Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Antiseptik Alami Tumbuhan pada Ibu PKK Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan Cut Fatimah; Muhammad Gunawan; Safriana Safriana; Melati Yulia Kusumastuti; Edi Ananta Tarigan; Rama Asiah Siregar
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Agustus 2021
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.466 KB) | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v1i1.10

Abstract

Pandemi Covid-19 merubah struktus dan tatanan kehidupan masyarakat. Peningkatan kasus Covid-19 menyebabkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Masyarakat tidak leluasa beraktivitas dan ekonomi makin terpuruk. Demikian juga masyarakat di desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan, biasa beraktivitas sebagai petani dan nelayan. Ibu rumah tangga membantu suami, belum beraktivitas mandiri dari rumahan, sehingga berpeluang diberi ketrampilan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan dalam pembuatan Hand Sanitizer antiseptik alami tumbuhan. Pembuatan tidak sulit, berbahan baku murah dan dengan alat sederhana sehingga dapat diproduksi rumahan. Hasil produksi di-manage agar dapat dipasarkan melalui toko, swalayan, dan online. Pengabdian ditujukan melatih pembuatan Hand Sanitizer berbaha tumbuhan. Pendekatan persuasive dilakukan kepada Ibu-ibu untuk mengikuti pelatihan agar lepas dari keterpurukan ekonomi. Hasil pelatihan menunjukkan produk sediaan Hand Sanitizer yang dibuat ibu peserta dikemas dengan baik dan siap untuk dipasakan. Pelatihan bersama dengsn Tim Pengabdian sesuai dengan yang diharapkan peserta.
Pelatihan Produksi Minuman Jahe Instan Ibu PKK Kampung Daling Tajuk Dilem-Bebesen-Aceh Tengah-Nanggroe Aceh Darussalam samran samran; Alam Suhada; Elvy Oktima; sumardi; Suprianto; Cut Fatimah; Debi Meilani; Fesri Damai Riang Laia; Dian Zulkarnain Lubis
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.632 KB) | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v1i1.15

Abstract

Kampung Daling Tajuk Dilem ada di wilayah Bebesen, Aceh Tengah, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai objek Pengabdian oleh Tim PKM Program Studi S1 Farmasi STIKes Indah Medan dan Progran Studi Farmasi Sekolah Kejuruan Menengah (SMK) Al Razi Sinar Harapan Medan. Ibu anggota PKK Kampung Daling Tajuk Dilem bersama suami sebagai petani, terutama petani kopi. Kopi Arabika merupakan produk Primadona Aceh Tengah, dan Jahe dapat dijadikan pendamping dalam sajian Kopi Arabika yang sudah biasa dijadikan sebagai produk andalan Aceh Tengah dalam menarik wisatawan Domestik maupun Internasional dengan wisata alam Danau Lut Tawar. Minuman Jahe Instan (MJI) adalah sediaan olahan jahe menjadi serbuk siap saji dengan campuran air panas. Pelatihan dilakukan Tim PKM untuk melatih ibu anggota PKK Kampung Daling Tajuk Dilem memproduksi olahan jahe menjadi sediaan instan. Ibu-ibu peserta Tim PKK Kampung Daling Tajuk Dilem mengikuti dengan cukup antusias dan produk MJI Instan sesuai yang diharapkan.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Penyembuhan Luka Buatan Pada Kulit Mencit Putih Jantan M. Gunawan; Andilala Andilala; Cut Fatimah; Aulia Putri Harahap
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) terhadap penyembuhan luka buatan pada kulit mencit putih jantan (Mus musculus). Luka merupakan kerusakan jaringan kulit yang membutuhkan proses penyembuhan kompleks. Daun kakao dipilih karena diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi membantu regenerasi jaringan. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat salep ekstrak etanol daun kakao dalam konsentrasi 1%, 2%, dan 3%, kemudian diuji terhadap luka buatan pada mencit dan dibandingkan dengan salep gentamisin 0,1% sebagai kontrol positif. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kakao mengandung golongan senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid/triterpenoid. Uji fisik terhadap sediaan salep menunjukkan hasil yang baik, yaitu homogen, stabil, memiliki pH yang sesuai untuk kulit (4,5–8), serta tidak menimbulkan iritasi. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid dan tanin diduga berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka melalui aktivitas antioksidan dan antibakteri. Berdasarkan hasil pengamatan, salep ekstrak etanol daun kakao dengan konsentrasi 2% memberikan efek penyembuhan luka paling baik, ditunjukkan dengan waktu penutupan luka yang lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol daun kakao berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam pembuatan sediaan topikal untuk mempercepat proses penyembuhan luka..