Dewi Maria
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WUJUD PENGAPLIKASIAN MODERASI BERAGAMA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DALAM KACAMATA MAHASISWA FTIK UINSI SAMARINDA Dewi Maria
Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer Vol 3, No 2 (2021): Desember
Publisher : UIN ANTASARI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/msr.v3i2.5705

Abstract

Keberagaman merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia, dimana perbedaan ras, agama, budaya, suku, etnis, dan tradisi menyatu di negeri ini.Konsep moderasi beragama menjadi topik hangat yang dianggap mampu menengahi keberagaman melalui pemikiran yang moderat sehingga terciptanya karakter bangsa yang kuat.Moderasi beragama sendiri merupakan sikap tengah yang tidak memihak dalam artian tidak liberal maupun radikal.Berkenaan dengan dengan hal itu ditambah merambahnya wabah Covid-19, penulis melakukan penelitian terkait konsep moderasi beragama di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui bagaimana sudut pandangmahasiswa FTIK di UINSI Samarinda terhadap pemaknaan, pemahaman serta pengaplikasian konsep moderasi beragama di tengah pandemi Covid-19, bagaimana bentuk aplikatif yang mahasiswa praktikkan dikehidupan sehari-hari dalam mendukung hal ini. Model penelitian yang diangkat adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa FTIK angkatan 2018 yang terdiri atas enam prodi, yaitu PAI, MPI, PGMI, PIAUD, PBA, dan TBI. Setiap prodi menjawab angket yang dibagikan secara random.Instrument penelitian yang dipakai ialah wawancara singkat dan angket yang dikorelasikan menjadi satu dalam bentuk survey melalui Google Form guna menjadikannya mudah dan efisien. Dari hasil data yang didapat, ditarik kesimpulan bahwa 95% mahasiswa sepakat moderasi beragama adalah jalan tengah untuk mendapatkan keharmonisan dalam bermasyarakat dan sangat baik diimplementasikan di tengah pandemi covid-19 yang notabene perbedaan semakin meningkat baik dari perbedaan paham keberagaman, pemikiran maupun perbedaan dalam bermuamalah terkait beragama. Sedangkan 5% menolak moderasi beragama dengan alasan hal ini akan merusak agama itu sendiri. Kenyataannya perbedaan akan selalu ada di tengah keberanekaragaman, oleh karenanya kita harus sadar dan peka akan konsep moderat. Dalam pengaplikasiannya mayoritas mahasiswa FTIK2018 tergolong aktif dalam menerapkan konsep ini, salah satunyamenanamkan sikap toleransi dengan menghargai perbedaan serta mendukung pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan minoritas acuh tak acuh dalam mengaplikasikan hal ini karena menentang adanya konsep moderasi beragama dalam Islam
Internalization of Religious Moderation Values at Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University Samarinda Dewi Maria; Siti Julaiha; Akhmad Muadin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah lahirnya kebijakan pengarusutamaan moderasi beragama diseluruh PTKIN yang dinaungi Kementerian Agama, menjadikan UINSI Samarinda sebagai salasatu lembaga yang ikut andil dalam menerapkan kebijakan tersebut. Dalam hal ini pihak lembaga telah menerapkan dan menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama dengan harapan dapat menjadi bagian dalam diri sehingga dapat dipraktikkan dikehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya, proses dan implikasi sikap sosial terhadap internalisasi nilai-nilai moderasi beragama. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik dan dilanjutkan dengan analisis data model Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama di UINSI Samarinda dilakukan beberapa upaya guna mendukung hal ini, antara lain kebijakan kurikulum dengan menghadirkan mata kuliah Islam & Moderasi Beragama, anjuran penelitian dengan mengangkat tema moderasi beragama, pengabdian dimasyarakat, serta beberapa kegiatan yang muatannya berisi nilai-nilai moderasi beragama di dalamnya. Dalam proses menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama dilakukan tiga tahapan, yakni transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai. Adapun Implikasi terhadap sikap sosial dapat dilihat dari pemahaman dan pengamalan sikap adil, seimbang, terpatrinya cinta kepada bangsa, toleransi, serta penerimaan terhadap pembauran kebudayaan lokal dalam kehidupan sehari-hari.