Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Mengatasi Risiko Gagal Panen bagi Tanaman Padi melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Wilayah Kota Probolinggo Edy Sumarno
Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 7 No 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kementrian Peranian Republik Indonesia sesungguhnya telah mengupayakan penapaian target swasembada pangan di Indonesia segera dapat tercapai dimulai sejak tahun 2015, Pemerintah melaksanakan program yang bernama Upaya Khusus ( UPSUS ) swasembada padi dengan target produksi Padi pada tahun 2019 dapat mencapai 84 juta ton.[1] Namun sama-sama kita sadari bahwa upaya penanaman padi ini selalu dihadapkan dengan adanya gangguan untuk meraihnya, antara lain perubahan iklim, bencana alam seperti banjir, kekeringan dan juga adanya pengaruh hama penyakit, misalnya walang sangit, wereng, ulat batang, dan lainnya. Sebagai cara mengatasi kendala ini maka pemerintah berusaha membantu para petani di Indonesia dengan melindungi tanaman padinya ini melalui program asuransi usaha tani padi ( AUTP ), sebagaimana telah terantum dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani ( UUP3 ) dilanjutkan dengan ketentuan Peraturan mentri Pertanian No.40 Tahun 2015 mengatur Fasilitasi Asuransi Pertanian dan Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 30/Kpts/SR.210/B/12/2018 tentang Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi. Untuk mengetahui sejauh mana program Pemerintah ini sudah dapat diterima oleh masyarakat petani, khususnya di daerah sampel penelitian di Kota Probolinggo maka dapat kami sampaikan seperti tersebut dibawah ini, bahwa Kota Probolinggo pada Tahun 2019, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota probolinggo sudah menetpkan peserta Definitif Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 520/1703.1/425.104/2019 sebanyak 60 Kelompok Tani sekota Probolinggo dengan luas lahan 945,92 Ha dan jumlah Premi Pp. 34.161.120,-. Tahapan metode penelitian yang akan dilakukan adalah mulai dari pendekatan masalah dengan Yuridis empiris, sumber data terdiri data primer dan sekunder, cara pengumpulan data dengan dilakukan observasi ke lapangan penelitian maupun penelitian kepustakaan dan terakhir adalah analisa data dengan metode deskriptif kualitatif. Kata kunci : Asuransi pertanian, kelompok tani, Kota Probolinggo
Strategi Mengatasi Risiko Gagal Panen bagi Tanaman Padi melalui Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Wilayah Kota Probolinggo Edy Sumarno
Iqtishodiyah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 7 No 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.032 KB)

Abstract

ABSTRAK Kementrian Peranian Republik Indonesia sesungguhnya telah mengupayakan penapaian target swasembada pangan di Indonesia segera dapat tercapai dimulai sejak tahun 2015, Pemerintah melaksanakan program yang bernama Upaya Khusus ( UPSUS ) swasembada padi dengan target produksi Padi pada tahun 2019 dapat mencapai 84 juta ton.[1] Namun sama-sama kita sadari bahwa upaya penanaman padi ini selalu dihadapkan dengan adanya gangguan untuk meraihnya, antara lain perubahan iklim, bencana alam seperti banjir, kekeringan dan juga adanya pengaruh hama penyakit, misalnya walang sangit, wereng, ulat batang, dan lainnya. Sebagai cara mengatasi kendala ini maka pemerintah berusaha membantu para petani di Indonesia dengan melindungi tanaman padinya ini melalui program asuransi usaha tani padi ( AUTP ), sebagaimana telah terantum dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani ( UUP3 ) dilanjutkan dengan ketentuan Peraturan mentri Pertanian No.40 Tahun 2015 mengatur Fasilitasi Asuransi Pertanian dan Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia Nomor : 30/Kpts/SR.210/B/12/2018 tentang Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usaha Tani Padi. Untuk mengetahui sejauh mana program Pemerintah ini sudah dapat diterima oleh masyarakat petani, khususnya di daerah sampel penelitian di Kota Probolinggo maka dapat kami sampaikan seperti tersebut dibawah ini, bahwa Kota Probolinggo pada Tahun 2019, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota probolinggo sudah menetpkan peserta Definitif Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 520/1703.1/425.104/2019 sebanyak 60 Kelompok Tani sekota Probolinggo dengan luas lahan 945,92 Ha dan jumlah Premi Pp. 34.161.120,-. Tahapan metode penelitian yang akan dilakukan adalah mulai dari pendekatan masalah dengan Yuridis empiris, sumber data terdiri data primer dan sekunder, cara pengumpulan data dengan dilakukan observasi ke lapangan penelitian maupun penelitian kepustakaan dan terakhir adalah analisa data dengan metode deskriptif kualitatif. Kata kunci : Asuransi pertanian, kelompok tani, Kota Probolinggo
Sosialisasi Digital Marketing Menuju UMKM Kreatif di Desa sumber Kerang Kecamatan Gending KKN Universitas Panca Marga Probolinggo Edy Sumarno; Wawan Susilo; M.H. Wahibatul Magfuroh; Robiatul Adhewiyah; Prycylya Putri Amalia; Muhammad Yunus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.012 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v3i1.332

Abstract

Menyikapi bidang usaha yang lagi mengalami laju pertumbuhan pesat dalam perekonomian nasional tidak lain adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)). Meningkatnya pertumbuhan usaha kecil ini menjadikan kompetensi kegiatan usaha di area pasar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tren perubahan pemasaran konvensional (offline) ke media online menyebabkan para pelaku UMKM yang tidak memanfaatkan bisnis yang lagi diminati oleh masyarakat saat ini adalah pemasaran digital menyebabkan kehilangan kesempatan untuk lebih mengembangkan usahanya. Sosialisai yang diadakan pada saat Kuliah Kerja Nytata (KKN) di desa Sumber Kerang oleh Universitas Panca Marga Probolinggo Kabupaten Probolinggo diikuti oleh 25 (Dua puluh Lima ) orang para pelaku UMKM yang berada di desa tersebut. Sebagian besar pelaku usaha UMKM di sini masih belum mengikuti kegiatan usaha yang sedang ngetren ini yaitu teknik digital. Kebanyakan mereka belum berupaya secara kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Pengenalan metode pemasaran ini dengan tujuan untuk membentuk usaha kecil menengah yang potensial mengikuti perkembangan zaman. Para peserta sosialisasi sangat antusias dengan materi dan pemaparan yang disampaikan oleh pemateri.Kondisi ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM mempraktekkan ilmu yang didapat, sehingga memberikan dorongan yang dapat mempraktekkannya di lingkungan pasar secara UMKM; media sosial; pemasaran digital; perdagangan elektronik lebih luas.