Ignatius Sonny Winardhi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

APLIKASI METODE BAYESIAN DALAM PREDIKSI LITOLOGI MENGGUNAKAN PARAMETER ELASTIK DARI INVERSI SEISMIK Ayu Wahyudya; Ignatius Sonny Winardhi
Jurnal Geofisika Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Geofisika
Publisher : Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36435/jgf.v15i1.403

Abstract

Dalam eksplorasi minyak dan gas, interpretasi litologi diperlukan untuk mengkarakterisasi reservoir. Padaumumnya data sumur dan data seismik diintegrasikan menggunakan metode inversi menggunakanparameter elastik yang paling sensitif untuk membedakan litologi. Untuk melakukan prediksi litologiberdasarkan parameter elastik ini, digunakan metode Bayesian dalam menghitung probabilitas litologiberdasarkan data sumur. Prinsip dari metode Bayesian adalah nilai probabilitas dapat diperbaiki denganpenambahan parameter yang digunakan. Namun penambahan parameter ini mengakibatkan adanyaperhitungan kompleks Bayesian sehingga perlu dilakukan Linear Discriminant Analysis untuk mereduksidimensi parameter yang digunakan. Untuk optimalisasi hasil, penambahan parameter juga dapatdisimplifikasi dengan menggunakan pendekatan Caers. Hasil dari metode ini dapat diaplikasikan ke hasilinversi seismik, namun terdapat perbedaan frekuensi antara data log sumur dengan data seimik. Sehinggakeefektifan metode Bayesian akan dihitung berdasarkan penurunan filter frekuensi pada data log sumursebagai simulasi data inversi seismik. Pada penelitian ini, LDA menghasilkan sumbu diskriminan litologiyaitu sumbu hasil rotasi parameter Vp/Vs dan meningkatkan prediksi litologi sebesar 2.64%. Denganpendekatan Caers, didapatkan hasil interpretasi litologi yang lebih baik dibandingkan dengan penggunaanmetode Bayesian satu parameter, dimana rata-rata nilai penebakan yang benar dari prediksi litologi naiksebesar 1.13%. Aplikasi metode Bayesian pada simulasi data inversi seismik menunjukkan bahwa frekuensiterendah seismik yang masih dapat menghasilkan interpretasi yang baik adalah low pass filter 60-70 darisimulasi data inversi seismik menggunakan data log.
Perbandingan Inversi Reflektifitas Menggunakan Basis Pursuit Inversion dan Orthogonal Matching Pursuit pada Lapisan Tipis Ahmad Fatahillah; Ignatius Sonny Winardhi
Jurnal Geofisika Vol 15 No 2 (2017): Jurnal Geofisika
Publisher : Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36435/jgf.v15i2.401

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi membuat diperlukannya eksplorasi migas untuk reservoar-reservoar tipis. Metode seismik memiliki peran penting dalam eksplorasi minyak dan gas bumi namun keterbatasan bandwith frekuensi menjadi salah satu permasalahan penampang seismik dalam meresolusi lapisan tipis. Terdapat beberapa metode yang dapat meresolusi lapisan tipis salah satunya basis pursuit inversion (BPI) namun proses BPI memerlukan waktu yang relatif lama. Terdapat metode orthogonal matching pursuit (OMP) yang juga dapat meresolusi lapisan tipis dengan waktu yang lebih singkat dari BPI. Penelitian ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam metode BPI dan OMP yaitu, regularization parameter (lambda), noise, ekstraksi wavelet, dan panjang matriks dictionary. Uji coba pada data sintetik membuktikan bahwa ekstraksi wavelet berpengaruh pada metode BPI dan diperoleh batasan kesalahan fasa dari −14◦ sampai 14◦ pada model odd dan −16◦ sampai 16◦ pada model even, batasan kesalahan frekuensi dari -3 Hz sampai 3 Hz untuk model odd dan batasan keberadaan konvolusional noise sebesar 40% pada model even.Hasil uji coba data sintetik pada metode OMP menunjukkan bahwa OMP tidak memiliki ketahanan terhadap perubahan faktor ekstraksi wavelet dikarenakan tidak memiliki faktor denoising sehingga metode OMP kurang optimal untuk diterapkan pada data riil. Validasi metode BPI pada data riil dilakukan dengan membandingkan korelasi antara hasil BPI dengan data sumur. Hasil validasi menunjukkan metode BPI mampu meresolusi lapisan tipis dengan baik.
WaveInsight: A Source-Independent Full Waveform Inversion Application for Seismic Modeling Sigalingging, Asido Saputra; Ignatius Sonny Winardhi; Handoyo
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 4 (2025): JGEET Vol 10 No 04 : December (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.4.24921

Abstract

Full Waveform Inversion (FWI) is a key method in seismic exploration due to its ability to generate high-resolution subsurface velocity models. However, its success is highly dependent on the accuracy of the source wavelet, an incorrect wavelet estimation can lead to unstable inversion results. To overcome this limitation, Source-Independent FWI (SI-FWI) has been developed, which eliminates the need for precise source wavelet information. This study introduces WaveInsight, an application that efficiently implements SI-FWI using the Julia programming language, with Python integration via Devito for wave simulation. The application features a Streamlit-based graphical user interface, enabling users to perform a complete FWI workflow, including data preparation, initial model generation, and inversion. Experiments on synthetic Overthrust data compare three objective functions: Student-t, Mean Squared Error (MSE), and SI-FWI. The results show that SI-FWI outperforms conventional approaches under wavelet uncertainty, Student-t is more robust to noise, while MSE performs well with clean data. Thus, WaveInsight demonstrates its dual role as both an educational platform and a promising tool for advancing geophysical research and industrial applications.