Situasi pergaulan merupakan keadaan di mana seseorang melakukan hubungan secara langsung dengan individu lain maupun dengan sekelompok orang tertentu. perhatian orang tua dalam belajar anaknya merupakan faktor penting dalam membina sukses belajar. Kurangnya perhatian orang tua dapat menyebabkan anak malas, acuh tak acuh, dan kurang minat belajar. Dalam hal ini faktor orang tua mempunyai kedudukan paling utama dalam menentukan baik-buruknya hasil seorang anak dibanding faktor-faktor yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Arjasa Kabupaten Situbondo Tahun 2020/2021. Teknik penentuan responden menggunakan proporsional random sampling. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dari hasil analisis yang menggunakan korelasi sederhana product moment diperoleh nilai koefisien korelasi (ryx1x2) sebesar 0,584 dan nilai koefisien penentu atau determinan (KP) sebesar 34,1 % yang berarti variabel tingkat pendidikan orang tua hanya berpengaruh sebesar 34,1 % terhadap hasil belajar siswa. Untuk mengetahui tingkat signifikan dan apakah hipotesa mayor yang diajukan terima/ ditolak, dilakukan uji F .Dari hasil perbandingan Fhitung dengan taraf signifikansi 5 % dengan db = n – 2 = 100 – 2 sehingga di dapat Ftabel = 3,10 sedangkan Fhitung sebesar 25,06. Jadi thitung lebih besar dari ttabel artinya hipotesa kerja (Ha) diterima dan hipotesa nihil (Ho) ditolak, hipotesa kerja yang diterima adalah: “Ada pengaruh pergaulan teman sebaya dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester genap di SMP Negeri 1 Arjasa Kabupaten Situbondo Tahun 2020/2021”.