Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TAHRIF DALAM AL-QUR’AN (Studi Analitis tentang Perubahan yang Bersifat Lafdzy dan Ma`nawy) Hamdani Anwar
MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah Vol 1, No 1 (2016): Misykat: Jurnal ilmu-ilmu Al-Quran, Hadits, Syariah dan Tarbiyah
Publisher : Pascasarjana Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.065 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v1n1.49

Abstract

Persoalan tahrif (perubahan) dalam al-Qur’an sesungguhnya telah muncul di percaturan intelektual kaum Muslimin sejak berabad-abad yang lalu. Saat ini, walaupun persoalan tersebut sudah tidak banyak diperbincangkan lagi, namun tetap saja masih ada sebagian umat Islam yang mengangkatnya sebagai wacana yang layak diperhatikan. Yang sedemikian ini karena posisi al-Qur’an sebagai Kitab Suci umat Islam yang berfungsi sebagai petunjuk berlaku sepanjang masa, dan memang mesti bersifat abadi yang tidak berubah. Oleh sebab itu, isu tentang adanya perubahan di dalamnya tentu akan menimbulkan respon yang cukup kritis. Tulisan ini difokuskan untuk membahas persoalan yang berkaitan dengan tahrif dalam al-Qur’an. Masalah-masalah yang dikaji adalah yang hal-hal yang berhubungan dengan pengertian, analisis tentang macam-macam dan kemungkinan terjadinya tahrif (perubahan). Kajian terhadap setiap persoalan dilakukan secara kritis dan anlitis, sehingga pendalaman dan pemahaman terhadap masalah yang sedang dipaparkan dapat dilakukan dengan cermat dan baik.Kata Kunci : Tahrif, Al-Qur’an, Lafdzy dan Ma`nawy
Pendidikan Sumber Daya Manusia Bidang Ekonomi Perspektif Al-Qur’an Murhandi; Hamdani Anwar; Nur Arfiyah Febriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3198

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ekonomi perspektif Al-Qur’an sebagai dasar pembentukan kualitas individu yang berkarakter, profesional, dan beretika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis serta metode tafsir maudhu’i untuk menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan tema pengembangan SDM ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan landasan komprehensif bagi pengembangan SDM, meliputi pembentukan jiwa wirausaha, kemampuan membaca peluang usaha, kreativitas dalam pengembangan bisnis, responsivitas terhadap dinamika ekonomi, penerapan etika bisnis yang berlandaskan nilai-nilai agama, serta profesionalitas kerja. Pembahasan mengungkap bahwa konsep ini sejalan dengan pandangan sejumlah ulama dan pemikir muslim mengenai pentingnya integrasi nilai akidah, syariah, dan akhlak dalam aktivitas ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan SDM bidang ekonomi menurut Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis dan keuntungan material, tetapi menekankan keseimbangan antara kompetensi, moralitas, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Antisemitisme dalam Tafsir Haraki: Studi Kritik-Komparatif Tafsir Pergerakan Mohamad Mualim; Muhammad Ulinnuha; Hamdani Anwar
AT-TAISIR: Journal of Indonesian Tafsir Studies Vol. 6 No. 2 (2025): AT–TAISIR Journal of Indonesian Tafsir Studies
Publisher : LPPM Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/attaisir.v6i2.924

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang penafsiran bernuansa antisemitisme dalam tafsir ḥaraki, dan pengaruhnya terhadap terhadap kelompok pergerakan, baik langsung maupun tidak langsung, dalam kaitan politik maupun non politik. Riset ini penting dilakukan untuk memberikan wawasan lebih luas dalam memahami tafsir agar sesuai dengan panduan Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif library riset, dengan pendekatan historiografi dengan teknik analisis Kritik-Komparatif. Adapun sumber penelitian menggunakan sumber primer berupa kitab tafsir Fī Ẓilᾱl Al-Qur’an karya Sayyid Qutb dan Min Wahil Qur’an karya Sayyid Husayn Fadlallah. Serta data sekunder dari berbagai jurnal, artikel dan karya lainnya yang relevan. Data-data tersebut akan dianalisis secara kritis-komparatif menggunakan pendekatan historis. Penelitian ini membuktikan bahwa: Pertama, tafsir yang ditulis oleh tokoh bermadzhab Sunni, Sayyid Qutb (w.1966) cukup tajam dalam mengkritik hal-hal terkait semitisme. Konsep yang digunakan tidak eksplisit namun lebih pada penggunaan bahasa yang implisit terkait Bani Israil dan Yahudi, menggunakan bahasa yang sangat kritikal, ideologis, dan konfrontatif terhadap mereka, dengan menekankan watak permusuhan, pengkhianatan, dan penyimpangan historis kaum Yahudi terhadap risalah Ilahi. Kedua, tafsir yang ditulis oleh tokoh bermadzhab syiah imamiyyah, Husayn Fadlallah (w. 2010) cenderung lebih moderat dalam menjelaskan terkait semitisme dalam Al-Qur’an. Ia menghindari pendekatan yang generalis atau emosional terhadap kaum Yahudi. Ia lebih analitis, kontekstual, dan kritis secara sosial-politik, serta tetap menjaga etika keilmuan dan objektivitas historis dalam membaca ayat-ayat tentang Bani Israil atau Yahudi. Ketiga, pengaruh tafsir Sayyiq Qutb lebih kuat dalam pergerakan yang bergembang dalam kelompok Ikhwanul Muslimin, dibanding pengaruh tafsir Min Wahyi Al-Qur’an terhadap kelompok gerakan Hezbullah di Lebanon.