Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

METODE PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNINGDALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Muhammad Munir; Hijriati Sholehah
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/elementeris.v1i2.4786

Abstract

The learning process is inspiring, fun, challenging, and motivates students to participate actively, providing space for students to be creative according to their abilities. Therefore we need a learning method with an appropriate approach in order to explore student abilities in aspects of skills. Learning with discovery learning approach is one approach that can be applied to develop students' skills, namely the ability to think creatively. Learning by discovery emphasizes the activities of students to learn on their own and eventually will find results. Here the teacher is no longer a giver of knowledge but acts as a facilitator or supervisor. That is because the discovery learning approach provides opportunities for students to explore thinking skills in finding their own knowledge and building creative reasoning according to their respective abilities. Indirectly students will be directed to become a researcher who is required to have the ability to think creatively. 
PENGARUH PROFESIONALITAS GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS IV MI NW KARANG BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Muhammad Munir; Hijriati Sholehah
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2021): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.778 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v1i1.84

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui guru yang ada di MI NW Karang Baru dalam melaksanakan tugasnya dan menjalankan profesionalitasnya dalam proses belajar mengajar, (2) untuk memperoleh gambaran tentang prestasi belajar siswa, (3) untuk mengetahui terdapat pengeruh profesionalitas guru dalam proses belajar mengajar terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif, adapun instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini antara lain : observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis infrensial untuk menguji normalitas data, uji regresi linier sederhana, uji korelasi product moment dan determinasi Hasil penelitian dari profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa di MI NW Karang Baru. Pada perhitungan statistic korelasi product moment diperoleh rhitung = 0,927 sedangkan Harga rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu 0,423. Setelah dikorelasikan rhitung dan rtabel maka rhitung lebih besar dari pada rtabel = 0,927 > 0,423. Demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa, berdasarkan perhitungan didapat tingkat keslahan a =0,05;db=n-2 = 22-2 =20 sehingga didapat Ftabel = 4,35 ternyata Fhitung > Ftabel atau 18,83 > 4,35. Sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh profesionalitas guru terhadap prestasi belajar siswa kelas IV MI NW Karang Baru
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA PADA MATERI GEOMETRI Muhammad Munir; Hijriati Sholehah Hijriati
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.716 KB) | DOI: 10.51700/alifbata.v1i2.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran geometri SMP dengan pembelajaran berbasis masalah berorientasi pada kemampuan kerjasama. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Deskriptif. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan terhadap angka-angka yang telah diolah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kerjasama siswa dalam belajar. Berdasarkan hasil penelitian tingkat kemampuan kerjasama siswa dalam belajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah yaitu pembelajaran pada pertemuan pertama dapat dikategorikan cukup dengan nilai rata-rata 41.13. pertemuan kedua memperoleh nilai rata-rata 44.28 dengan kategori baik. Pertemuan ketiga memperoleh nilai rata-rata 44.97 dengan kategori baik. Pertemuan keempat memperoleh nilai rata-rata 47.08 dengan kategori baik. Pertemuan kelima dan keenam memperoleh nilai rata-rata 47.21 dan 47.72. Kriteria keefektifan pembelajaran yang dikembangkan dikatakan efektif dari hasil obsevasi kemampuan kerjasama jika menunjukkan minimal kategori Baik. Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa secara nilai rata-rata keseluruan menunjukkan bahwa Pembelajaran berbasis masalah yang sudah dilaksanakan berkatergori baik dengan nilai rata-rata kesuluruhan yaitu 45.40. oleh karena itu,. Oleh karena itu, dapat disempulkan bahwa pembelajaran geometri SMP dengan pembelajaran berbasis masalah berorientasi pada kemampuan kerjasama siswa dapat diterapkan atau dipraktekan di sekolah tingkat SMP/MTs.