Wahyu Nurharjadmo
Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Dalam Rangka Optimalisasi Pembelajaran Masyarakat Berbasis IT Melalui Gerakan Klaten Go On Line Wahyu Nurharjadmo; Priyanto Susioloadi
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.306 KB) | DOI: 10.20961/sp.v13i1.22936

Abstract

Program Klaten Go On line sudah lebih dari dua tahun digulirkan dan  diimplementasikan. Mengingat program ini menyasar pada seluruh masyarakat maka sangat dimungkinkan program ini tidak mulus dalam pengimplementasiannya. Berbagai hambatan mungkin dapat muncul. Untuk itu perlu dilihat strategi  yang sudah dilaksanakan selama ini dan kemungkinan hambatan yang muncul Dengan mengetahui kualitas implementasi dan berbagai hambatan yang muncul maka selanjutnya dapat dirumuskan model strategi pengembangan kapasitas kelembagaan dalam rangka optimalisasi program pembelajaran masyarakat berbasis IT melalui program Klaten Go On line, sehingga upaya mewujudkan masyarakat digital bisa terwujud yang pada akhirnya bisa membantu mewujudkan  keberhasilan pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan.Kata kunci : strategi, kapasitas kelembagaan, Tehnologi informasi
Collaborative Governance dalam Implementasi Perda tentang Pengawasan, Pengendalian Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol di Kabupaten Sukoharjo Wahyu Nurharjadmo; Ika Nurhayati
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 17, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3812.533 KB) | DOI: 10.20961/sp.v17i1.63566

Abstract

Sukoharjo Regency is an area that has been a center for the production of local alcoholic beverages which has been carried out for generations. To overcome the possible impact that is not implemented, the regional government issues a regional regulation that regulates the supervision, control of circulation and sales of alcoholic beverages. In its implementation, the government cannot run alone. In addition to the relevant government agencies, it is necessary to involve parties outside the government through a collaborative governance approach. However, even this process is not easy. Various obstacles can arise for various reasons, considering that there are still many people as producers who depend on this business for their livelihood.