Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Nawala Visual

PEMANFAATAN MEDIA INSTAGRAM MULTIPLE POST SEBAGAI SARANA EDUKASI BERBASIS VISUAL BAGI WARGANET I Komang Angga Maha Putra; Kadek Angga Dwi Astina
Jurnal Nawala Visual Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Nawala Visual Oktober 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v1i2.42

Abstract

Media sosial merupakan sarana interakasi yang memuat konten yang berbasiskan teks, gambar, hingga audio visual. Salah satu media sosial yang paling diminati saat ini adalah media sosial Instagram. Media sosial Instagram memiliki pengguna lebih dari 1 Milyar pengguna aktif yang menjadi peluang bagi berbagai akun untuk membagikan informasi. Hal tersebut dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk menciptakan akun untuk membagikakan hal-hal bermanfaat. Instagram pada awalnya merupakan media sosial berbasis ruang tunggal (single post) yang kini berkembang menjadi medium unggah konten ruang berganda (multiple post). Instagram yang merupakan media sosial berbasis gambar, dimanfaatkan sebagai sarana edukasi melalui fitur multiple post dengan menyajikan konten berbasis visual. Penelitian bertujuan untuk menunjukkan peluang serta pemanfaatan media sosial berbasis gambar dengan fitur multiple post dalam menyajikan edukasi yang bermanfaat bagi warganet yang membutuhkan ilmu yang dapat dipelajari dengan mudah secara singkat dan padat.
PERANCANGAN VIDEO CLASS PLAYBACK UNTUK MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNA RUNGU) DI SEKOLAH TINGGI DESAIN BALI Ni Putu Emilika Budi Lestari; I Komang Angga Maha Putra
Jurnal Nawala Visual Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Nawala Visual Mei 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v2i1.76

Abstract

Setiap penduduk negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang sama, begitu pula dengan penyandang disabilitas. Pemerintah juga sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 46 Tahun 2017 sebagai langkah strategis untuk memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas dalam mendapatkan pendidikan khususnya di pendidikan tinggi. Sekolah Tinggi Desain Bali sebagai kampus desain yang berbasis teknologi juga mendapatkan mahasiswa berkebutuhan khusus, yaitu tuna rungu selama dua tahun terakhir ini. Mahasiswa tuna rungu ini memiliki antusiasme yang tinggi dalam menerima pembelajaran, namun pada pelaksanaan proses pembelajaran khususnya mata kuliah praktikum dengan menggunakan alat dan komputer masih memerlukan inovasi agar mahasiswa tuna rungu ini dapat menyerap dan menerima pembelajaran dengan cepat, tepat dan efektif. Oleh karena itu dirancanglah model inovasi pembelajaran yaitu video class playback dengan mengedepankan konsep pembelajaran yang bersifat berulang, mobile, dan mengedepankan kemudahan mahasiswa berkebutuhan khusus dalam mempelajari suatu materi. Setelah dipraktekkan kepada mahasiswa tuna rungu, dampak positif yang didapat adalah terlihat adanya peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar mahasiswa berkebutuhan khusus yang dapat dilihat dari antusiasme mereka menerima pembelajaran di kelas serta penerimaan dan pemahaman mereka terhadap tugas-tugas yang diberikan. Sehingga kedua model pembelajaran ini dirasa efektif.
ANALISIS DESAIN KEMASAN LOLOH CEMCEM DALAM PENINGKATAN NILAI PRODUK MELALUI PENDEKATAN ESTETIKA KOMUNIKASI VISUAL I Komang Angga Maha Putra; Made Arini Hanindharputri
Jurnal Nawala Visual Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Nawala Visual Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v2i2.129

Abstract

Loloh cemcem is a typical herbal drink from the tourist village of Penglipuran, Bangli Regency, Bali which has good health properties for the body, such as preventing heartburn and providing freshness. This drink is widely traded, but its packaging only uses bottles that resemble mineral water bottles, so that many tourists view this cemcem loloh drink as unhygienic, less aesthetic, and different from similar drinks. Penglipuran Village is a tourist village that is always visited by hundreds of tourists per day, should be able to create an increase in sales from loloh cemcem. When viewed from the character of consumers who are currently the millennial generation, visual appearance is certainly one of the attractions in choosing a product. Therefore, it is necessary to analyze the packaging design of loloh cemcem to increase the value of the product using a visual communication aesthetic approach. The trial was conducted on consumers and prospective consumers of the loloh cemcem drink to get feedback using existing packaging designs with new packaging design innovations, as data analysis taking into account the visual communication aesthetics of each loloh cemcem packaging design. This research is expected to provide additional benefits to the knowledge of visual communication design, in this case, packaging design, so that it can be used as a reference for further research. The research method used in determining the research topic, determining the problem based on internal and external factors, data collection, data analysis, and conducting trials to obtain the expected research reports and outputs. The results of the research are in the form of Loloh cemcem packaging prototypes, and how the packaging can increase the value of Loloh cemcem products.