Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANGKA KEJADIAN MIKROPENIS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI TK CHIQA SMART DAN TK AL-FASHTHA PALEMBANG TAHUN 2014 Muhammad Aulia Rahman Saputra; R A Tanzila; KHM Arsyad
Masker Medika Vol 5 No 2 (2017): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini angka kejadian mikropenis di dunia terus meningkat. Masalah mengenai kelainan alat kelamin ini akan menyebabkan masalah psikososial pada anak, karena fungsi penis adalah untuk menunjukan identitas jenis kelamin, membantu posisi berkemih yang normal, serta untuk fungsi seksual. Banyak faktor yang mempengaruhi panjang penis pada anak, seperti gizi, usia kehamilan saat bayi baru lahir, obesitas, dan berat badan lahir. Mikropenis harus dibedakan dengan hidden penis syndrome, yaitu penis tertanam pada lemak suprapubik yang terjadi pada anak obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian mikropenis di TK Chiqa Smart dan TK AL-Fashtha Palembang tahun 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara consecutive sampling dengan jumlah sampel sebesar 94 siswa. Data diambil dengan menggunakan instrumen penelitian berupa alat ukur panjang penis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 94 sampel didapatkan 28 kasus mikropenis (29,8%). Dari hasil tersebut, kejadian mikropenis ditemukan sebanyak 50% pada anak obesitas.
Penyuluhan Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Sebagai Upaya Pencegahan Gigi Berlubang Pada Anak Pra Sekolah Di TK Chiqa Smart Palembang Dientyah Nur Anggina; RA Tanzila; Nanda Kamila Salim
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.2700

Abstract

Prevalensi kejadian gigi berlubang paling banyak ditemukan pada usia anak prasekolah yang disebabkan kebiasaan anak makan makanan manis tanpa diikuti perilaku oral hygiene yang baik. Oleh karena itu peran orang tua sangat diperlukan dalam membimbing, memberikan perhatian dan pengertian serta memfasilitasi anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada orang tua siswa mengenai cara mencegah gigi berlubang pada anak, observasi pemeriksaan gigi berlubang pada anak dan praktik menyikat gigi bersama. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh mahasiswa FK UM Palembang dimulai pada bulan November 2019. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan orang tua dan siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada orang tua dan siswa sangat efektif. Kata Kunci: Penyuluhan, Gigi berlubang, Anak Prasekolah  ABSTRACT The prevalence of dental caries most commonly found in preschool children due to the habit of eating sugary foods without good oral hygiene. Therefore the role of parents is very necessary in guiding, giving attention and understanding and facilitating the children in maintaining their oral health. One of the efforts that can be done by providing knowledge about oral health. The purpose of this activity was to improve the knowledge of the importance of maintaining children’s oral health . The methods used in this activity were giving education to the parents of students regarding the role of parents in preventing dental caries in children, observation of dental caries in children and the practice of brushing teeth together. The activity was assisted by the students of Medical Faculty of UM Palembang and had done in November 2019. The result of this activity was an improvement of parent and children’s knowledge. So, counseling to parents and students is very effective. Keywords: Counseling, dental caries, preschool children 
THE EFFECT OF MEDIUM INTENSITY PHYSICAL ACTIVITY ON BLOOD GLUCOSE LEVELS IN DIABETES MELLITUS R.A. Tanzila; Ni Made Elva Mayasari; Dita Azzahra Maso
International Journal of Islamic and Complementary Medicine Vol. 1 No. 1 (2020): International Journal Islamic Medicine
Publisher : International Islamic Medicine Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.636 KB) | DOI: 10.55116/IJIM.V1I1.6

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that increased every year and caused many complications. There are four pillars in the management of DM, namely education, nutrition, pharmacology and physical training. According to PERKENI, physical exercise for people with DM can be done 3-4x/week with a duration of 30 minutes. This study aims to determine the effect of exercise moderate activities carried out by Diabetes Mellitus in Muhammadiyah Hospital Palembang on blood sugar levels at a time. This study uses a quasi-experimental method with a total sample of 30 people who were obtained by total sampling. The research data was taken by checking blood sugar before and after physical activity with aerobic type, which is done 1x/week for four weeks by using Easy Touch GCU. Wilcoxon test results found a p-value of 0.285 which means moderate exercise activities carried out by people with diabetes in Palembang Muhammadiyah Hospital which is carried out once a week for four weeks does not affect blood sugar levels at the time.