Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) yang didaratkan di TPI Majene, Sulawesi Barat Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Zulfiani Zulfiani; Dewi Yuniati; Eva Muhajirah; Anna Heirina; Anisa Aulia Sabilah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) April 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan cakalang merupakan ikan pelagis besar dari famili Scombridae, satu-satunya spesies dari genus Katsuwonus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan cakalang. Pengambilan sampel ikan dilakukan pada bulan November 2022 hingga Januari 2023 di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Majene dengan frekuensi pengambilan sampel satu kali sebulan. Pengukuran panjang total ikan menggunakan penggaris berketelitian 1 mm dan penimbangan bobot ikan menggunakan timbangan digital berketelitian 0.01 g. Total ikan yang diperoleh selama penelitian yaitu 54 ekor terdiri atas 44 ekor ikan jantan dan 10 ekor ikan betina. Kisaran panjang total ikan yang ditemukan yaitu sebesar 21.6 – 44,3 cm, sedangkan kisaran bobot ikan yaitu sebesar 120.8 – 1.070 g. Berdasarkan hasil analisis hubungan panjang bobot diperoleh persamaan W = 0.00004 L3.20 pada ikan jantan, W = 0.00001 L3.41 pada ikan betina. Hasil nilai b yang diperoleh menunjukkan pola pertumbuhan ikan cakalang didaratkan di TPI Majene bersifat alometrik positif. Kisaran faktor kondisi ikan cakalang selama penelitian berkisar 1.0963 – 1.5120 dengan rata-rata sebesar 1.2575. Hal ini mengindikasikan bahwa ikan cakalang dalam kondisi baik.
Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Kappaphycus alvarezii Menggunakan Aplikasi GIS Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia di Perairan Majene Sulawesi Barat Chairul Rusyd Mahfud; Zulfiani Zulfiani; Saharuddin Saharuddin; Adiara Firdhita Alam Nasyrah; Etika Ariyanti Hidayat; Reski Fitriah
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan Kabupaten Majene memiliki potensi pesisir yang cukup beragam, salah satunya ialah budidaya rumput laut. Akan tetapi terbatasnya informasi terkait kualitas perairan di pesisir Kabupaten Majene sehingga inisiasi budidaya rumput laut sulit untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wilayah perairan yang sesuai untuk budidaya rumput laut di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat khususnya jenis Kapppaphycus alvarezii. Analisis kesesuaian lahan dimaksudkan untuk mengetahui kesesuaian lahan budidaya laut secara spasial dengan menggunakan konsep evaluasi lahan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai September di daerah pesisir pantai Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Kecamatan Tapalang, Kecamatan Somba, dan Kecamatan Banggae Timur). Data yang diekstrak meliputi suhu, salinitas, kecepatan arus, kecerahan, kedalaman air, nitrat dan fosfat. Prosedur analisis data dengan metode Geographic Information System (GIS) melalui beberapa tahapan yaitu penyusunan peta parameter kualitas air, penggabungan (overlay) dengan peta penggunaan lahan, dan penilaian kesesuaian lahan. Hasil analisis kesesuaian perairan menunjukkan bahwa pada perairan Kecamatan Tapalang, Kecamatan Somba, dan Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene bulan Mei dan September masuk dalam kategori tidak sesuai sampai cukup sesuai.