Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam Menulis Laporan Tugas Akhir (LTA) dengan Pendekatan Continuity Of Care (COC) Ellatyas Rahmawati Tejo Putri; Elin Soya Nita
Journal for Quality in Women's Health Vol. 2 No. 1 (2019): Journal for Quality in Women's Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan ibu dan bayi salah satunya yaitu dengan meningkatkan mutu pendidikan calon bidan melalui wadah Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND). Salah satu upaya pengembangan pendidikan kebidanan yang dilakukan oleh Prodi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri ialah dengan menyusun laporan tugas akhir (LTA) bagi mahasiswa kebidanan tingkat akhir dengan pendekatan continuity of care. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi D3 Kebidanan IIK Bhakti Wiyata Kediri Semester V. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga didapatkan sejumlah 13 orang mahasiswi kebidanan sebagai sampel dalam penelitian ini.
PERILAKU IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI MASA PANDEMI COVID 19 Elin Soya Nita; Anggraini Dyah Setyarini
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v4i2.366

Abstract

Pregnancy is a physiological state experienced by every woman. In the process of ongoing pregnancy, it is possible that unexpected complications may occur which can result in life-threatening effects for the mother and her baby and even death. During the Covid-19 pandemic, there were many restrictions on almost all routine services, including maternal and child health services. For example, pregnant women who are reluctant to go to the puskesmas or other health services for fear of contracting the COVID-19 virus, suggestions for postponing pregnancy checks, classes for pregnant women and unpreparedness for services in terms of personnel and infrastructure, including personal protective equipment. This will affect maternal and child health services both in terms of access and quality. Methods Quantitative descriptive research with subjects studied were 30 pregnant women with the sample technique used was Accidental Sampling. Results of the majority of pregnant women carried out routine pregnancy checks during the Covid 19 pandemic and most had good knowledge about pregnancy examinations during the Covid 19 pandemic and most were obedient in implementing health protocols when carrying out pregnancy checks. Suggestion During the Covid 19 pandemic, pregnant women continued to carry out routine pregnancy checks by incorporating health protocols.
Pengembangan GEMILANG (Gebrakan MPASI Generasi Emas, Cerdas, dan Bergizi) Berbasis Pangan Lokal Nganjuk untuk Mencegah Stunting Melalui Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Brownis Keju Gaplek “Gapchies”: MPASI, Gaplek, Stunting, Brownis Keju Gaplek Sari, Pety Merita; Elin Soya Nita; Yoanita Indra Kumala Dewi
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nganjuk. Salah satu faktor penyebab utama adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tidak adekuat dari segi gizi dan variasi. Di sisi lain, Nganjuk memiliki potensi besar pada komoditas pangan lokal, seperti gaplek, yang sering kali belum dimanfaatkan secara optimal untuk diversifikasi pangan bergizi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi berbasis kearifan lokal yang mudah diakses dan disukai anak-anak guna mendukung pemenuhan gizi optimal dan pencegahan stunting. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Nganjuk, khususnya ibu rumah tangga dalam mengembangkan produk MPASI inovatif dan bergizi tinggi, yaitu Brownis Keju Gaplek atau “Gapchies” sebagai bagian dari program GEMILANG. Metode: Metode pengabdian meliputi tiga tahap utama: 1) Penyuluhan dan Edukasi mengenai pentingnya gizi MPASI berbasis pangan lokal; 2) Pelatihan pembuatan Gapchies, 3) Pendampingan dan Monitoring keberlanjutan implementasi produk “Gapchies” dalam menu MPASI harian. Peserta utama adalah ibu rumah tangga yang mempunyai balita dan penghasil gaplek. Hasil Pengabdian: Pengabdian ini berhasil menghasilkan produk MPASI inovatif berupa Brownis Keju Gaplek (“Gapchies”). Terjadi peningkatan pengetahuan gizi MPASI dan keterampilan praktis dalam pengolahan pangan lokal. Kesimpulan: Pengembangan GEMILANG melalui inovasi produk “Gapchies” berbasis pangan lokal Nganjuk merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan variasi dan kualitas gizi MPASI. Program ini berhasil memberdayakan masyarakat dan memberikan solusi praktis, ekonomis, dan bergizi dalam upaya kolektif pencegahan stunting di tingkat komunitas.