Nurul Annisa
Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Kefarmasian FARMAKA TROPIS, Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Metabolit Sekunder Serta Uji Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Daun Nona Makan Sirih (Clerodendrum thomsoniae) Landy Hartina Banne; Nurul Annisa; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.044 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.272

Abstract

Tanaman nona makan sirih merupakan perdu yang tumbuh merambat dan memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan fenolik, dimana kandungan metabolit sekunder dapat memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan aktivitas antibakteri daun nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae), serta mengidentifikasi metabolit sekunder yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan melihat kemampuan ekstrak dalam menekan radikal bebas DPPH, sedangkan pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode disc diffusion dan KLT bioautografi. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol, fraksi n-heksana, dan fraksi etil asetat dengan nilai IC50 berturut-turut adalah 76,53 ppm, 196,20 ppm, dan 63,83 ppm. Metabolit sekunder yang diduga memiliki aktivitas antioksidan pada fraksi etil asetat dengan menggunakan eluen kloroform : metanol (7:3) adalah flavonoid dan kumarin. Ekstrak etanol dan fraksi etil asetat memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, dan metabolit sekunder yang diduga memiliki aktivitas antibakteri pada fraksi etil asetat dengan menggunakan eluen kloroform : metanol (9:1) adalah fenolik dan flavonoid.