Latar belakang: Sekolah tatap muka akan segera buka, masalah penyakit Covid-19 ini berasal dari negara tiongkok/china. Covid-19 ini menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia. Diketahui masuk ke indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 hingga saat ini. Penyebaran virus corona ini terus melonjak sejak masuk ke Indonesia. Sehingga jumlah pasien Covid-19 juga terus meningkat dengan jumlah yang besar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sudah sejauh mana sekolah mempersiapkan belajar mengajar tatap muka. Metode: Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah analisis deskriptif. Sasaran dalam pengabdian ini adalah staff/guru yang berada di SD Negeri Sukamaju 03 Kecamatan Cilodong berjumlah 30 orang. Hasil: Hasil dari Pre Test dan Post Test menunjukan bahwa adanya perbedaan tingkat pengetahuan responden, hasil posttest dengan hasil yang baik sebelum dilakukanya pemberian materi pretest dan dikatakan berhasil dalam pemberian materi. Berdasarkan hasil pretest sasaran yang memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar 33% sedangkan setelah dilakukan promosi Kesehatan dan melakukan penyuluhan melalui webinar hasil posttest sasaran yang memiliki pengetahuan baik yaitu sebesar 83%. Kesimpulan: Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini sehingga menjadi bekal kesiapan tenaga pengajar dalam menghadapi perencanaan mengajar tatap muka di SD Negeri Sukamaju 03 Kecamatan Cilodong.
Copyrights © 2022