This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Dewi Junita Lamtumiar
Akbid Budi Mulia Jambi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP BOUNDING ATTACHMENT PADA IBU NIFAS Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan proses mulai menyusu kurangdari satu jam (IMD) setelah bayi lahir di Indonesia adalah 34,5%. Proses menyusu yang baik sejakdini (inisiasi menyusu sejak dini) akan memperkuat ikatan antara ibu dan bayi (bounding attachment)yang penting untuk perkembangan emosi dan kepercayaan diri di kemudian hari. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap bounding attachmentpada ibu nifas di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020. Ruang lingkuppenelitian ini ditujukan kepada Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan bounding attachment dengandesain penelitian analitik comparative. Sampel pada penelitian adalah keseluruhan ibu nifas yangmelakukan persalinan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Titi Safitri Kota Jambi Tahun 2020 padatanggal 01 sampai dengan 29 Februari 2020 berjumlah 32 orang. Hasil yang diperoleh dari uji MannWhitney test mendapatkan nilai p value = 0,000 berarti ada pengaruh Inisiasi Menyusu Dini (IMD)terhadap bounding attachment pada ibu nifas. Disarankan kepada penolong persalinan yang berada diBPM Titi Safitri Kota Jambi dapat memotivasi dan membantu semua ibu bersalin atau nifas untukmelakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang sangat bermanfaat bagi ibu maupun bayinya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 12 KOTA JAMBI TAHUN 2020 Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Anemia di alamioleh 47% wanita hamil di Afrika sedangkan prevalensi anemia masih cukup tinggi di Indonesia.Menurut Depkes tahun 2005, penderita anemia pada remaja putri berjumlah 26,50% dan wanitausia subur (WUS) 26,9%. Menurut Sunarko (2010) menyatakan bahwa berdasarkan SurveyKesehatan Rumah Tangga prevalensi anemia remaja putri di Indonesia adalah 57,1%. Desainpenelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitianadalah remaja putri SMP Negeri 12 Kota Jambi yang berjumlah 90 orang. Sampel yang diambilsebanyak 60 orang, dipilih secara Total Sampling. Data penelitian ini menggunakan data primerdiperoleh melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, pemeriksaan indeks masa tubuh dan pengisiankuesioner. Analisis univariat menggunakan deskriptif frekuensi dan analisis bivariat dilakukandengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antaraantara lama menstruasi dengan kejadian anemia (p-value 0,046), ada hubungan antarabanyaknya darah menstruasi dengan kejadian anemia (p-value 0,022), ada hubungan antarastatus gizi dengan kejadian anemia (p-value 0,029). Diharapkan remaja putri mengkonsumsimakanan yang banyak mengandung zat gizi agar memiliki status gizi yang normal sehingga tidakmudah terserang anemia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR TERHADAP PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI RT 15 KELURAHAN PAAL MERAH KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI TAHUN 2019. Dewi Junita Lamtumiar
SCIENTIA JOURNAL Vol. 8 No. 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) untuk mendeteksi kanker payudara harusdisosialisasikan lebih gencar. Pemeriksaan payudara sendiri dengan rutin merabanya merupakanlangkah penting untuk deteksi dini kanker payudara. Kebiasaan ini menjadi kebiasaan karenamudah, murah, cepat dan efektif untuk semakin mengenal dan menyadari jika terdapat suatu halyang tidak normal pada payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuandan sikap wanita usia subur terhadap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di RT 15 KelurahanPaal Merah Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2019.Metodologi dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah semua wanita usia subur yang ada di RT Kelurahan Paal MerahKecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2019. Teknik pengambilan sampel menggunakansample random sampling dengan jumlah 71 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan dari 71 responden didapatkan 31 orang (43,7%)berpengetahuan rendah dan 40 orang (56,3%) berpengetahuan tinggi, 27 orang (38,0%) bersikapnegatif dan 44 orang (62,0%) bersikap positif, 32 orang (45,1%) yang tidak melakukanpemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan 39 orang (54,9%) yang melakukan SADARI.Uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan wanita usia subur mempunyai hubungan yangbermakna dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) (P value = 0,001) dan sikap wanitausia subur mempunyai hubungan yang bermakna dengan pemeriksaan payudara sendiri(SADARI) (P value = 0,020). Dengan demikian, bagi petugas kesehatan diharapkan untukmeningkatkan informasi tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga dapatmeningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pentingnya pemeriksaan payudara sendiri(SADARI) dan dapat meningkatkan sikap wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaanpayudara sendiri (SADARI).