Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SINKRONISASI GENERATOR DENGAN PENGENDALI BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 I Made Ari Nrartha; Sultan .; Agung Budi Muljono; I Made Ginarsa; Warindi Warindi
DIELEKTRIKA Vol 7 No 1 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i1.227

Abstract

Generator yang masuk ke sistem jala-jala listrik harus melalui proses sinkronisasi. Syarat sinkronisasi adalah generator dan jala-jala sistem harus mempunyai urutan fase yang, maginitud tegangan setiap fase, dan frekuensi yang sama. Diperlukan pengaturan otomatis prime mover dan sistem eksitasi generator untuk memenuhi syarat sinkronisasi. Pengaturan ini mengusulkan pengaturan otomatis prime mover dan sistem eksitasi menggunakan penyearah terkendali dari sumber tegangan AC konstan ke teganagn DC variabel. Pengaturan berbasis Arduino Mega untuk mengolah hasil pengukuran sensor tegangan dan sensor frekuensi dari generator dan jala-jala listrik. Selisih hasil pengukuran sensor-sensor tersebut sebagai dasar pengaturan prime mover dan sistem eksitasi. Arduino mega mengirim sudut penyalaan untuk pengaturan prime mover dan sistem eksitasi ke arduino pro mini pada modul penyearah terkontrol untuk prime mover dan sistem eksitasi. Hasil penelitian menunjukkan pengaturan kecepatan prime mover menghasilkan perubahan frekuensi generator dengan kenaikan 1 rpm menghasilkan kenaikan 0,0352 Hz. Pengaturan tegangan eksitasi menghasilkan perubahan tegangan Vrms generator dengan kenaikan 1 volt tegangan eksitasi menghasilkan kenikan tegangan generator sebesar 4.0427 volt. Kondisi sinkron yang ditunjukkan oleh sinkronoskop, selisih tegangan dan frekuensi generator dengan jala-jala listrik tiga fase yang ditampilkan LCD modul sinkronisasi adalah sebesar 0,13% untuk selisih tegangan dan sebesar 0,12% untuk selisih frekuensi.
SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA SENANGGALIH, KECAMATAN SAMBELIA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Siti Rubi'ah; Sultan .; Arif Rahmansyah; Lalu Pitra Nugraha; Malida Malida; Hamdalah Hamdalah
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.92

Abstract

  Pernikahan usia anak masih menjadi masalah serius di Indonesia. Siswa sekolah sebagai generasi pada kelompok umur tersebut perlu memiliki pengetahuan komprehensif terkait penyebab dan akibat pernikahan usia anak sebagai upaya preventif. Kegiatan sosialisasi ini penting dilakukan dengan tujuan mengubah persepsi siswa terhadap penyebab dan dampak dari pernikahan usia dini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan bertempat di Yayasan Ponpes MTs/MA NW Sambelia. Sebanyak 45 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pernikahan usia anak akan memberikan dampak yang sangat serius terhadap psikologi, mental maupun fisik anak tersebut. Ditinjau dari segi kesehatan, perkawinan usia anak akan meningkatkan resiko kehamilan karena organ reproduksinya belum siap. Dari segi pendidikan, mereka yang melakukan pernikahan dini banyak mengambil konsekuensi putus sekolah. Akibatnya mereka kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga semakin sulit untuk mengakses lapangan pekerjaan. Hal ini kemudian akan berdampak pada pola pikir mereka dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Emosi mereka cenderung tidak stabil dalam menyelesaikan setiap persoalan sehingga rawan terjadi konflik dan berujung pada perceraian.