Mu’tamirudin
Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA CURUG MUNDING KECAMATAN GUNUNGKENCANA KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN Mu’tamirudin
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 12 No 1 (2020): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.292 KB) | DOI: 10.54783/jv.v12i1.267

Abstract

Pariwisata merupakan potensi yang besar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi pemerintah maupun masyarakat oleh sebab itu akan sangat menarik masalah pariwisata untuk jadi objek penelitian. Dalam hal ini peneliti mengadakan penelitian dengan judul Analisis Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Curug Munding Kecamatan Gunungkencana Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui masalah kondisi wisata Curug Munding saat ini, bagaimana strategi pengembangan kawasan wisata Curug Munding dan bagaimana kondisi wisata Curug Munding yang diharapkan. Untuk mendapatkan hasil dari pertanyaan di atas, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan data dari buku-buku tentang pariwisata dan dikuatkan dengan hasil wawancara kepada orang-orang yang terlibat langsung dengan objek wisata yang menjadi objek penelitian. Analisis yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT. Simpulan dari penelitian kondisi wisata Curug Munding saat ini masih memiliki kekurangan fasilitas wisata, kemudian strategi pengembangan Wisata Curug Munding yang paling tepat saat ini adalah menggunakan Strategi “W-O” (Weakness, Opportunity), yaitu dengan mengatasi kelemahan untuk merebut peluang, Kondisi wisata Curug Munding yang diharapkan siap dipromosikan sebagai wisata unggulan di Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini bisa terwujud apabila semua kelemahan bisa diatasi, terutama fasilitas wisata khususnya jalan masuk lokasi.
PERAN BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM MENANGANI PENYEBARAN PAHAM RADIKALISME DI PROVINSI SULAWESI TENGAH Sarwani; Samsul Arifin; Mu’tamirudin; Sabaruddin; Cantika Yokalina Boka
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 17 No 1 (2025): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jv.v17i1.1369

Abstract

Radikalisme merupakan paham yang menginginkan radikal dengan cara kekerasan dan ekstremisme, yang menjadi ancaman serius terhadap perubahan persatuan dan kesatuan bangsa. Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap penyebaran paham radikalisme, terutama dengan keberadaan kelompok teroris seperti Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Tengah dalam menangani penyebaran paham radikalisme, dengan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang relevan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran oleh Horoepoetri dan Santosa (2003), yang mencakup lima dimensi peran: sebagai kebijakan, strategi, alat komunikasi, alat penyelesaian sengketa, dan terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah telah berpartisipasi aktif dalam merancang dan melaksanakan kebijakan deradikalisasi, melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya radikalisme, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat tokoh. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya pemahaman masyarakat, serta penyebaran ideologi radikal melalui media sosial dan pendidikan non-formal. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Badan Kesbangpol meningkatkan kerja sama lintas sektoral dan memberdayakan masyarakatlokal dalam menciptakan ketahanan ideologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Badan Kesbangpol sangat krusial dalam mencegah dan menangani penyebaran paham radikalisme di Provinsi Sulawesi Tengah melalui pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif.