Ronald Winardi Kartika
Fakultas Kedokteran UKRIDA, Jakarta Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengelolaan dan Pencegahan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) Ronald Winardi Kartika; Meilyana Maria Isabela Kwary; Haznawi bt Mohamad; Muhamad Shazwan b. Sazali; Nurainaa Ayuni bt. Muhamad Nasir; Muhammad Aiman Afiq b. Che Rani
Cermin Dunia Kedokteran Vol 44, No 4 (2017): Optalmologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v44i4.848

Abstract

Middle East Respiratory Syndrome (MERS) adalah penyakit yang disebabkan oleh MERS-Coronavirus (MERS-CoV). Umumnya, MERS menyebabkan gejala sistem pernapasan seperti batuk, sesak napas dan demam. Saat ini tiada pengobatan khusus untuk MERS. Ribavirin dan interferon-α2a yang digunakan untuk mengobati penyakit akibat coronavirus dapat membantu mengobati MERS.Middle East Respiratory Syndrome (Mers) is a disease caused by MERS-Coronavirus (Mers-CoV). Generally, MERS causes respiratory symptoms such as cough, shortness of breath and fever. There is no specific treatment for MERS. Drugs used to treat diseases caused by coronavirus such as ribavirin and interferon-α2a can be used.