Nurul Ainul Shifa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dukungan Sosial Keluarga, Efikasi Diri, dan Kecemasan Dapat Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Saat Melakukan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19: Family Social Support, Self-Efficacy, And Anxiety Can Affect Student Learning Motivation When Conducting Online Learning During the Covid-19 Pandemic Cupi Krisnawati; Nurul Ainul Shifa; Saiful Gunardi
Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia Vol 1 No 03 (2022): Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia
Publisher : MPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jipki.v1i03.14

Abstract

Introduction: Students' learning motivation during online learning decreases. Objectives: This research was conducted so that students can maintain learning motivation during the online learning method during the Covid-19. Method: This research is a type of quantitative correlation research using a cross-sectional approach, the samples were taken in this study were 74 respondents. The instrument used is a questionnaire via a google form. Result: Based on the results of statistical tests, namely the Spearman rank test using SPSS, the family social support variable was obtained (p-value < 0.05) meaning that there was a correlation or relationship between family social support and learning motivation, and the self-efficacy variable was obtained (p-value < 0.05) meaning that there is a correlation or relationship between self-efficacy and learning motivation, the anxiety variable is obtained (p-value < 0.05), meaning that there is a correlation or relationship between anxiety and student learning motivation during online learning during the Covid-19 pandemic. Conclusion: Based on the research results, there is a significant relationship between family social support, self-efficacy, and student anxiety with learning motivation.  
Hubungan Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Ciawi Kabupaten Bogor Tahun 2021 Anisa Eka Suwarno Putri; Nining Rukiah; Nurul Ainul Shifa
Indonesia Journal of Midwifery Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesia Journal of Midwifery Sciences (IJMS)
Publisher : SCIPRO Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/ijms.v2i2.62

Abstract

Pendahuluan: Corona virus disease (Covid-19) yang muncul di Indonesia sejak awal Maret 2020 telah menjadi ancaman serius pada semua kalangan usia, tidak terkecuali ibu hamil. Kehamilan dapat merupakan sumber stresor kecemasan, terutama pada seorang ibu yang labil jiwanya. Covid-19 dapat mempengaruhi perkembangan psikologis ibu hamil tersebut, sehingga menimbulkan kecemasan yang tidak dapat dikontrol. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecemasan ialah pengetahuan. Tujuan: Untuk menguji hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Ciawi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, desain penelitian ini adalah cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Jumlah sampel yang digunakan 50 orang ibu hamil. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan lembar kertas kuesioner. Analisa bivariat yang digunakan Uji Rank Spearman. Hasil: Dari hasil penelitian data univariat didapatkan mayoritas responden berusia antara 26 sampai 35 tahun yaitu sebanyak 26 responden (52%), dan responden paling banyak memiliki pengetahuan baik dengan tingkat kecemasan normal sebanyak 19 responden (65,5%). Dari hasil uji bivariat didapatkan hasil adanya hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Ciawi Kabupaten Bogor dengan p = 0,001. Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan adanya hubungan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III pada masa pandemi covid-19.