguan istirahat, keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan Sedangkan pada teori terdapat tujuh masalah keperawatan yang muncul. Terdapat empat masalah keperawatan yang teratasi dan satu masalah teratasi pada saat melakukan follow up. Kesimpulan yang diambil dari kasus ini adalah bronkopneumonia merupakan penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur, dalam hal ini sangat diperlukan adanya dukungan moril maupun materil baik dari tim kesehatan, keluarga maupun masyarakat.