Sahrani Adaruddin
Pegawan Non PNS IAIN Ternate

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Feminisme Perspektif Islam Sahrani Adaruddin
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 14, No 2 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v14i2.296

Abstract

Istilah Feminisme pertama kali munsul pada tahun 1808 oleh seorang filsuf Pransis. Faham feminism  pada hakikatnya merupakan gerakan perempuan yang ingi8n mendapatkan keadilan dalam segala hal,  dan bukan  untuk melebihi kodrat laki-laki.  Feminism dalam Islam adalah  upaya untuk melakukan penyetaraan dan perlakukan yang adil terhadap kaum perempuan sebagai makhluk Allah SWT. . Prinsip yang diperjuangkan oleh feminisme memiliki titik temu dengan ajaran  Islam. Terutama  menciptakan kehidupan yang adil dan setara antara laki-laki dan perempuan. Feminisme yang tidak diakui dengan cara pandang Islam adalah Feminsime yang hendak melakukan supermasi dan eksploitasi terhadap kaum laki-laki,hal ini tentunya berlawanan dengan cara pandang Islam yang menginginkan interaksi secara adil, merata dan manusiawi antara laki-laki dan perempuan