Manzahri .
STIKes Muhammadiyah Pringsewu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS (BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) DI PUSKESMAS RAWAT INAP SUKOHARJO KABUPATEN PRINGSEWU Manzahri .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 8 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v4i8.1117

Abstract

Mutu layanan kesehatan adalah kinerja yang menunjukan tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS di Puskesmas Rawat Inap Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Metode Penelitin yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desainstudi cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 1.617 kunjungan pasien dengan sampel 320. Analissi bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini didapatkan sebanyak 182 responden (56,9%) menyatakan puas akan pelayanan. Ada hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanan dimensi responsivenes (daya tanggap) (p value = 0,00 OR= 7,7), reability (keandalan) (p value=0,00 OR-=6), assurance (jaminan) (p value=0,00 OR= 4), empathy (p value=0,00 OR= 11,6), tangible (tampilan fisik) (p value=0,00 OR= 2,8) dengan kepuasan pasien.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PENATALAKSAAN TERAPI FARMAKOLOGI DAN NON FARMAKOLOGI RHEUMATOID ATRITIS PADA LANSIA Manzahri .
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 4, No 7 (2015): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v4i7.1075

Abstract

World Health Organization(WHO) menyatakan angka kejadian rematik (2012) 20% berusia 55 tahun. Rencana pengobatan sering mencakup kombinasi dari istirahat, aktivitas fisik dan obat-obatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan penatalaksanaan terapi farmakologi dan non farmakologi rheumatoid arthritis.Metode dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia Kelurahan Pajaresuk yang berkunjung ke puskesmas Pajaresuk sebanyak 85 lansia.Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan hubungan tingkat pengetahuan dengan penatalaksanaan terapi farmakologi dan non farmakologi rheumatoid arthritis pada lansia p value = 0.040. Saran Hendaknya petugas kesehatan dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai penatalaksanaan rheumatoid arthritis