Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Terapi Bermain (Bernyanyi) Terhadap Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Yang Mengalami Hospitalisasi Madepan Mulia
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalization is a planning or emergency process that requires the child to stay in the hospital for therapy and treatment. The reaction of pre-school children when experiencing hospital treatment is a reaction of protest, hopelessness and regression. This study aims to determine the anxiety of preschool children who experience hospitalization before and after being given play therapy (sing) in the Mawar Room Clinic at Artha Medica Center, Central Lampung. The method in this study used nursing action in the form of play therapy (sing) to 10 preschool children who experienced nursing problems due to hospitalization which were reported in the form of a case study. The results showed that after being given play therapy (sing), there was a decrease in anxiety levels. The conclusion of this study is that the application of play therapy (sing) can reduce the level of anxiety due to hospitalization in preschool children.
GAMBARAN STRATEGI PELAKSANAAN HARGA DIRI RENDAH TERHADAP HARGA DIRI RENDAH PASIEN SKIZOFRENIA Madepan Mulia
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 02 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/njn.v1i02.668

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terjadinya distorsi persepsi, pikiran dan emosi yang tidak sesuai. Harga diri rendah masuk ke dalam gejala negatif dari penilaian ideal diri yaitu perasaan negatif terhadap diri sendiri, termasuk kehilangan rasa percaya diri, tidak berharga, tidak berdaya, tidak ada kontak mata dan postur tubuh menunduk. Salah satu cara penanganan pasien dengan harga diri rendah adalah dengan menerapkan strategi pelaksanaan harga diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat dan tanda gejala harga diri rendah pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah sebelum dan sesudah diberikan strategi pelaksanaan harga diri rendah di Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkoba Wisma Ataraxis Kabupaten Lampung Selatan. Metode dalam penelitian menggunakan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah terhadap 2 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah yang dilaporkan dalam bentuk studi kasus Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah pada kedua partisipan terjadi peningkatan tingkat harga diri dan penurunan tanda gejala harga diri rendah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah dapat meningkatkan harga diri dan menurunkan tanda gejala harga diri rendah.
Pengaruh Terapi Reminiscence Terhadap Harga Diri Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Natar Madepan Mulia; Rina Mariani; Deni Metri
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.12701

Abstract

The number of elderly tends to increase every year. An increase in the number of elderly is also usually followed by physical, mental, spiritual, economic and social changes. The aging process has an impact on a decrease in physical, mental, psychosocial conditions, changes related to work and the social role of the elderly. Problems in the elderly can cause stress which is characterized by feelings of uselessness, not needed and feelings of being left out. This situation has the potential to cause problems in the elderly, one of which is low self-esteem. The aim of the study was to determine the effect of reminiscence therapy on the self-esteem of the elderly at the UPTD Tresna Werdha Natar Elderly Social Services. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design with a pre-post test without a control group using a purposive sampling technique and a random sampling method with a total sample of 30 respondents. The samples taken were the elderly who experienced low self-esteem with a score <15. The researcher used the Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) questionnaire to measure the self-esteem of the elderly. The results showed that after being given reminiscence therapy in the elderly there was an increase in self-esteem. Nurses are expected to be able to provide reminiscence therapy to the elderly who experience low self-esteem.
Penggerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kawasan Wisata Berbasis Masyarakat Tirta Shinta Kabupaten Lampung Utara: Moving Clean and Healthy Living Behavior in The Tirta Shinta Community-Based Tourism Area, North Lampung District Fitarina; Hasti Primadilla; Deni Metri; Zenni Puspitarini; Madepan Mulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sarana sanitasi merupakan aspek penting bagi kesejahteraan masyarakat sehingga ketersediaan sanitasi menjadi komitmen bangsa-bangasa yang tertuang dalam SGD’s. Taman Wisata Bendungan Tirta Shinta terletak di Desa Wonomarto di Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara. Permasalahan yang muncul di lokasi wisata ini adalah kurang memadai sarana prasarana untuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti jamban kurang mencukupi, pengelolaan tempat sampah dan sampah yang belum tepat, tidak tersedianya informasi kesehatan di sekitar lokasi wisata, dan kebersihan toilet yang kurang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan skrining penyakit tidak menular dan menggerakkan masyarakat dalam penerapan hidup bersih dan sehat di desa wisata Tirta Shinta. Metode pelaksanaan kegiatan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu membentuk tim pengelola wisata, pemasangan media promosi kesehatan dan penyuluhan mengenai PHBS. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersedianya sarana PHBS yaitu 2 unit sarana cuci tangan, tersedianya media promosi kedehatan tentang PHBS, tersedianya data pemeriksaan kesehatan, dan peningkataan pengetahuan tentang penyakit tidak menular. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah munculnya kesadaran pengelola dan aparat desa tentang PHBS di tempat wisata, terwujudnya kondisi yang mendukung PHBS dan terwujudnya budaya gotong royong untuk membersihkan tempat wisata satu minggu sekali. Saran untuk pengabdian masyarakat berikutnya adalah agar pengelola dan apart desa dapat mempertahankan PHBS di desa wisata Wonomarto.   Abstract: Sanitation facilities are an important aspect for people's welfare, so the availability of sanitation is a national commitment as stated in the SGD's. Tirta Shinta Dam Tourism Park is located in Wonomarto Village in Kotabumi Utara District, North Lampung Regency. The problems that arise at this tourist location are inadequate infrastructure for Clean and Healthy Behavior (PHBS), such as inadequate latrines, improper management of trash cans and trash, unavailability of health information around tourist sites, and inadequate toilet cleanliness. The aim of this community service activity is to carry out screening for non-communicable diseases and mobilize the community to adopt clean and healthy living in the Tirta Shinta tourist villag The method of implementing activities to overcome this problem is forming a tourism management team, installing health promotion media and counseling about PHBS. The results of this service activity are the availability of PHBS facilities, namely 2 units of hand washing facilities, the availability of health promotion media about PHBS, the availability of health examination data, and increased knowledge about non-communicable diseases. The conclusion of this service activity is the emergence of awareness of village managers and officials about PHBS in tourist attractions, the creation of conditions that support PHBS and the realization of a culture of mutual cooperation to clean tourist attractions once a week.  The next suggestion for community service is for village managers and apart to maintain PHBS in the Wonomarto tourist village.
GAMBARAN STRATEGI PELAKSANAAN HARGA DIRI RENDAH TERHADAP HARGA DIRI RENDAH PASIEN SKIZOFRENIA Madepan Mulia
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 1 No. 2 (2022): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan terjadinya distorsi persepsi, pikiran dan emosi yang tidak sesuai. Harga diri rendah masuk ke dalam gejala negatif dari penilaian ideal diri yaitu perasaan negatif terhadap diri sendiri, termasuk kehilangan rasa percaya diri, tidak berharga, tidak berdaya, tidak ada kontak mata dan postur tubuh menunduk. Salah satu cara penanganan pasien dengan harga diri rendah adalah dengan menerapkan strategi pelaksanaan harga diri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat dan tanda gejala harga diri rendah pada pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah sebelum dan sesudah diberikan strategi pelaksanaan harga diri rendah di Panti Rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkoba Wisma Ataraxis Kabupaten Lampung Selatan. Metode dalam penelitian menggunakan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah terhadap 2 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan harga diri rendah yang dilaporkan dalam bentuk studi kasus Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah pada kedua partisipan terjadi peningkatan tingkat harga diri dan penurunan tanda gejala harga diri rendah. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan harga diri rendah dapat meningkatkan harga diri dan menurunkan tanda gejala harga diri rendah.
SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT DESA KEBAGUSAN KECAMATAN GEDONG TATAAN, PESAWARAN Madepan Mulia; Hanny Mayangsari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.35501

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah penyakit kronis yang tidak bisa ditularkan oleh penderita ke orang lain, terjadi dalam jangka waktu yang panjang dengan perjalanan penyakit perlahan. Skrining faktor risiko PTM adalah upaya kesehatan masyarakat yang berorientasi pada upaya promotif dan preventif dalam mengendalikan PTM. Faktor risiko PTM antara lain kurang aktivitas fisik, diet yang tidak seimbang, merokok, konsumsi alkohol, obesitas, hiperglikemia (kadar gula darah yang tinggi, hipertensi, dan hiperkolesterol). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemeriksaan kesehatan berupa timbang berat badan, ukur tinggi badan, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), ukur tekanan darah, dan glukosa darah. Kegiatan skrining penyakit tidak menular ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat faktor risiko pada warga masyarakat Desa Kebagusan Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran terhadap penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Hasil pengukuran diperoleh yakni 30% peserta dengan kategori berat badan berlebih (overweight), 26% peserta dengan kategori obesitas, 63% peserta mengalami hipertensi, dan 56% mengalami diabetes mellitus. Hal ini menunjukkan bahwa skrining PTM harus menjadi perhatian serius untuk mengetahui sedini mungkin para penderita PTM sehingga dapat dilakukan pencegahan dan penanganan segera.
Penerapan Terapi Autogenik Pada Pasien Skizofrenia Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Di Puskesmas Kotabumi ILampung Utara Fika Trisyani; Madepan Mulia; Deni Metri
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES) Vol. 2 No. 2 (2024): JURDIKES - DESEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikes.v2i2.432

Abstract

Ansietas adalah gangguan mental emosional yang bermanifestasi sebagai gangguan kecemasan dan depresi sehingga dapat mempengaruhi pasien dalam menjalani proses penyembuhan, relaksasi autogenik diketahui menjadi salah satu dari terapi autogenik yang dapat memberikan efek positif terhadap kondisi kecemasan yang dialami oleh pasien. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tanda dan gejala pasien ansietas setelah penerapan terapi autogenik di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Metode penelitian dalam bentuk studi kasus berupa penerapan terapi autogenik terhadap 1 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan ansietas di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa penerapan terapi autogenik terjadi penurunan tanda dan gejala ansietas sebesar 42%. Perawat diharapkan dapat memberikan tindakan keperawatan terapi autogenik kepada pasien ansietas.