Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL KOMUNIKASI TASARO GK DALAM MEREPRESENTASIKAN KISAH NABI MUHAMMAD DAN KHULAFAU AL-RASYIDIN (STUDI ATAS SERIAL NOVEL MUHAMMAD KARYA TASARO GK) Mohammad Rifai
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v4i2.589

Abstract

ABSTRAK Kisah atau perjalanan dakwah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn merupakan proses pembangunan hukum syari’at Islam yang sampai sekarang ini diikuti oleh semua umat islam. Maka dari itu, kisah ini sangat penting dikomunikasikan, baik secara lisan atau pun tulisan.Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia yang menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi), pesan atau informasi yang ingin disampaikan. Dari itu, komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, sehingga dari berbagai jenis komunikasi yang dilakukan manusia, lahirlah model komunikasi.Tasaro GK merupakan salah seorang yang mengkomunikasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn melalui tulisan: novel. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn dalam serial novel Muhammad karya Tasaro GK.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa model komunikasi yang digunakan Tasaro GK dalam merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn yaitu komunikasi stimulus-respon, model komunikasi satu arah, model komunikasi dua arah, model komunikasi transaksi, model komunikasi ritual dan ekspresif, model komunikasi publisitas, serta model komunikasi resepsi.
MODEL KOMUNIKASI TASARO GK DALAM MEREPRESENTASIKAN KISAH NABI MUHAMMAD DAN KHULAFAU AL-RASYIDIN (STUDI ATAS SERIAL NOVEL MUHAMMAD KARYA TASARO GK) Mohammad Rifai
Bayan lin-Naas : Jurnal Dakwah Islam Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/bayanlin-naas.v4i2.589

Abstract

ABSTRAK Kisah atau perjalanan dakwah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn merupakan proses pembangunan hukum syari’at Islam yang sampai sekarang ini diikuti oleh semua umat islam. Maka dari itu, kisah ini sangat penting dikomunikasikan, baik secara lisan atau pun tulisan.Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia yang menjadi instrumen untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi), pesan atau informasi yang ingin disampaikan. Dari itu, komunikasi memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia, sehingga dari berbagai jenis komunikasi yang dilakukan manusia, lahirlah model komunikasi.Tasaro GK merupakan salah seorang yang mengkomunikasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn melalui tulisan: novel. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn dalam serial novel Muhammad karya Tasaro GK.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa model komunikasi yang digunakan Tasaro GK dalam merepresentasikan kisah Nabi Muhammad dan Khulafãu al-Rasyidîn yaitu komunikasi stimulus-respon, model komunikasi satu arah, model komunikasi dua arah, model komunikasi transaksi, model komunikasi ritual dan ekspresif, model komunikasi publisitas, serta model komunikasi resepsi.
From Strategy to Practice: A Roadmap for Implementing an Integrated Dormitory Curriculum for I’dadiyah Students in Islamic Boarding Schools Muhammad Zaki Maulana; Mohammad Rifai
Journal of Educational Management Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v4i3.1236

Abstract

The purpose of this study is to explore strategic approaches for implementing and optimizing a dormitory-based curriculum while designing a practical learning roadmap for new I’dadiyah students. Unlike conventional education, the dormitory curriculum emphasizes not only academic achievement but also character building and essential life skills. Adopting a case study design with a qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis related to the I’dadiyah dormitory program. The findings highlight the importance of synergy among administrators, educators, and students, supported by a structured learning roadmap. This roadmap outlines three key stages: adaptation, reinforcement of basic competencies, and personal development. By integrating holistic learning methods with continuous evaluation, the dormitory curriculum can be effectively optimized to foster both intellectual and moral growth. The study concludes by recommending the strengthening of monitoring and evaluation systems as well as the active engagement of all stakeholders. Such strategic implementation ensures that the dormitory curriculum functions not merely as an academic framework but as a transformative model for cultivating well-rounded, resilient, and capable students in the pesantren environment.