Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN TECHNOPRENEUR CALON ARSITEK DALAM MEMBANGUN JIWA WIRAUSAHA Asep Yudi Permana; Rd. Diah Srihartati Rahayu; Juang Akbardin; Agung Setiawan; Dudung Jatnika; Rohmat Rohmat; Wandi Rustandi
Lentera Karya Edukasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal LENTERA KARYA EDUKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengembangan dan Kajian Sarana dan Prasarana Pendidikan (P2K Sarprasdik)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.402 KB)

Abstract

Abstract: Economic globalization and the information age have encouraged the development of IDUKA to use competent human resources who have an entrepreneurial spirit who are not only job seekers but also create job opportunities. Technology development, continuous and efficient technological innovation requires mastery of competence and scientific authority in its implementation. For this reason, qualified human resources are needed as experts-practitioners in the scientific field and their applications. Architecture and Civil Engineering students are required not only to be capable of engineering skills alone but also to be able to open job opportunities related to consulting services and construction services. PkM Entrepreneurship Development Program / PPK is a form of lecturer contribution to develop entrepreneurial spirit among students.Abstrak: Globalisasi ekonomi dan era informasi telah mendorong perkembangan IDUKAmenggunakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan memiliki jiwa wirausaha yang tidak hanya sebagai pencari kerja akan tetapi membuat peluang kerja. Pengembangan teknologi, inovasi teknologi yang kontinu dan tepat guna membutuhkan penguasaan kompetensi serta otoritas ilmiah dalam implementasinya. Untuk itu diperlukan SDM yang berkualitas sebagai ahli-praktisi dalam bidang keilmuan dan aplikasinya. Para mahasiswa Arsitektur maupun Teknik Sipil dituntut tidak hanya mampu dalam skill keteknikan semata akan tetapi harus mampu membuka peluang kerja yang terkait dengan jasa konsultansi maupun jasa konstruksi. PkM Program Pengembangan Kewirausahaan/PPK ini sebagai salah satu bentuk kontribusi dosen menumbuhkembangkan jiwa wirausaha dikalangan mahasiswa.mencari
Beyond Center and Circle Time training for early childhood language development Isah Cahyani; Lilis Sulistyaningsih; Nunung Sitaresmi; Rohmat Rohmat; Layyina Elwidra Yahya; Intan Karunia Dewi
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i1.75565

Abstract

The Beyond Centers and Circle Time (BCCT) training emerges as a progressive pedagogical intervention, strategically designed to amplify early childhood educators’ capacity in fostering holistic language development among young learners. One of the prevailing challenges educators face in early childhood education (ECE) settings is their limited pedagogical acumen and practical proficiency in employing instructional methodologies that effectively stimulate linguistic growth. This article critically examines the implementation of BCCT training programs for ECE educators and elucidates their implications for children’s language acquisition. The training encompassed a two-day seminar and interactive workshops, engaging 43 educators from 24 ECE institutions across Greater Bandung. The BCCT training at PAUD Bandung Raya began with a comprehensive seminar discussing the importance of literacy for children’s language and cognitive development, early literacy strategies, and the principles and practices of BCCT. Participants then engaged in simulations of eight learning centers—religion, art, music, language, motor skills, science, social studies, and block play—as pedagogical exploration spaces for designing educational play-based activities. The results showed that implementing BCCT successfully constructed a dynamic learning environment, enriched children’s linguistic experiences, strengthened social interactions, and accelerated the expansion of their vocabulary and communication skills.   Abstrak Pelatihan Beyond Centers and Circle Time (BCCT) merepresentasikan sebuah intervensi pedagogis progresif yang dirancang secara strategis untuk memperkuat kapasitas profesional pendidik PAUD dalam mengakselerasi perkembangan bahasa anak secara holistik. Salah satu permasalahan krusial yang kerap mengemuka di ranah pendidikan anak usia dini ialah keterbatasan kompetensi pedagogis serta lemahnya keterampilan praktis pendidik dalam menerapkan metodologi instruksional yang efektif dan transformatif dalam merangsang perkembangan linguistik peserta didik. Artikel ini secara kritis mengevaluasi implementasi program pelatihan BCCT bagi pendidik PAUD serta mengkaji dampaknya terhadap akuisisi bahasa anak. Program pelatihan dilaksanakan dalam bentuk seminar dan lokakarya interaktif selama dua hari, melibatkan 43 pendidik dari 24 lembaga PAUD di kawasan Bandung Raya. Pelatihan BCCT di PAUD Bandung Raya diawali dengan seminar komprehensif yang mengulas pentingnya literasi bagi perkembangan bahasa dan kognitif anak, strategi literasi dini, serta prinsip dan praktik BCCT. Peserta kemudian terlibat dalam simulasi delapan sentra pembelajaran agama, seni, musik, bahasa, motorik, sains, sosial, dan balok sebagai ruang eksplorasi pedagogis dalam merancang aktivitas berbasis permainan edukatif. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan BCCT mampu mengkonstruksi lingkungan belajar yang dinamis, memperkaya pengalaman linguistik anak, memperkuat interaksi sosial, serta mengakselerasi perluasan kosakata dan keterampilan komunikasi mereka. Kata Kunci: BCCT; Beyond Centers and Circle Time; pelatihan interaktif; pendidikan anak usia dini; perkembangan bahasa