Silvia Sulistiani
Akademi Kesehatan Gigi Puskesad

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Lysol 50% And 70% Ingredients Against Bacteria In Dental Mumm Contains Unit After Dental Care Action Silvia Sulistiani; Widi Nurwanti; Aditya Nurrochman; Rizki Desi Mardiyanti
Journal of Applied Health Management and Technology Vol 4, No 1 (2022): January
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.814 KB) | DOI: 10.31983/jahmt.v4i1.6615

Abstract

data menunjukan bahwa perubahan bakteri sebelum dan sesudah menggunakan lysol 50% dan lysol 70%  mengalami respon hambatan pertumbuhan bakteri rata-rata cukup kuat, yang artinya bahwa bakteri cukup resisten terhadap perlakuan lysol yang diberikan. Adapun nilai rata-rata dari daya hambat bakteri sesudah perlakuan lysol kadar 70% lebih besar yaitu  8 mm, sedangkan lysol kadar 50% yaitu hanya 6 mm. Maka dapat dinyatakan bahwa penggunaan desinfektan lysol 50% dan lysol 70% dinyatakan cukup baik untuk digunakan sebagai desinfeksi alat kedokteran gigi seperti membersihkan wadah kumur pasien dental unit
PENGARUH BERKUMUR DAUN UNGU (Graptophylum pictum L. Griff) TERHADAP pH SALIVA RONGGA MULUT Silvia Sulistiani; Ulliana Ulliana; Widi Nurwanti; Angelina Maya Puspita
Jurnal Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i2.378

Abstract

pH saliva adalah sebagai kontrol parameter lingkungan rongga mulut. Proses demineralisasi gigi dapat disebabkan oleh penurunan pH saliva yang terjadi secara teratur dan terus menerus selama jangka waktu tertentu. Karies gigi sangat dipengaruhi oleh jumlah sukrosa dalam karbohidrat. Sukrosa dan mikroorganisme mengakibatkan proses fermentasi yang dapat menurunkan pH saliva. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh pH saliva sebelum dan sesudah berkumur menggunakan daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff) berdasarkan jenis kelamin dan usia. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian Quasi - Experimental with pre and post design. Sampel penelitian menggunakan teknik Total sampling yang berjumlah 32 responden. Analisa data dilakukan dengan  Uji Wilcoxson dan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berkumur daun ungu (Graptophylum pictum L. Griff) mempunyai pengaruh signifikan  terhadap perubahan pH. Tidak ada pengaruh yang signifikan pada jenis kelamin dan usia. Saran penelitian ini adalah menciptakan dan mengembangkan obat kumur dengan bahan herbal daun ungu (Graptophylum pictum L. Griff) yang dapat meningkatkan kesehatan manusia, terutama kesehatan gigi.Kata kunci: Daun ungu (Graptophyllum pictum L. Griff); pH saliva Abstract The salivary pH controls the mouth cavity's environmental parameters. The process of demineralizing teeth can be brought on by a drop in salivary pH that happens regularly over a set period of time. Dental caries is greatly influenced by the amount of sucrose in carbs. Sucrose and microorganisms cause a fermentation process that can lower the salivary pH.. The purpose is to know the effect of saliva pH before and after peeling using purple leaves (Graptophyllum pictum L. Griff) based on gender and age. This research uses Quasi research type - Experimental Design single group with Total sampling technique. Data analysis was done with the Wilcoxson and Mann Whitney tests. The results given that there is a significant influence on ph changes before and after purple leaf peeling treatment (Graptophylum pictum L. Griff. However, there is no significant influence on gender and age. The recommendation is to create and develop a cure for purple leaf with a herbal ingredient (Graptophylum pictum L. Griff) that can improve human health, especially dental health.Key words: Purple leaves (Graptophyllum pictum L. Griff); pH of salivaÂ