This research try to see a phenomenon of an industrial brand, the "Nike" brand in Indonesia. In looking at the phenomenon, this research seeks to explain the existing phenomenon of hypereality about the brand. With the simulacra and simulation approach from Baudrillard to understanding the phenomenon. This research identifies that there is a very large relationship between the symbol that is trying to construct and capitaliza the Nike brand. The influence of the environment and the mass media in shaping the perception of the use of Nike brands into a hegemony where the dominant culture governs the position of domination. The choice of a fashion brand is often influenced by many factors, and one of the main factors is the fact that we have entered a postmodern era in which consumption culture is developing very rapidly. This situation finally forces us to enter a hyperreality where what is real and not real has been very closely tangent. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian yang mencoba melihat sebuah fenomena dari suatu brand industri yaitu brand “Nike” di Indonesia. Dalam melihat fenomenay yang ada tersebut penelitian ini berusaha menjelaskan dari sebuah fenomena hiperealitas yang ada mengenai brand tersebut. Dengan pendekatan simulacra dan simulasi dari Baudrillard dalam memahami fenomena tersebut. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa sangat besar kaitan antara simbol yang coba di konstruksikan dengan kapitalisasi dalam sebuah brand Nike untuk mencoba mengkaji teori simulacra dan simulasi dari Jean Baudrillard, pengaruh lingkungan dan media massa dalam membentuk persepsi penggunaan brand sepatu Nike menjadi sebuah hegemoni dimana budaya dominan mengatur posisi dominannya. Pemilihan suatu brand pakian sering kali dipengaruhi oleh banyak faktor, dan salah satu faktor utamanya adalah fakta bahwa kita telah memasuki era postmodern di mana budaya konsumsi berkembang sangat pesat. Keadaan ini akhirnya memaksa kita memasuki sebuah hiperrealitas di mana apa yang nyata dan tidak nyata telah bersinggungan sangat erat.
Copyrights © 2020