Arena Lestari
STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN TINGKAT ANSIETAS KELUARGA DALAM MERA WAT ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI TUBERCULOSIS PARU DI KOTA BANDAR LAMPUNG Arena Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v1i1.991

Abstract

Penyakit Tuberkulosis di Indonesia rnerupakan rnasalah utarna kesehatan rnasyarakat dan rnenjadi penyebab kematian nomor 3. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap pengetahuan dan tingkat ansietas keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalarni tuberkulosis paru di Kata Bandar Larnpung. Desain penelitian quasi exsperimental,pre - post test with control group.Sampel penelitian 30 kelompok intervensi dan 35 kelompok kontrol.Tempat penelitian di 8 Puskesmas Bandar Larnpung. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan pengetahuan sebelurn dan sesudah mendapatkan terapi psikoedukasi dan ada perbedaan tingkat ansietas keluarga sebelum dan sesudah rnendapatkan terapi psikoedukasi keluarga Rekomendasi penelitian yaitu perlunya dilakukan pendekatan terapi psikoedukasi oleh Puskesmas bekerjasarna dengan spesialis keperawatan jiwa
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KEDISIPLINAN DOSEN DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Arena Lestari; Tobrani .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v2i3.1017

Abstract

Belajar adalah proses seseorang untuk menggapai keinginannya, yaitu dari ketidaktahuan menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa. Dalam prosesnya tidak dapat dipastikan bahwa semua mahasiswa yang sedang mengikuti proses pembelajaran mempunyai motivasi yang sama. Ada banyak factor yang dapat mempengaruhi, salah satunya adalah adanya factor eksternal berupa kedisiplinan dosen yang dipersepsikan oleh mahasiswa secara berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa tentang kedisiplinan dosen dengan motivasi belajar mahasiswa semester IV Diploma keperawatan Stikes Muhammadiyah Pringsewu tahun 2012. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross secsional. Sampel penelitian ini adalah 71 mahasiswa diploma tiga Keperawatan dengan total populasi. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner. Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara persepsi mahasiswa tentang kedisiplinan dosen dengan motivasi belajar mahasiswa semester IV diploma tiga keperawatan Stikes Muhammadiyah Pringsewu tahun 2012 (p-value = 1,000 ). Berdasarkan hasil penelitian tersebut peneliti merekomendasikan untuk penelitian selanjutnya disarankan melihat factor - factor lain yang mungkin mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa
KONSEP DIRI ANAK TERBENTUK MELALUI POLA ASUH ORANG TUA Annawati Susanti; Arena Lestari; Noviyanti .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v2i4.1029

Abstract

Pola asuh adalah suatu cara atau metode yang dilakukan oleh orang kepada anaknya agar anak tersebut dapat diarahkan sesuai yang diinginkan. Hasil pra survey pada siswa SD mengatakan 5 orang tuanya menerapkan pola asuh secara disiplin atau otoriter dan sebagian da ri siswa didapatkan 6 orang siswa memiliki konsep diri negatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri anak usia sekolah di SD Negeri 2 Perumnas Way Kandis Kota Bandar Lampung Tahun 2013.Desain penelitian yang digunakan adalah Descriptif Analitik Korelasi dengan menggunakan metode pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang berusia 6-12 tahun di SD Negeri 2 Perumnas Way Kandis Kota Bandar Lampung Tahun 2013 yang berjumlah 120 siswa. Sampel sebanyak 92 siswa. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi Square.Hasil penelitian diperoleh p-value 0,036 0,05 yang artinya ada hubungan pola asuh orang tua dengan konsep diri anak usia sekolah. Saran bagi orang tua diharapkan dapat menerapkan pola asuh yang baik pada anak-anaknya sehingga anak dapat memiliki konsep diri yang baik/positif.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA DI PUSKESMAS PERAWATAN SUKAMAJU BANDAR LAMPUNG TAHUN 2010 Arena Lestari; Suhaidi .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v1i2.998

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh parasit plasmodium dan masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini mempengaruhi tingginya angka kematian bayi, balita, dan ibu hamil. Di Bandar Lampung Annual Malaria Incidence (AMI) 6, 9 perseribu, dan Annual Parasite Incidence (API) 0,88 perseribu. Sedangkan untuk Wilayah kerja Puskesmas Perawatan Sukamaju AMI 45,08 perseribu, dan API 5,2 perseribu. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian malaria di Wilayah kerja Puskesmas Perawatan Sukamaju Bandar Lampung tahun 2010.Desain yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerja Wilayah kerja Puskesmas Perawatan Sukamaju Bandar Lampung tahun 2010. Sampel diseleksi dengan metode cluster random sampling yaitu berjumlah 100 responden.Dengan menggunakan uji chi square hasil uji statistik yang diperoleh p value alpha (0,05)yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian malaria (p value = 0,967), perilaku dengan kejadian malaria (p value = 0,165), lingkungan dengan kejadian malaria (p value = 0,832).