Pendahuluan: Sekolah merupakan tempat untuk belajar seperti membaca, menulis, dan belajar untuk berperilaku baik. Kurangnya pengetahuan seseorang tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) akan mempengaruhi kesehatannya sendiri khususnya untuk anak usia sekolah dasar. Anak-anak perlu mendapatkan pengawasan terhadap kesehatannya dikarenakan usia sekolah merupakan masa dimana anak-anak mempunyai banyak aktivitas yang seringkali berhubungan langsung dengan lingkungan yang kotor dan menyebabkan anak-anak mudah terserang penyakit. Tujuan: Untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa MI Muhammadiyah 01, Beji Depok Tahun 2022. Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan konseling, menggunakan media yaitu lembar tempel, video animasi cuci tangan yang bertujuan bertujuan untuk menciptakan komunikasi dua arah dan membuat siswa aktif. Responden dalam pengabdian ini adalah siswa kelas 4 MI Muhammadiyah 01, Beji Depok.Tahun 2022. Hasil: Hasil pre-test menunjukan tingkat pengetahuan responden terhadap PHBS 9 orang mendapakan jawaban benar. Setelah pelaksanaan penyuluhan lalu dilaksanakan post-test, tingkat pengetahuan responden terhadap PHBS 13 orang menjawab benar. kesimpulan: Dari hasil pengabdian masyarakat tersebut terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa/siswi antara sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan. Sebelum diberikan peyuluhan hanya sekitar 66% peserta yang memiliki pengetahuan yang benar. Setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan peserta yang benar meningkat menjadi 80%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dalam penerapan PHBS di siswa MI Muhammadiyah 01, Beji Depok Tahun 2022.