Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keterlibatan Orang Tua dalam Membentuk Sikap Positif Belajar Siswa Nia Roistika; Rosanita Tritias Utami
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan orang tua dalam setiap perkembangan anak sangat besar perannya. Orangtua berperan besar dalam membentuk sikap dan karakter anak khususnya dalam belajar.Sikap positif membantu anak mencapai keberhasilan belajar, dan keberhasilan ini bisadiraih dengan keterlibatan orang tua secara aktif dalam mendampingi peserta didikselama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana keterlibatanorang tua dalam membentuk sikap positif belajar siswa. Dalam penelitian ini diterapkanpendekatan kualitatif dengan menggunakan tiga instrument pengumpul data yaitukuesioner, wawancara semi terbuka, dan observasi pasif. Adapun temuan dari penelitianini adalah keterlibatan orang tua dalam mendorong perkembangan positif siswa yaituperkembangan semangat dan kualitas belajar siswa. Serta temuan selanjutnya sikappositif belajar siswa yaitu berupa 1) rajin belajar di kelas, (2) rajin mengerjakan tugasrumah, (3) kedisiplinan siswa dalam belajar,(4) aktif dalam berpartisipasi di kelas,(5)kepercayaan diri akan hasil belajar, (6) konsentrasi belajar siswa, (7) mandiri dalambelajar,(8) bertanggung jawab dalam belajar.
Exploring the Use of AI-Enhanced Listening Comprehension Tools by EFL Students in the English Department at Universitas Bhinneka PGRI Huda, Moh. Choirul; Nia Roistika; Caterina Nova Triani
Teaching English and Language Learning English Journal Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/telle.v5i3.9602

Abstract

The rapid growth of Artificial Intelligence (AI) in education has introduced new opportunities for improving English listening comprehension, a skill many EFL learners continue to find challenging. This study explores the use of AI-enhanced listening tools among students in the English Department at Universitas Bhinneka PGRI. The research aims to identify the AI tools commonly used by students, examine their perceptions of usefulness, ease of use, and engagement, and investigate the difficulties they encounter when using these tools. A qualitative descriptive exploratory design was employed, combining a questionnaire distributed to 43 students with semi-structured interviews conducted with 10 participants. Data were analyzed using the Miles and Huberman framework, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that YouTube Auto-Caption is the most widely used AI tool, followed by ELSA Speak and Duolingo, mainly due to their accessibility and familiar interfaces. Students reported positive perceptions of AI-enhanced listening tools, noting that features such as automatic captions, speed control, replay functions, and pronunciation feedback helped them better understand spoken English and increased their motivation to practice listening. Despite these advantages, several challenges emerged, including inaccurate captions, unstable internet connections, limited free features, and insufficient guidance on how to use the tools effectively.Overall, the study concludes that AI-enhanced tools have strong potential to support EFL learners’ listening development, but their effectiveness depends on both technological quality and pedagogical support. The findings highlight the need for teachers to provide structured guidance and for developers to improve usability and accessibility. Future research may examine the long-term impact of AI tools or compare the effectiveness of different platforms in various learning contexts.
Pelatihan Public Speaking Dasar Para Pemuda Karang Taruna Nia Roistika; Huda, Moh. Choirul; Prasanti, Inas Nofi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan public speaking memiliki peran penting di era komunikasi dan kolaborasi saat ini. Kemampuan public speaking bermanfaat untuk kehidupan sosial, organisasi, karir di masa yang akan datang dan terbukanya peluang ekonomi. Soft-skill berupa public speaking dasar ini perlu dimiliki khususnya para pemuda usia produktif yang berada di Desa Ketanon yaitu pemuda karang taruna. Target sasaran dari pelatihan public speaking ini adalah remaja usia produktif rentang usia 16-25 tahun yang tergabung di komunitas karang taruna. Namun, para pemuda karang taruna di Desa Ketanon memiliki berbagai masalah kemampuan berkomunikasi di depan umumu yaiu rendahnya kepercayaan diri dan keberanian berkomunikasi di depan umum. Untuk itulah, pelatihan public speaking yang interaktif, partisipatif, berbasis pengalaman dan role model learning ditujukan untuk membentuk dasar dan melatih para pemuda karang taruna agar percaya diri dan berani berbicara di depan umum. Target sasaran dari pelatihan berjumalh 14 orang dan berhasil membentuk kepercayaan diri 6 dan keberanian dari 5 taerget sasaran. Dengan temuan dan hasil ini, pelatihan public speaking dasar berhasil membentuk sebagian dari target sasaran dan harapan ke depannya untuk dilakukan pelatihan berkelanjutan