Dalam perencanaan pengendalian dan normalisasi sungai data debit banjir diperlukan untuk menentukan dimensi penampang sungai, dan juga untuk menentukan dimensi bangunan-bangunan lainnya. Data yang paling tepat digunakan untuk menentukan besaran debit banjir (design flood) adalah data debit. Jika data debit tidak tersedia, maka untuk menentukan besar debit banjir rencana yang mungkin terjadi untuk periode tertentu biasanya digunakan data hujan. Pengamatan dilakukan pada lokasi stasiun AWLR Batang Sikilang yang terletak sebelah kanan aliran, 100 m dari jembatan Batang Sikilang, pada ruas jalan Simpang Empat Ujung Gading, dengan koordinat 000, 13‘, 55“ LS dan 0990, 36‘, 45“ BT. (0, 14, 35 ; 99, 37, 13) Data hujan yang digunakan dari Sta. Sontang dan Sta. Ujung Gading, kemudian diambil nilai rata-ratanya dan dianalisis dengan metode Gumbel Tipe I, untuk mendapatkan curah hujan rencana dengan periode tertentu, dan debit banjir rencana dianalisis dengan metode Rational. Data debit dianalisis dengan metode Gumbel Tipe I untuk mendapatkan debit rencana dengan periode tertentu. Data debit sungai Batang Sikilang tersedia selama 10 tahun, dengan periode pencatatan dari 2003 s/d 2012 Hasil analisis debit banjir rencana berdasarkan data hujan dibandingkan dengan hasil analisis debit banjir berdasarkan data debit. Hasilnya menunjukkan korelasi (kesesuaian) yang baik diantara keduanya. Artinya debit banjir rencana berdasarkan data hujan memberikan hasil yang sebanding dengan analisis debit banjir berdasarkan data debit. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa debit banjir rencana berdasarkan data hujan dapat digunakan sepenuhnya untuk kegiatan perencanaan pengandalian sungai dan perencanaan bangunan air lainnya.