Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA BIDANG FARMASI Ita Dwiaini
Simtika Vol. 2 No. 3 (2019): JURNAL SIMTIKA, SEPTEMBER 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.369 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam bidang kesehatan dapat kita lihat pada suatu instansi kesehatan dalam mengolah data dengan hadirnya teknologi informasi. Instansi kesehatan menggunakan teknologi komputer untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam menyampaikan atau mengirim data dalam bentuk informasi. Meskipun dunia kesehatan dan medis merupakan bidang yang bersifat information-intensive, akan tetapi adopsi teknologi informasi relatif tertinggal. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kesehatan yaitu pada bidang farmasi, atau disebut juga informatika farmasi. Contoh penerapannya adalah sistem informasi instalasi farmasi dan sistem informasi apotek.
Efektifitas Nugget Tempe Sebagai Makanan Tambahan Untuk Menjaga Gizi Seimbang Pada Masyarakat Gunung Medan Rati Purwati purwati; Evin Noviana Sari; Ita Dwiaini; Hafiza
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 3 (2022): Vol.1 No. 3, 2022 : Desember 2022
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v1i3.24803

Abstract

This counseling aims to inform, remind, and provide education to the public regarding information and knowledge about the importance of maintaining balanced nutrition and how to do it. In this extension, tempeh nuggets will be the main object as one of the nutritional supplements which will be discussed during the counseling about what is contained in it and how to make it. To convey this counseling material using language that is easy to understand so that it is easily understood by the target of counseling. The media used in this counseling is print media. The conclusion of this activity is counseling about the importance of maintaining balanced nutrition to the community by suggesting nutritional supplements to help maintain balanced nutrition in a more enjoyable way. Based on the results of this study, many parents are interested in making this food as a snack for additional nutrition for their family.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Anak Usia 1 Sampai 3 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Sitiung 1 Jorong Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya Rati Purwati; Alviatun Nurjanah; Ita Dwiaini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/dh1mcn28

Abstract

Perkembangan adalah bertambahnya sruktur dan fungsi yang ada. Priode ini anak usia 1-3 tahun berusaha mencari tahu bagaimana sesuatu bekerja. hal ini merupakan hal yang penting untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan intelektual secara optimal, yang mana pada usia ini anak sudah mulai meniru dan mengembangkan kemandiriaan. Keluarga harus mengupaya tumbuh dan berkembang optimal untuk menghindari tumbuh kembang abnormal, meragukan ataupun menyimpang. Penyimpangan tumbuh kembang harus di deteksi sejak dini, terutama sebelum 3 tahun, supaya dapat segera di intervensi sebelum sukar untuk di perbaiki. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor - faktor perkembangan anak usia 1 sampai 3 tahun di wilayah kerja puskesmas sitiung 1 jorong sungai duo kabupaten Dharmasraya tahun 2023. Jenis penelitian adalah Analitik Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. populasi dalam penelitian ini semua ibu yang memiliki anak berusia 1 sampai 3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sitiung 1 di Jorong Sungai Duo sejumlah 40 orang dengan metode Total Sampling. Analisa yang digunakan adalah Chi Square dengan hasil penelitian ini menunjukkan p value 0,039 untuk status gizi dengan perkembangan anak 1 sampai 3 tahun, p value 0,636 untuk perkembangan anak dengan pekerjaan ibu, dan p value 0,096 untuk perkembangan anak dengan jenis kelamin anak. Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara status gizi dengan perkembangan anak, tidak ada hubungan antara perkembangan anak dengan pekerjaan ibu, dan tidak ada hubungan antara perkembangan anak dengan jenis kelamin anak. Saran untuk berpartisipasi dan bekerjasama dengan petugas kesehatan melalui dukungan dan motivasi kepada ibu untuk tetap memantau perkembangan anak usia 1 sampai 3 tahun.