M Dian Hikmawan
(Scopus ID: 57215670438) Faculty of Social and Political Sciences Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fashion Branding Dalam Narasi Simulacra dan Simulasi (Penggunaan Brand “Nike” dalam Menentukan Status Sosial di Masyarakat) M Dian Hikmawan; Andi Fatimah Azzahra Azwar
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 1 Issue 1, April 2019
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.884 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v1i1.7768

Abstract

This research try to see a phenomenon of an industrial brand, the "Nike" brand in Indonesia. In looking at the phenomenon, this research seeks to explain the existing phenomenon of hypereality about the brand. With the simulacra and simulation approach from Baudrillard to understanding the phenomenon. This research identifies that there is a very large relationship between the symbol that is trying to construct and capitaliza the Nike brand. The influence of the environment and the mass media in shaping the perception of the use of Nike brands into a hegemony where the dominant culture governs the position of domination. The choice of a fashion brand is often influenced by many factors, and one of the main factors is the fact that we have entered a postmodern era in which consumption culture is developing very rapidly. This situation finally forces us to enter a hyperreality where what is real and not real has been very closely tangent. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian yang mencoba melihat sebuah fenomena dari suatu brand industri yaitu brand “Nike” di Indonesia. Dalam melihat fenomenay yang ada tersebut penelitian ini berusaha menjelaskan dari sebuah fenomena hiperealitas yang ada mengenai brand tersebut. Dengan pendekatan simulacra dan simulasi dari Baudrillard dalam memahami fenomena tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa sangat besar kaitan antara simbol yang coba di konstruksikan dengan kapitalisasi dalam sebuah brand Nike untuk mencoba mengkaji teori simulacra dan simulasi dari Jean Baudrillard, pengaruh lingkungan dan media massa dalam membentuk persepsi penggunaan brand sepatu Nike menjadi sebuah hegemoni dimana budaya dominan mengatur posisi dominannya. Pemilihan suatu brand pakian sering kali dipengaruhi oleh banyak faktor, dan salah satu faktor utamanya adalah fakta bahwa kita telah memasuki era postmodern di mana budaya konsumsi berkembang sangat pesat. Keadaan ini akhirnya memaksa kita memasuki sebuah hiperrealitas di mana apa yang nyata dan tidak nyata telah bersinggungan sangat erat.
Relasi Kuasa di Ruang Publik: Menakar Konflik Transportasi Online dan Konvensional di Kota Serang M Dian Hikmawan; Lily Ismalia
JOURNAL OF SCIENTIFIC COMMUNICATION (JSC) Volume 1 Issue 2, Oktober 2019
Publisher : Magister Komunikasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.675 KB) | DOI: 10.31506/jsc.v1i2.7807

Abstract

This research aims to explain how conflicts occur in the public sphere. Where there is a conflict between conventional transportation and online transportation in the activities of public space. Socio-economic changes through the digitalization of public life make social-economic activities also change. But in practice, these changes also face several challenges. This study further wants to see how changes in the digitalization of a public transportation system bring changes in economic activities, the conflict that arises when some people are divided into two, namely the part of society that can respond to socio-economic changes through the online system including the presence of online transportation and those who have not can accept changes in existing social-economic activities. The research findings are as follows, firstly conflicts arising in the operation of public transport are caused by political and economic interests, secondly, the conflicts involve the government, business community and the community. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konflik yang terjadi si ruang publik. Di mana ada konflik yang terjadi antara transportasi konvensional dengan transportasi online dalam aktifitas nya ruang publik. Perubahan sosial ekonomi melalui digitalisasi kehidupan publik membuat aktifitas sosial ekonomi juga berubah. Namun pada praktisnya perubahan tersebut juga menemui beberapa tantangan. Penelitian ini lebih jauh ingin melihat bagaimana perubahan dalam digitalisasi sebuah sistem transportasi publik membawa perubahan dalam kegiatan aktifitas ekonominya, konflik yang timbul adalah ketika sebagaian orang terbagi menjadi dua yaitu sebagaian masyarakat yang dapat merespon perubahan sosial ekonomi melalui sistem online termasuk hadirnya tranportasi online dan yang belum bisa menerima perubahan terhadap aktifitas sosial ekonom yang ada. Temuan penelitian adalah sebagai berikut, pertama konflik yang timbul dalam pengoperasian angkutan umum disebabkan oleh kepentingan politik dan ekonomi, kedua konflik tersebut melibatkan pemerintah, kalangan bisnis dan masyarakat.