Perairan Kabupaten Majene memiliki potensi pesisir yang cukup beragam, salah satunya ialah budidaya rumput laut. Akan tetapi terbatasnya informasi terkait kualitas perairan di pesisir Kabupaten Majene sehingga inisiasi budidaya rumput laut sulit untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wilayah perairan yang sesuai untuk budidaya rumput laut di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat khususnya jenis Kapppaphycus alvarezii. Analisis kesesuaian lahan dimaksudkan untuk mengetahui kesesuaian lahan budidaya laut secara spasial dengan menggunakan konsep evaluasi lahan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai September di daerah pesisir pantai Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Kecamatan Tapalang, Kecamatan Somba, dan Kecamatan Banggae Timur). Data yang diekstrak meliputi suhu, salinitas, kecepatan arus, kecerahan, kedalaman air, nitrat dan fosfat. Prosedur analisis data dengan metode Geographic Information System (GIS) melalui beberapa tahapan yaitu penyusunan peta parameter kualitas air, penggabungan (overlay) dengan peta penggunaan lahan, dan penilaian kesesuaian lahan. Hasil analisis kesesuaian perairan menunjukkan bahwa pada perairan Kecamatan Tapalang, Kecamatan Somba, dan Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene bulan Mei dan September masuk dalam kategori tidak sesuai sampai cukup sesuai.