Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Di Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar Ana Mayasari
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 3 No 2 (2020): Article Research
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.73 KB) | DOI: 10.36778/jesya.v3i2.181

Abstract

Kualitas Pelayanan terhadap kepuasan masyarakat sangatlah penting, begitu juga di Kantor Desa Paulan Kecamatan Colomadu Karanganyar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat yang ada di Kantor Desa Paulan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Data yang digunakan adalah data primer yang berasal dari responden tentang kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang ada di Kantor Desa Paulan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah data primer dari yang diperoleh dengan menyebar kuesioner dan data sekunder dari studi pustaka serta buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Teknik analisa menggunakan analisis regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisa bahwa kualitas pelayanan yang menyangkut aspek ketepatan waktu dalam pelayanan, akurasi dalam pelayanan, kesopanan dan keramahan pegawai, dan kenyamanan terbukti mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat yang menggunakan pelayanan yang ada di Kantor Desa Paulan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Dengan besarnya nilai ttabel (7,542>1,998) dan signifikan lebih kecil dari 0,05(0,000 < 0,05). Proporsi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat yang menggunakan pelayanan yang ada di Kantor Desa paulan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar sebesar 47,4%, sedangkan sisanya sebesar 52,6% dipengaruhi oleh variable lain selain kualitas pelayanan seperti keberadaan kantor, sarana dan prasarana penunjang pelayanan dan sebagainya
INOVASI PELAYANAN PUBLIK BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA PROGRAM PAKET LAYANAN (PAKLAY) SATU HARI JADI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 2009 TENTANG PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA JATIROYO, KECAMATAN JATIPURO, KABUPATEN KARANGANYAR Diana Sukorina; Ana Mayasari; Putri Maha Dewi; Herwin Sulistyowati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 8: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i8.9352

Abstract

Salah satu wilayah Karanganyar yang menyediakan layanan administrasi kependudukan adalah Jatiroyo. Selain itu, masyarakat mengeluh tentang pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan saat ini dengan pemanfaatan Paklay Komplit karena masih ada beberapa kendala dan hambatan. Studi ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Dalam teknik pengambilan sampel ini, metode pengambilan sampel purposive digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara. Reduction, presentation, and conclusion are the three stages of data analysis. Peneliti hanya menggunakan triangulasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paklay Kantor Desa Jatiroyo telah memberikan layanan administrasi kependudukan yang memenuhi standar kualitas, seperti yang ditunjukkan oleh penilaian indikator kualitas yang efektif dan responsif. Keunggulan termasuk ketepatan dalam pelayanan, ketepatan waktu, dan kehandalan dalam menangani setiap keluhan masyarakat. Kantor Desa Jatiroyo memiliki kekurangan sarana dan prasarana. Hasilnya adalah bidang administrasi kependudukan memberikan layanan yang baik dalam program paket layanan, atau paklay, dan dapat terus berkembang.
INOVASI PELAYANAN PUBLIK: PENGARUH KEWIRAUSAHAAN DAN KEPEMIMPINAN KEWIRAUSAHAAN DALAM REFORMASI ADMINISTRASI PEMERINTAHAN Ana Mayasari; Harjono, Harjono; Putri Maha Dewi; Herwin Sulistyowati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kewirausahaan dan kepemimpinan kewirausahaan berkontribusi dalam mendorong inovasi pelayanan publik sebagai bagian dari reformasi administrasi pemerintahan. Fokus utama diarahkan pada bagaimana nilai-nilai kewirausahaan seperti inovatif, proaktif, dan berani mengambil risiko diterapkan dalam konteks birokrasi publik, serta bagaimana kepemimpinan yang adaptif dan visioner mempengaruhi perubahan sistem pelayanan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa instansi pemerintahan daerah yang telah melaksanakan inovasi pelayanan publik secara signifikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip kewirausahaan dalam lingkungan birokrasi dapat memecah kebekuan struktural dan mendorong terwujudnya pelayanan yang lebih responsif, efisien, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Kepemimpinan kewirausahaan terbukti menjadi faktor kunci dalam membentuk budaya kerja yang kolaboratif, berorientasi hasil, dan terbuka terhadap perubahan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi agenda reformasi birokrasi, yaitu perlunya penguatan kapasitas kepemimpinan yang mendorong inovasi serta adopsi nilai-nilai kewirausahaan dalam sistem pemerintahan yang adaptif dan partisipatif
INOVASI LAYANAN PENDENGAR SIARAN RADIO DI ERA DIGITAL (STUDI KUALITATIF TENTANG EFEKTIVITAS KINERJA SIARAN DAN INTERAKSI PENDENGAR DI RADIO SWIBA KARANGANYAR) Linda Pancaningrum; Ana Mayasari; Diana Sukorina; Erwinda Sam Anafih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radio remains a mass communication medium that maintains an emotional connection with listeners, despite facing significant challenges in the digital era. This study aims to analyze service innovations implemented by Radio Swiba Karanganyar to improve broadcast performance, explore strategies for digital interaction with listeners, and identify driving and inhibiting factors in the implementation of digital radio services. The research method used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with radio management, broadcasters, and active listeners, as well as participant observation and documentation. The results show that Radio Swiba Karanganyar develops service innovations through the use of online streaming, social media integration, and strengthening community-based content. Digital interaction has been shown to increase audience engagement, but faces obstacles such as limited human resources and technological adaptation. The study's conclusions confirm that the success of radio service innovation in the digital era depends not only on technology but also on strategies for building emotional connection with listeners
Peluang Penyelesaian Sengketa Lahan Penghuni Rumah Tanah Negara Melalui Alternative Dispute Resolution Land dengan Asas-Asas Hukum Penelantaran Tanah dan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan Sukorina, Diana; Mayasari, Ana
ANTASENA: Governance and Innovation Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : FIA Unkris Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/antasena.v3i1.293

Abstract

Recent legal and social developments have seen a significant increase in disputes involving houses built on state land, both vertically and horizontally. These disputes typically arise from overlapping claims of ownership over state-owned properties that have been neglected in terms of maintenance, usage, and purpose. Such cases fall under complex civil land disputes and demand resolution approaches that extend beyond legal formalism to also account for community-level social impacts. Litigation processes often fail to deliver fair and sustainable outcomes due to their adversarial nature. Therefore, Alternative Dispute Resolution (ADR) methods—such as negotiation, mediation, and conciliation—offer a more constructive and inclusive pathway. The implementation of ADR in these disputes must adhere to fundamental principles of contract law, including the principle of freedom of contract, good faith, consensualism, pacta sunt servanda, and personality. Furthermore, dispute resolution strategies must integrate the legal principles governing land neglect and consider the broader social consequences affecting affected communities. This article explores the potential of ADR as a viable mechanism to resolve civil disputes over state land housing by harmonizing legal frameworks with societal needs. The objective is to foster a win-win solution that reinforces legal certainty while promoting social justice and inclusiveness for all stakeholders involved.
Spiritualisme dalam Ikatan Perkawinan Masyarakat Adat Cireundeu Cimahi Jawa Barat Mayasari, Ana; Sukorina, Diana
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Vol. 8 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/ijpa.v8i2.428

Abstract

This study aims to examine the meaning and role of spiritualism in marital bonds within the Cireundeu indigenous community in Cimahi, West Java. For the Cireundeu people, marriage is not merely understood as a social bond between two individuals, but rather as a sacred event imbued with profound spiritual dimensions that connect humans with ancestors, nature, and cosmic harmony. This research employs a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through in-depth interviews with customary leaders and community members, participant observation during traditional marriage ceremonies, and documentation of ritual practices and cultural symbols. The findings indicate that spiritualism in Cireundeu customary marriage is reflected through a series of symbolic rituals, prayers, offerings, and the use of local food in the form of cassava as a staple food representing community cultural identity. These spiritual dimensions function as a means of legitimizing marital bonds, maintaining cosmic balance, strengthening social solidarity, and transmitting customary values to younger generations. The Cireundeu community believes that a marriage conducted without spiritual rituals is not considered valid according to customary norms, even though it is legally recognized by the state. Spiritual values are interpreted as efforts to preserve the sacredness of marriage, maintain family harmony, and ensure the continuity of indigenous culture. This study concludes that spiritualism in Cireundeu indigenous marriage constitutes the core of cultural identity preservation and social structure sustainability amid the challenges of modernization.