Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Kegitan Ekstrakulikuler Paskibra dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 6, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7669.267 KB) | DOI: 10.25157/je.v6i1.1700

Abstract

Kedisiplinan merupakan fakor determinan dalam keberadaban manusia. Sebagai perwujudan tata aturan prilaku merupakan bagian yang amat penting dalam kehidupan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami dan menegeskan urgensi penguatan pembentukan karakter disiplin melalui kegitan ekstrakulikuler Paskibra yang diselengarakan di SMK Negeri 6 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menujukan kegitan ekstrakulikuler paskibra memberikan determinasi dalam membentuk karakter disiplin siswa siswi SMK Negeri 6 Semarang, temuan dalam penelitian ini, kegitan ekstrakulikuler Paskibra berperan determinan dalam membentuk sikap tegas, tangung jawab, sigap dalam mengambil keputusan dan ketaatan siswa siswi SMK Negeri 6 Semarang melaui serangkaian kegiatan Paskibra.Kata Kunci: Karakter disiplin, Paskibra
ANALISIS PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI GURU DAN SISWA DALAM PEMNBELAJARAN: PERSPEKTIF GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nadiya Khoiriyah Zahrotul Ula; Yeni Fauziyah; Bakti Fatwa Anbiya
Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/tk.v21i2.63621

Abstract

AbstactThe purpose of this study is to analyze the use of the WhatsApp application as a communication tool between teachers and students in the learning process. Qualitative methods were used in this study with inquiry narrative methods. Data was collected through discussions and interviews and then analyzed using the Miles and Huberman model through reduction, display, and verification stages. The results of this study show that in the learning process, teachers use the WhatsApp application as a medium of communication in learning. Teachers use WhatsApp to support distance learning, namely as a means of education, and a connector of information. According to teachers, the use of the WhatsApp application can increase student participation and involvement in the learning process. Some of the support features provided by the WhatsApp application, namely ease of access and use by most people, and the class group feature. The inhibiting factors are unstable internet connection quality, damaged smartphones or exhausted data packages, and constrained data package costs for underprivileged students This study can be the basis for the government in formulating policies to increase the effectiveness of using the WhatsApp application as a learning medium between teachers and students.Keywords: Islamic Religious Education, Online Learning, WhatsApp, Teacher and Student Communication, PAI Learning.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai alat komunikasi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode naratif inkuiri. Data dikumpulkan melalui diskusi dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, display, dan verifikasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran guru menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi dalam pembelajaran. Guru memanfaatkan WhatsApp dalam mendukung pembelajaran jarak jauh, yaitu sebagai sarana edukasi, dan penyambung informasi. Menurut guru, penggunaan aplikasi WhatsApp mampu meningkatkan partisipasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Beberapa fitur dukungan yang disediakan aplikasi WhatsApp, yaitu kemudahan akses dan digunakan oleh sebagian besar orang, serta adanya fitur grup kelas. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kualitas koneksi internet yang tidak stabil, rusaknya smartphone atau habisnya paket data, serta terkendalanya biaya paket data bagi siswa kurang mampu Studi ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai media pembelajaran antara guru dan siswa.Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Pembelajaran Daring, Aplikasi WhatsApp, Komunikasi Guru dan Siswa, Permbelajaran PAI
Analisis Historis Pembentukan UUD NRI 1945 Ghisna Ainuttaqiyyah; Azzahra Nurul Fathia; Fatih Ilham Yonri; Bakti Fatwa Anbiya
Prabayaksa: Journal of History Education Vol 4, No 2 (2024): Prabayaksa: Journal of History Education (September)
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pby.v4i2.12559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan UUD NRI 1945 dari beberapa sudut pandang, antara lain latar belakang sejarah politik, ekonomi, dan sosial, peran tokoh dalam proses tersebut, serta proses penyusunan dan pengesahan UUD NRI 1945. Saat itu, sebelum proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia mengalami perlawanan politik dari tokoh-tokoh seperti Sukarno dan Mohammad Hatta, serta ketidakpuasan sosial dan ekonomi dari sistem kolonial Belanda. Dalam Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI), kaum nasionalis berperan penting dalam merumuskan visi negara melalui Badan Pengkajian Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). . Konferensi BPUPKI dan PPKI menjadi forum utama pengesahan dan pengundangan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945 dan menjadi titik tolak negara baru merdeka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan historis yang melibatkan analisis terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai bagaimana proses terbentuknya UUD NRI Tahun 1945, yang menitik beratkan pada latar belakang pembentukannya, peran tokoh-tokoh yang terlibat dalam perumusannya, serta latar belakangnya. proses penyusunannya hingga disahkannya UUD NRI Tahun 1945. Selain memahami proses terbentuknya UUD NRI 1945. Penelitian ini juga melihat kontribusi tokoh terhadap perkembangan sistem politik dan hukum di Indonesia.
KETAHANAN PANGAN : POLA HIDUP SEHAT MELALUI KEGIATAN SERVICE LEARNING Shela Ifda Aulia; Shinta Melani; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : STIKES Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/abdimas.v4i1.69

Abstract

Latar Belakang: Hidup sehat dan ketahanan pangan sangat penting untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah. Artikel ini menjelaskan kegiatan service learning bertema "Ketahanan Pangan: Pola Hidup Sehat melalui Kegiatan Service Learning" yang dilaksanakan di SDN Ngaliyan 02, Semarang. Tujuan: Meningkatkan kesadaran akan ketahanan pangan dan pentingnya pola makan seimbang. Metode: Metode yang digunakan adalah service learning, yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan aksi sosial melalui edukasi, permainan interaktif, dan praktik langsung. Kegiatan ini melibatkan 24 siswa kelas V. Pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep "Isi Piringku", diskusi kelompok, permainan edukasi, serta konsumsi buah bersama. Sebagian besar siswa mampu menerapkan konsep yang dipelajari dalam permainan edukasi. Kegiatan ini juga menumbuhkan antusiasme siswa terhadap pola makan sehat, yang menjadi langkah awal meningkatkan kesadaran ketahanan pangan pada tingkat individu dan keluarga. Hasil: Menunjukkan bahwa pendekatan service learning efektif dalam memberikan pemahaman mendalam dan melibatkan siswa secara aktif. Diharapkan dengan melibatkan orang tua dan berbagai tema yang lebih luas, kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala. Kata kunci: pendidikan anak, pembelajaran berbasis layanan, gizi seimbang, gaya hidup sehat, dan ketahanan pangan
Pengutan Karakter Religius Melalui Strategi Pembelajaran Afektif di Sekolah Dasar Bakti Fatwa Anbiya
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 2 (2025): April -Juni
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i2.17607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memaparkan paktik pengutan karater religius di Sekolah Dasar Negeri 2 karanggintung. Pendekatan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriftif analisis. Lokasi penelitan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Kanggintung 2, teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara dengan mewawancarai pihak - pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan pengutan karakter religius di Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung, selain wawancara pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap kegiatan penguatan karakter religius serta dilengkapi studi dokumentasi sebagi bahan pendukung hasil wawancara dan observasi. Adapaun hasil penelitian menyatakan bahwa pengutan karakter religius yang dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 2 Karanggintung melaui strategi pembelajaran afektif yakni pertama model konsiderasi dalam muatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. kedua pola pelakonan/keteladan dalam budaya sekolah yang teraktulisasi dalam kegiatan dalam bentuk kegitan terserbut berimplikasi pada upaya perubahan prilaku dengan pengutan karater religius pada peserta didik.
SERVICE LEARNING: PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN BUDAYA LOKAL MELALUI EKSPLORASI ALAM DALAM MENCEGAH DAMPAK NEGATIF GADGET DI SEKOLAH DASAR Uswatun Khasanah; Tika Rovika; Rina Kasih Lestari; Bakti Fatwa Anbiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya Vol. 4 No. 05 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/berkarya.v4i05.1313

Abstract

The purpose of this Community Service activity was to strengthen the character of elementary school students in the digital era while fostering a sense of love and appreciation for local culture. The target participants were students of Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Lerep, specifically grades 4 to 6, with a total of 68 students involved in the program. The activity implemented a service-learning method, which integrates direct learning experiences with community engagement. This approach combined educational activities with practical community-based initiatives to enhance students’ character development. Nature exploration was incorporated as a strategy to reduce students’ dependence on digital gadgets while simultaneously introducing and reinforcing local cultural values. Through interactive and experiential learning, students were encouraged to actively participate, reflect, and apply positive behaviors in their daily lives. The results of the program indicated improved understanding regarding responsible gadget use, character education, and greater awareness and appreciation of local cultural heritage among the students.