Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran Kegitan Ekstrakulikuler Paskibra dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 6, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7669.267 KB) | DOI: 10.25157/je.v6i1.1700

Abstract

Kedisiplinan merupakan fakor determinan dalam keberadaban manusia. Sebagai perwujudan tata aturan prilaku merupakan bagian yang amat penting dalam kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami dan menegeskan urgensi penguatan pembentukan karakter disiplin melalui kegitan ekstrakulikuler Paskibra yang diselengarakan di SMK Negeri 6 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menujukan kegitan ekstrakulikuler paskibra memberikan determinasi dalam membentuk karakter disiplin siswa siswi SMK Negeri 6 Semarang, temuan dalam penelitian ini, kegitan ekstrakulikuler Paskibra berperan determinan dalam membentuk sikap tegas, tangung jawab, sigap dalam mengambil keputusan dan ketaatan siswa siswi SMK Negeri 6 Semarang melaui serangkaian kegiatan Paskibra.Kata Kunci: Karakter disiplin, Paskibra
Assessment innovation using quizizz paper mode in PAI learning Arizky Damayanti; Fadilah Nur Barokah; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin
Publisher : Geuthèë Institute, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52626/jg.v6i3.259

Abstract

With the development of the times, more and more advanced information technologies have emerged. One sign of the advancement of information technology is the use of various innovative applications, especially in the educational aspect. Most educators still do not understand the existence of this innovative application, this is the driving reason behind this research. This study aims to describe the use of Paper Mode Quizizz innovation in PAI learning assessment. The approach in this study is a qualitative approach using the literature study method. Data collection techniques by collecting and analyzing from various articles and images and video tutorials. The quizizz application is a game-based learning application by conducting assessments using quizzes to make it more fun because there are elements of games in it. Paper Mode Quizizz is one of the features of the Quizizz platform in the form of quizzes using paper that can be done by students without using a smartphone device. The result of this study is that Paper Mode Quizizz as a learning assessment media can be an alternative for educators so that assessments can run interestingly, interactively, and meaningfully. In addition, this innovation is also a learning medium in the form of educational games that can increase student participation in learning.
Analisis Konsep, Teori Teknologi Informasi Dan Implikasinya Dalam Pengembangan Teknologi Pembelajaran PAI Di Indonesia: Sistematik Literatur Riview Faldin Fahza Alfaizi; Yesi Airohmah; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v3i11.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sistematik terhadap literatur yang relevan mengenai konsep-konsep Teknologi Informasi, teori-teori yang terkait, dan implikasi penggunaannya dalam konteks pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia yang datanya diperoleh dari jurnal yang terkait pada tahun 2015-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sistematik literatur review (SLR). Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi, meninjau, mengevaluasi dan menafsirkan semua penelitian yang ada dengan menggunakan bidang praktis yang menarik, menggunakan pertanyaan penelitian yang relevan dan eksklusif. Denganmenggunakan pendekatan SLR, tinjauan sistematis dan identifikasi jurnal dapatdilakukan, dengan setiap proses mengikuti langkah atau protokol yang telahditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) konsep teknologi informasimencakup penggunaan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), serta sistem dan metode untuk mengakses, mengolah, dan menyampaikan informasidalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), seperti komputer, video, tape recorder, HP, LCD proyektor, dan internet 2) teori teknologi informasiyang dibahas dalam artikel cenderung mencakup pemahaman umum tentangpenggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tanpamerinci teori-teori tertentu 3) penggunaan TIK dalam pembelajaran PAI dapatmemperluas paradigma pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan agama. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi juga dapat memperkaya variasipembelajaran PAI, membuatnya lebih menarik bagi siswa. Studi ini dapatmemberikan pemahaman yang lebih baik tentang teori konsep Teknologi Informasidan Implikasi dalam pengembangan Teknologi Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Sambil mengidentifikasi peluang dan tantangan yang perlu diatasi dalammenghadapi perubahan teknologi informasi yang terus berlanjut.
Analysis of PROSPER Strategy in the Implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project in Senior High School Bakti Fatwa Anbiya; Dasim Budimansyah; Bunyamin Maftuh; Kokom Komala Sari
Journal La Sociale Vol. 4 No. 5 (2023): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v4i5.890

Abstract

The Pancasila learner profile strengthening project in Senior High School is an important initiative to improve the understanding and practice of Pancasila values among students. In this context, PROSPER strategy analysis is used as a relevant framework and focuses on students' psychological well-being. This article aims to outline the application of the PROSPER strategy in the implementation of the Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (the Pancasila Student Profile Strengthening Project). The research approach used is descriptive qualitative, while the research locus is carried out at SMA N Semarang, the data collection technique uses interviews, observation and documentary studies. Data validity testing uses triangulation techniques. The results of the study outlined that the PROSPER element was adapted to the educational context with the aim of strengthening the understanding and application of Pancasila values among students. Positivity is emphasised to develop positive attitudes towards Pancasila, and healthy social relationships are promoted to build collaboration among students. In addition, expected academic outcomes were linked to the understanding of Pancasila, and student strengths were identified and utilised in the project. Project objectives are linked to school goals, and students are encouraged to actively engage in activities that support understanding of Pancasila values. Students' resilience is confronted with social and emotional skills training to overcome challenges. The implications of the implementation of the PROSPER strategy contribute to the formation of a younger generation that better understands and practices the values of Pancasila in the daily and future lives of students.
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI GURU DAN SISWA DALAM PEMNBELAJARAN: PERSPEKTIF GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nadiya Khoiriyah Zahrotul Ula; Yeni Fauziyah; Bakti Fatwa Anbiya
Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tk.v21i2.63621

Abstract

AbstactThe purpose of this study is to analyze the use of the WhatsApp application as a communication tool between teachers and students in the learning process. Qualitative methods were used in this study with inquiry narrative methods. Data was collected through discussions and interviews and then analyzed using the Miles and Huberman model through reduction, display, and verification stages. The results of this study show that in the learning process, teachers use the WhatsApp application as a medium of communication in learning. Teachers use WhatsApp to support distance learning, namely as a means of education, and a connector of information. According to teachers, the use of the WhatsApp application can increase student participation and involvement in the learning process. Some of the support features provided by the WhatsApp application, namely ease of access and use by most people, and the class group feature. The inhibiting factors are unstable internet connection quality, damaged smartphones or exhausted data packages, and constrained data package costs for underprivileged students This study can be the basis for the government in formulating policies to increase the effectiveness of using the WhatsApp application as a learning medium between teachers and students.Keywords: Islamic Religious Education, Online Learning, WhatsApp, Teacher and Student Communication, PAI Learning.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai alat komunikasi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode naratif inkuiri. Data dikumpulkan melalui diskusi dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, display, dan verifikasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran guru menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi dalam pembelajaran. Guru memanfaatkan WhatsApp dalam mendukung pembelajaran jarak jauh, yaitu sebagai sarana edukasi, dan penyambung informasi. Menurut guru, penggunaan aplikasi WhatsApp mampu meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Beberapa fitur dukungan yang disediakan aplikasi WhatsApp, yaitu kemudahan akses dan digunakan oleh sebagian besar orang, serta adanya fitur grup kelas. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kualitas koneksi internet yang tidak stabil, rusaknya smartphone atau habisnya paket data, serta terkendalanya biaya paket data bagi siswa kurang mampu Studi ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media pembelajaran antara guru dan siswa.Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran Daring, Aplikasi WhatsApp, Komunikasi Guru dan Siswa, Permbelajaran PAI
Membentuk Rasa Cinta Tanah Air Melalui Tradisi Lesung Bedhug dan Implikasinya Terhadap Kehidupan Sosial Kewarganegaraan Muthi'ah, Inna 'Ainul; Anbiya, Bakti Fatwa; Nuriyah, Mey Liana Sinta; Suryahadi, Wildan; Sulistiawati, Andini
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 1, No 2 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v1i2.448

Abstract

ABSTRAKTradisi Lesung Bedhug memainkan peran sentral dalam menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap bangsa melalui kegiatan budaya yang memperkuat solidaritas sosial dan persatuan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran tradisi Lesung Bedhug dalam membentuk rasa cinta tanah air dan implikasinya terhadap kehidupan sosial dan kewarganegaraan. Metode yang digunakan melibatkan analisis literatur untuk meneliti relevansi tradisi budaya dalam pembentukan identitas nasional dan untuk memahami dampaknya terhadap kesadaran sosial dan kewarganegaraan masyarakat. Temuan utama dari artikel ini menunjukkan bahwa pentingnya menjaga dan memperkuat tradisi budaya sebagai sarana untuk membangun kesadaran kewarganegaraan yang inklusif dan memperkuat identitas nasional. Dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Lesung Bedhug, masyarakat dapat lebih terhubung dengan warisan budaya, merasa memiliki tanggung jawab, dan merasa lebih terikat dengan negara serta sesama warga negara. Hal ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan sosial dan kewarganegaraan, serta memperkuat peran warga negara yang merupakan investasi penting bagi kemajuan dan stabilitas negara yang berkelanjutan. ABSTRACTThe Lesung Bedhug tradition plays a central role in fostering a sense of love and pride for the nation through cultural activities that strengthen social solidarity and unity. This article aims to explore the role of the Lesung Bedhug tradition in shaping the love of the homeland and its implications for social life and citizenship. The methods used involve a literature analysis to examine the relevance of cultural traditions in the formation of national identities and to understand their impact on people's social and civic consciousness. The main findings of this article point to the important of maintaining and strengthening cultural traditions as a means to build inclusive civic awareness and strengthen national identity. By understanding the values embodied in the Lesung Bedhug tradition, people can better connect with cultural heritage, feel a sense of responsibility, and feel more attached to the country and fellow citizens. This can increase people’s participation in social life and citizenship, as well as strengthenthe role of citizens who are important investment for the country’s sustainable progress and stability.  
Peranan Citizen Journalism Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Hukum di Indonesia Munawwaroh, Shorichatul; Sabila, Mauli Nafis; Marchela, Dwi Putri; Anbiya, Bakti Fatwa
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap peranan citizen journalism dalam berupaya meningkatkan kesadaran hukum di Indonesia. Dengan menggunakan metode kepustakaan dan juga observasi melalui konten-konten media sosial, artikel ini menyoroti bagaimana citizen journalism dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hukum dan hak-hak mereka dalam sistem hukum negara. Pengaruh yang tercipta karena adanya informasi yang dibuat oleh citizen journalism melalui media digital akan sangat berpengaruh bagi khalayak umum karena informasi yang mudah menyebar serta menyampaikan informasi secara langsung di tempat kejadian. Masyarakat Indonesia memiliki tingkat kesadaran hukum yang masih rendah. Tidak sedikit dari mereka yang belum paham apa saja hak dan hukum mereka sebagai warga negara. Citizen journalism berperan aktif mendorong warga negara untuk membangun kesadaran hukum di Indonesia, mengawasi kebijakan pemerintah, dan memperjuangkan keadilan sosial, Masyarakat dapat memahami isu-isu penting yang dapat mempengaruhi kehidupan sekitar, politik, dan memperkuat kesadaran dalam berbangsa dan bernegara. Citizen journalism dapat menjadi alat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam sistem hukum negara, serta memperkuat nilai-nilai demokratis dan keadilan. 
Analisis Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Terkandung dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Rofiq, Ainur; Zaenia, Alvin; Anbiya, Bakti Fatwa; Khuzaima, Huriya Afrah; Zulfa, Aziya Alimatu; Maretta, Carina Winda
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.471

Abstract

Setiap individu memiliki kewajiban juga hak-haknya. Sangat penting untuk memahami tanggung jawab individu untuk menjaga kondisi sosial yang sejahtera, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Studi ini mengkaji hak dan kewajiban warga negara berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Fokus utama dari kajian ini untuk mengetahui secara menyeluruh bagaimana konstitusi menjamin dan menerapkan hak-hak dan kewajiban dasar warga negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan, pemeriksaan dokumen hukum, dan penelitian literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak-hak asasi manusia seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kebebasan dikemukakan dilindungi UUD NRI 1945. Studi ini juga mengidentifikasi berbagai kewajiban warga negara, seperti membayar pajak, menghormati hak orang lain, dan mempertahankan negara. Penelitian ini menunjukkan betapa pentingnya memahami dan menerapkan hak dan kewajiban setiap warga negara untuk mewujudkan kebangsaan serta kedaulatan yang adil dan harmonis. Hasil ini mendukung pemerintahan demokratis dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.Kata kunci : Hak dan Kewajiban; Konstitusi; UUD NRI 1945; Kesadaran Hukum
Perjalanan Konstitusi Indonesia dari Awal Periode Kemerdekaan sampai Era Reformasi Pratiwi, Dian; Noveliasari, Icha Rahma; Anbiya, Bakti Fatwa; Izzah, Fitria Minnatul; Fadiyasa, Muhammad Reyhan
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.480

Abstract

Artikel ini membahas konsep dasar konstitusi Indonesia beserta perkembangannya sejak awal periode kemerdekaan hingga era reformasi. Kajian ini menelusuri enam periode utama konstitusi Indonesia, mulai dari UUD 1945, Konstitusi RIS, UUDS 1950, hingga kembali ke UUD 1945 dengan berbagai amandemen selama masa reformasi. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan perjalanan konstitusi Indonesia dari awal periode kemerdekaan hingga era reformasi dan meningkatkan pemahaman terhadap konstitusi sebagai kerangka hukum negara dan mengidentifikasi kekuatan-kekuatan sosial dan politik yang membentuk perkembangan konstitusi Indonesia. Artikel ini disusun melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengidentifikasi perjalanan konstitusi Indonesia dari dari awal periode kemerdekaan hingga era reformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstitusi Indonesia telah mengalami perubahan yang signifikan dan setiap perubahan konstitusi tidak hanya mencerminkan adaptasi terhadap kondisi zaman tetapi juga keinginan untuk membangun sistem hukum yang lebih demokratis dan responsif terhadap tuntutan masyarakat. 
Analisis Tayangan Mata Najwa Episode 'Prabowo Subianto Bicara' dan Implikasinya Terhadap Minat Bela Negara Netizen Anbiya, Bakti Fatwa; Amaliya, Izana; Awaliah, Najwa; Zahry, Robby
JURNAL HARMONI NUSA BANGSA Vol 2, No 1 (2024): HARMONI NUSA BANGSA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Y

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/jhnb.v2i1.467

Abstract

Tayangan "Prabowo Subianto Bicara" di Mata Najwa menjadi sorotan penting dalam diskusi tentang bela negara di Indonesia. Episode ini menampilkan wawancara dengan Prabowo Subianto, seorang tokoh politik yang gigih dalam upayanya menjadi presiden meskipun menghadapi kritik dan tantangan. Prabowo menekankan pentingnya kualitas militer, pengabdian total seorang prajurit, dan perlunya mempertahankan wilayah darat dan laut untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tayangan ini memengaruhi minat bela negara netizen dengan respon yang beragam. Netizen pendukung menunjukkan apresiasi terhadap dedikasi Prabowo pada Indonesia dan nilai-nilai patriotisme. Di sisi lain, netizen yang kritis mempertanyakan kredibilitasnya terkait bela negara.  Dalam konteks ini, konsep bela negara di Indonesia perlu diperkuat melalui pendidikan kewarganegaraan yang lebih komprehensif, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan generasi muda. Tayangan seperti "Mata Najwa" berperan penting dalam membangkitkan minat bela negara dan mempromosikan dialog serta pemahaman bersama tentang isu-isu nasional yang krusial.