Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peranan Inkubator Bisnis dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Mohamad Ardiansyah; Nunuk Latifah; Anna Widayani
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 1, No 1 (2019): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v1i0.11

Abstract

Abstrak—Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) merupakan program untuk menumbuhkembangkan kewirausahaan yang berbasis teknologi berupa pendanaan, pelatihan, dan asistensi bagi inkubator dan tenant (pengusaha pemula) yang dilaksanakan melalui sistem kompetisi/seleksi. Sebagaimana perguruan tinggi lain di Indonesia yang menyelenggarakan mata kuliah kewirausahaan, tantangan yang dihadapi Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar (AKB) adalah menyediakan sebuah fasilitas yang dapat membantu melahirkan wirausahawan yang tidak hanya memahami teori dan konsep bisnis serta berhasil menghasilkan konsep produk, akan tetapi juga memfasilitasi dan mendampingi pendirian usaha yang dirintis oleh mahasiswa.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dengan pembina Inkubator Bisnis, anggota Inkubator Bisnis, dan mahasiswa AKB serta dokumentasi berupa gambar dan audio. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan Inkubator Bisnis dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan adalah pelatihan dan pembinaan serta pembentukan unit bisnis. Dalam usaha menumbuhkan jiwa kewirausahaan mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar beberapa cara sudah dilakukan. Dalam menjalankan kegiatannya, inkubator bisnis di kampus Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar tak lepas dari kendala yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal.Kata kunci: jiwa kewirausahaan, Inkubator BisnisAbstract— Technology Business Incubator (IBT) is a program to develop technology-based entrepreneurship in the form of funding, training, and assistance for incubators and tenants (novice entrepreneurs) which are implemented through a competition / selection system. As with other tertiary institutions in Indonesia that conduct entrepreneurship courses, the challenge faced by the Putra Sang Fajar Blitar Academy (AKB) is to provide a facility that can help give birth to entrepreneurs who not only understand business theories and concepts and successfully produce product concepts, but also facilitates and accompanies the establishment of businesses pioneered by students. The method used in this study uses descriptive qualitative approaches. Data collection techniques in this study used interviews with Business Incubator coaches, Business Incubator members, and AKB students as well as documentation in the form of images and audio. The results showed that the Business Incubator activity in fostering an entrepreneurial spirit was training and coaching as well as the formation of business units. In an effort to grow the entrepreneurial spirit of Academy students, some methods have been done. In carrying out its activities, the business incubator on the campus of Putra Sang Fajar Academy can not be separated from obstacles originating from internal and external factors.Keywords: entrepreneurial spirit, Business Incubator
Evaluasi Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih Perusahaan Daerah Air Minum Uwe Lino Kelurahan Mamboro Kecamatan Palu Utara Kota Palu : Evaluation of the Clean Water Distribution Pipeline Network for Uwe Lino Regional Drinking Water Company, Mamboro Sub-district,, North Palu District, Palu City Eko Widodo; Triyanti Anasiru; Mohamad Ardiansyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4607

Abstract

Permasalahan yang terjadi di PDAM Uwe Lino daerah layanan Mamboro dimana air yang dikonsumsi pelanggan berkurang atau tidak mengalir sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi air baku, sistem pengelolaan air bersih, dan kondisi jaringan pipa air bersih yang dimiliki PDAM “Uwe Lino” tahun 2022. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran debit air sesaat dengan cara pengukuran debit air menggunakan pelampung, pengecekan sistem pengelolaan air, dan pengukuran panjang dan diameter pipa distribusi air bersih PDAM “Uwe Lino” wilayah pelayanan Mamboro tahun 2022. Dari hasil analisis Ketersediaan air di sungai Bale sebesar 463,01 liter/detik, untuk kebutuhan air normal pada tahun 2021 sebesar 6,609 liter/detik dan di tahun 2026 sebesar 7,447 liter/detik serta kebutuhan air harian maksimum tahun 2021 sebesar 7,6 liter/detik dan di tahun 2026 sebesar 8,564 liter/detik. Debit yang tersedia di sungai maupun debit produksi masih mencukupi kebutuhan air normal, kebutuhan air harian maksimum dan kebutuhan air pada saat jam puncak pada tahun 2021 hingga tahun 2026. Hasil survei di lapangan kondisi jaringan pipa distribusi saat ini masih tergolong layak karena masih terawat hanya saja ada kebocoran di beberapa titik dan perlu penambahan jaringan pipa baru. Kondisi Intake mengalami kerusakan ringan di bagian saluran pengambil dikarenakan akar pepohonan yang merambat ke dalam saluran dan sebagian mendorong pasangan batu saluran hingga terjadi retak pada pasangan batu, sehingga air yang lewati saluran intake terhambat. Kondisi IPA sangat memprihatinkan dimana salah satu dari dua IPA mengalami rusak berat sehingga tidak produktif dan juga IPA yang satunya lagi mengalami rusak ringan hingga produktifitas tidak maksimal.