Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMERIKSAAN KEHAMILAN GRATIS DAN PEMERIKSAAN KOLESTEROL, KGD, TEKANAN DARAH DI DUSUN PEMBANGUNAN DESA BAKIUNG. FIFI RIA NINGSIH SAFARI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.497

Abstract

ABSTRACT Health development is essentially an effort carried out by all components of the Indonesian nation which aims to increase awareness, willingness and ability to live healthy for everyone in order to realize the highest degree of public health, as an investment for the development of socially and economically productive human resources. economical. The success of health development is largely determined by the continuity between program and sector efforts, as well as continuity with the efforts that have been implemented in the previous period. Based on the background that has been described, the problem is the lack of health checks in the community. The approach taken to solve the problem is an individual and classical approach. With the free pregnancy check-ups and checks for cholesterol, KGD, and blood pressure, I hope that all pregnant women and the public always check their health at the puskesmas and health workers in the neighborhood where pregnant women and the community live.
PEMANFAATAN PILIS WANGI DAN JAMU PASCA MELAHIRKAN SEBAGAI TERAPI TRADISIONAL PERAWATAN NIFAS DI WILAYAH KERJA KLINIK ANUGRAH BINJAI TAHUN 2022 FIFI RIA NINGSIH SAFARI; Eliza Bestari Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 2 (2022): Vol.4 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i2.825

Abstract

Saat ini banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelelahan pasca persalinan dan membantu memperlancar produksi asi, pengetahuan tentang obat dan pengobatan merupakan salah satu bidang terpenting dari pengetahuan tradisional yang dimiliki oleh semua masyarakat. Seperti halnya masyarakat diwilayah Cengkeh Turi Binjai khususnya Klinik Pratama Anugerah tentang pemanfaatan pilis dan jamu. Obat tradisional yang digunakan untuk ibu yang sedang nifas berfungsi membantu memperbaiki organ-organ reproduksi agar pulih seperti sebelum hamil. Tumbuhan obat tradisional yang digunakan pasca melahirkan ada yang diminum dan ada pula yang digunakan sebagai obat luar (dioleskan). Berikut ini akan disebutkan berbagai jenis tumbuhan obat yang digunakan dalam pengobatan ibu pasca melahirkan. Tumbuhan obat yang digunakan sebagai obat luar yakni pilis yang dioleskan dikening dan jamu sebagai pengobatan dari dalam.
PENYULUHAN RESIKO TINGGI PADA KEHAMILAN DI KLINIK ANUGRAH BINJAI TAHUN 2022 FIFI RIA NINGSIH SAFARI; ELIZA BESTARI SINAGA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.924

Abstract

ABSTRAK Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang akan menyebabkna terjadinya bahaya dan komplikasi yang lebih besar baik pada ibu maupun pada janin dalam kandungan dan dapat menyebabkan kematian, kesakitan, kecacatan, ketidaknyaman dan ketidakpuasan. Komplikasi pada saat kehamilan dapat dikategorikan dalam risiko kehamilan, sebanyak 90% penyebab utama terjadi karena komplikasi obstetric yang tidak terduga saat kehamilan, persalinan atau pasca persalinan dan 15% kehamilan diperkirakan berisiko tinggi dan dapat membahayakan ibu dan janin. Kegiatan ini di laksanakan di Klinik Anugrah Binjai di Pada tanggal 7 Desember 2022. Sasaran dalam kegiatan PKM ini adalah Ibu Hamil trimester I, II dan III. Hasil Analisis Deskriptif Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Pretest menunjukkan 3 (30%) ibu berpengetahan Baik dan Cukup 7 (70%) Kemudian hasil post-test yang didapatkan keseluruhan responden berpengetahuan baik tentang resiko tinggi pada kehamilan sebanyak 10 responden (100%). Bidan harus dapat mendeteksi sedini mungkin bahaya pada ibu hamil yang mungkin terjadi, karena setiap wanita hamil tersebut memiliki resiko mengalami komplikasi.