Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Kadar Kolesterol Total pada Remaja di SMK Mutiara Insani Kabupaten Bogor Tahun 2022 Rosmawaty Lubis; Vivi Silawati; Rosmilawati Rosmilawati
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9336

Abstract

ABSTRACT In 2020 the number of adolescent prevalence in the world shows around 18% of the world's population or around 1.2 billion people. Based on the latest report from WHO in 2021, the number of adolescents is 16% of the total world population. The effect of giving garlic extract (Allium Sativum) on total cholesterol levels in adolescents at Mutiara Insani Vocational School, Bogor Regency, 2022. This research method is Quasi-Experimental (quasi-experimental) which can be interpreted as a research method based on the philosophy of positivism. This type of research uses a Pre-Experiment with a One Group Pretest Posttest design. The sample in this study was 67 teenagers. The mean before was 208.54, the standard deviation was 20.890, the standard error was 2.552, the minimum value for adolescent cholesterol was 175 mg/dl, the maximum value for adolescent cholesterol was 279 mg/dl. The mean after 170.09 was the standard deviation value of 23.887, the standard error value was 2.918, the minimum value for adolescent cholesterol levels was 131 mg/dl, the maximum value for adolescent cholesterol levels was 268 mg/dl. Garlic extract is consumed 200 mg 2 times a day and consumed for 4 weeks to reduce cholesterol levels in adolescents. Health workers should be more active in educating adolescents with excess nutrition regarding the risk of abnormal total cholesterol and the risk of complications later in life Keywords: Garlic (Allium Sativum), Total Cholesterol Levels, Adolescents  ABSTRAK Pada tahun 2020 jumlah prevelensi remaja di dunia menunjukkan sekitar 18% dari jumlah penduduk yang ada di dunia atau sekitar 1,2 milyar jiwa Berdasarkan laporan terakhirdari WHO tahun 2021, jumlah anak remaja merupakan 16% dari total penduduk dunia. Pengaruh pemberian ekstrak bawang putih (Allium Sativum) terhadap kadar kolesterol total pada remaja di SMK Mutiara Insani Kabupaten Bogor tahun 2022. Metode penelitian ini bersifat Quasi Eksperimen (eksperimen semu) yang dapat diartikan sebagai metode penelitian berdasarkan pada filsafat positifme Jenis penelitian ini menggunakan Pre Eksperiment dengan desain One Group Pretest Posttest. Sampel dalam penelitian ini sebnayai 67 remaja. Mean sebelum sebesar 208,54, nilai standar deviation sebesar 20,890, nilai standar error sebesar 2,552 nilai minimum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 175mg/dl, nilai maximum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 279mg/dl. Mean sesudah sebesar 170,09 nilai standar deviation sebesar 23,887, nilai standar error sebesar 2,918, nilai minimum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 131 mg/dl, nila maximum untuk kadar kolestrol remaja sebesar 268 mg/dl. Ekstrak bawang putih dikonsumsi sebanyak 200mg 2 kali sehari dan dikonsumsi selama 4 minggu untuk menurunkan kadar kolestrol pada remaja. Agar tenaga kesehatan lebih aktif melakukan edukasi pada golongan remaja dengan gizi lebih terkait risiko kolesterol total yang tidak normal dan risiko terjadinya penyulit di kemudian hari. Kata Kunci: Bawang Putih (Allium Sativum), Kadar Kolesterol Total, Remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SADARI PADA REMAJA PUTRI DI SMK PANDUTAMA BOGOR TAHUN 2021 Imas Ganda Sari; Milla Evelianti Saputri; Rosmawaty Lubis
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 2 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v2i1.298

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara adalah penyakit yang sangat mengancam jiwa terutama pada kalangan remaja hingga dewasa, menurut data yang diperoleh dari world health organization wanita yang berpotensi akan mengalami kanker payudara berjumlah sekitar 8-9%. Data di Indonesia pada tahun 2018 setelah dilakukan pemeriksaan kanker payudara sendiri di peroleh hasil sebanyak 16.956 jiwa dicurigai memiliki tumor pada payudara dan sebanyak 2.253 jiwa dicurigai terdeteksi kanker payudara. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga terhadap perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMK Pandutama Bogor. Metode: penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 50 remaja putri dengan menggunakan kuesioner pengetahuan, dukungan keluarga, sikap dan perilaku SADARI Hasil penelitian diuji dengan uji statistik Pearson dengan signifikansi α = <0,05 Penelitian ini dilakukan di SMK Pandutama Bogor. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan chi square maka Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri dengan p-value < 0,05. Kesimpulan: Semakin baik pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga maka akan semakin tinggi kesadaran dan kemauan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri.
The Effect of Relaxation Therapy with Aromatherapy on Community Anxiety during the Covid-19 Pandemic in Cikaret Village, West Java in 2020 Milla Evelianti Saputri; Rosmawaty Lubis; Devieni Naulia Pamela
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.781

Abstract

The results of the study stated that 54% of adolescent anxiety levels are in the high category because adolescents are said to be unstable in facing unexpected conditions. Providing relaxation therapy with aromatherapy is able to reduce anxiety in the community. This study aims to determine the effect of giving relaxation therapy with aromatherapy on public anxiety during the COVID-19 pandemic. This study used a quasi-experimental pre-post-test one group design. The sample in this study amounted to 30 people, consisting of adolescents 12-24 years. The sampling technique used total sampling. The research instrument consisted of the HARS anxiety questionnaire and aromatherapy. The data were analyzed using non-parametric tests, namely paired samples T-Test. The results showed that there was a significant effect on anxiety scores before and after being given relaxation therapy with aromatherapy with a sig. (2-tailed) of 0.000 <0.005.
Analisis Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini di Wilayah Puskesmas Kunciran Kota Tangerang Tahun 2020 Putri Azzahroh; Rizka Junita Sari; Rosmawaty Lubis
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.104

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia dini usia 3-6 tahun pada bulan Mei tahun 2020 sebanyak 75 orang dengan teknik proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan, perkembangan bahasa normal 81,3%, stimulasi tinggi 61,3%, pola asuh positif 78,7% dan jenis kelamin perempuan 65,3%. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara stimulasi (p=0,000), pola asuh (p=0,000) dan jenis kelamin (p=0,014) dengan perkembangan bahasa pada anak usia dini. Peluang terhadap perkembangan bahasa yang terbesar adalah faktor pola asuh orang tua dengan nilai OR 41,067. Diharapkan ibu dapat meningkatkan pengetahuannya dengan cara memberikan stimulasi dan pola asuh yang baik pada anak balitanya, disamping itu ibu aktif menanyakan kepada petugas kesehatan tentang perkembangan anaknya agar ibu mengetahui dan memperbaikin kekurangan yang dimiliki ibu dalam mendidik anak agar perkembangannya dapat berkembang secara optimal