Ni Nyoman Satya Widari
Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNIKASI LINGKUNGAN HIDUP DAN PELESTARIAN TANAMAN UPAKARA DI KOTA MATARAM Ni Nyoman Satya Widari; I Wayan Sutama
VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Vol. 4 No. 1 (2021): Vidya Wertta: Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia
Publisher : FAKULTAS ILMU AGAMA DAN KEBUDAYAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/vw.v4i1.1706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tumbuhan langka yang digunakan dalam pelaksanaan upacara Yadnya umat Hindu di Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam serta studi dokumen terhadap sarathi banten, tokoh agama dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis tanaman upakara yang sudah masuk dalam kategori langka adalah: tanaman jenis daun sejumlah 10 jenis, tanaman jenis rumput 4 jenis, tanaman jenis bunga 6 jenis, tanaman jenis buah 8 jenis, tanaman jenis kayu-kayuan/batang 4 jenis. Upaya konservasi tanaman langka upacara mendesak dilakukan oleh masyarakat Hindu di Mataram di antaranya dengan melakukan pembibitan dan penanaman kembali yang memanfaatkan areal pekarangan dan pura. Komunikasi yang intensif diperlukan untuk pewarisan pengetahuan tanaman upacara dengan melibatkan komunitas dan tokoh agama dan masyarakat Hindu untuk mendorong konservasi yang berkelanjutan terutama untuk generasi muda yang telah terpapar instanisasi dan pragmatisme dalam beragama.
Pola Asuh Dharma Komunal Sebagai Praktik Sosio-Religius Masyarakat Hindu Lombok dalam Membentuk Karakter Generasi Berkelanjutan Ida Bagus Heri Juniawan; Ida Bagus Alit Arta Wiguna; Ni Putu Sasmika Dewi; Ni Nyoman Satya Widari
Jurnal Penelitian Agama Hindu Vol 10 No 2 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/jpah.v10i2.5299

Abstract

Social change and the dynamics of modernity pose challenges to the sustainability of character values among the younger generation, including within religious communities rooted in local traditions. Although studies on Hindu upbringing have expanded, research specifically examining the communal dimensions of upbringing in Lombok’s Hindu society and its connection to the formation of a sustainable generation remains limited. This study aims to analyze communal dharma upbringing as a socio-religious practice of the Lombok Hindu community in shaping the character of a sustainable generation. The study employs a qualitative, descriptive-analytical design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentary analysis within Hindu communities in West Lombok, Central Lombok, North Lombok, and the city of Mataram. Research findings indicate that communal dharma-based parenting is carried out through the collective involvement of families, banjars, temples, and pasramans, with values internalized through practice via role modeling, ritual participation, ngayah, and communal work. Hindu values such as dharma, Tri Kaya Parisudha, Tri Hita Karana, bhakti, ahimsa, and yadnya are internalized in children’s daily experiences and shape a character encompassing spiritual, social, personal, and ecological dimensions. This study concludes that communal dharma parenting is a community-based value-transmission system relevant to the character formation of future generations and has the potential to serve as a reference for developing culture- and religion-based parenting models within the context of sustainable human development.