Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS NUMERIK SAMBUNGAN LAS STRUKTUR BAJA DENGAN MENERAPKAN VARIASI LAYOUT LAS Rosi Nursani; Mohammad Syarif Al Huseiny
Akselerasi Vol 2, No 1 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v2i1.2045

Abstract

Material baja memiliki kuat tarik yang tinggi dan memiliki kelebihan dalam waktu pelaksanaan karena merupakan produk fabrikasi. Kekuatan struktur baja sangat ditentukan oleh kekuatan sambungan. Selain sambungan baut, sambungan las juga merupakan salah satu jenis sambungan baja yang sering digunakan. Sambungan las memiliki kelebihan diantaranya waktu pengerjaan konstruksi yang lebih cepat, memiliki berat yang lebih ringan dari pada sambungan baut dan memiliki luas penampang baja yang utuh karena tidak perlu dilubangi. Kekuatan sambungan las pada struktur baja ditentukan oleh kekuatan base metal yang disambung dan kekuatan las sehingga kegagalan dapat terjadi diantara keduanya. Kekuatan las ditentukan oleh panjang las dan kekuatan elektrode las itu sendiri. Akan tetapi selain hal tersebut, pemilihan layout las juga mempengaruhi stabilitas sambungan. Layout  las harus memperhatikan pembebanan dan bentuk profil baja yang digunakan karena dapat menyebabkan terjadinya eksentrisitas pembebanan pada bentuk profil yang asimetris. Analisis numerik dalam kondisi linear dilakukan terhadap sambungan las baja dengan berbagai variasi layout sambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layout las pada sambungan struktur baja yang memiliki stabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout sambungan las tipe 2 dan tipe 3 merupakan layout sambungan yang memiliki stabilitas lebih baik dari pada layout las tipe 1. Kata Kunci : struktur baja, sambungan las, layout las, tegangan, deformasi.
Pengaruh Bahan Tambah Serat Fiber Terhadap Kuat Tekan dan Lentur Beton Mohammad Syarif Al Huseiny; Rosi Nursani
Akselerasi Vol 1, No 2 (2020): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v1i2.1505

Abstract

AbstrakPenggunaan beton dalam dunia konstruksi dewasa ini sudah sangat populer. Material-material pembentuk beton yang mudah ditemui di lingkungan, seperti pasir, kerikil dan air memberikan suatu nilai tambah bagi beton untuk digunakan lebih luas lagi di lapangan. Sifatnya yang mudah dibentuk, tahan terhadap temperatur tinggi, lebih ekonomis dibandingkan baja serta memiliki kuat tekan yang tinggi merupakan karakteristik beton yang menguntungkan dalam bidang konstruksi. Salah satu cara untuk meningkatkan kuat tarik beton adalah dengan menggunakkan serat. Serat yang digunakan dapat beraneka-ragam, yaitu serat baja, serat polymer atau serat alami. Fungsi serat dapat memperbaiki sifat-sifat mekanik beton. Dalam penelitian ini akan dilakukan 3 jenis bahan tambah serat fiber yaitu serat ijuk, serat bambu, dan serat baja sebagai kontrol. Penelitian perlu dilakukan selama 2 tahun rencana. Tahun pertama direncanakan untuk meneliti pengaruh serat fiber tersebut terhada kuat tekan beton. Masing masing sample nanti diuji untuk umur 7 hari 14 hari dan 28 hari, kemudian hasil uji di bandingkan dengan beton yang tanpa serat untuk melihat kinerja beton yang sudah ditambah dengan serat fiber. Tahun kedua lebih fokus ke pengaruh terhadap kuat lentur.Kata Kunci : Kuat Tekan, Kuat Lentur, Serat
PENGARUH PENAMBAHAN ABU ARANG BAMBU SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Taufik Faturohman Hidayat; Nina Herlina; Mohammad Syarif Al-Huseiny
Akselerasi Vol 3, No 1 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v3i1.3562

Abstract

AbstrakIndonesia merupakan negara yang sangat kaya dengan sumber daya alam yang potensial, didukung dengan keadaan geografisnya. Salah satu sumber daya alam yang ada di Indonesia adalah bambu, merupakan komoditas lokal  masyarakat sejak dulu. Bambu merupakan tanaman yang mudah ditemui di Indonesia. Secara tradisional bambu telah banyak digunakan sebagai bahan bangunan. Penggunaan bambu secara luas adalah untuk keperluan industri baik kertas, kayu lapis, kerajinan, kesenian, dan bahan makanan. Dengan banyaknya manfaat dari bambu yang dapat digunakan, begitupun dengan limbah dari sisa penggunaan bambu. Limbah bisa berupa sisa potongan, daun dan akar, maka  perlu dilakukan pemanfaatan dari limbah bambu tersebut. Penelitian ini memanfaatkan limbah bambu dengan cara dibakar kemudian sisa pembakaran yang berupa abu akan digunakan sebagai bahan campuran beton, yang mana kandungan silika yang merupakan pengikat agregat yang baik terdapat dalam abu bambu. Penelitian ini menggunakan abu arang bambu pada beton dengan persentase 2%,4%,8% dari volume total penggunan agregat halus dan sebagai pembanding digunakan beton normal F’c 20 Mpa dengan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur umur 7,14 dan 28 hari. Dimana hasil pengujian kuat tekan menyatakan penambahan abu bambu sangat mempengaruhi kuat tekan  dimana pada persentase 8% abu bambu mengalami over strength dan paling  optimal dalam penelitian ini. Kata Kunci : Abu bambu, beton, kuat tekan.
Pemanfaatan teknologi pakan ikan otomatis untuk ketahanan pangan di Kelurahan Ciamis Kabupaten Ciamis Zulfi Miftahudin Zulfi; Setio Galih Marlyono; Prama Permana; Mohammad Syarif AL Huseiny
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i2.22604

Abstract

The impact of Covid-19 is felt in society. Many of the limited community carry out activities to meet their economic needs. Let alone many activities at one time, one activity in a public location which is strictly limited by government policy. This was complained by fish farmers in Ciamis Village, Ciamis Regency who are members of the Sumur Kupa farmer group who have limited time to provide fish feed to their respective ponds. Based on these problems, an alternative solution was created, namely utilizing technology to provide fish feed automatically without having to regularly come to the pond. The use of this technology is accompanied by a series of trainings for use by the community. The main method used in training is demonstration, simulation, and practice of installing automatic fish feed equipment using solar panels. The partners we collaborated with in this PbM-KP activity were: 1) Ciamis Village as a related agency so that they were able to re-socialize to the wider community, and 2) Residents of RW 28 Rancapetir who were members of the Sumur Kupa farmer group in Ciamis Village as a community group that was used as a community group. pilot for the implementation of automatic fish feeding technology. Keywords: Impact of Covid-19, Technology, Automatic Fish Feeding Equipment
Penyuluhan Mitigasi Bencana Longsor di Desa Gunungsari Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya Gusnadi, Zakwan; Herlina, Nina; Prima, Gary Raya; Al-Huseiny, Mohammad Syarif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i3.6764

Abstract

Bencana alam dan bencana non-alam sangat banyak dan bervariasi terjadi di Indonesia. Bencana yang datang tentu berdampak negatif secara masif terhadap wilayah dan masyarakat disekitarnya, namun pemerintah dan masyarakat pun masih sangat beragam dalam merespon bencana, beberapa diantaranya sudah memahami dan mampu menangani bencana dan beberapa lainnya masih tidak sadar dan kesulitan menghadapi bencana. Hal mendasar yang menjadikan pemerintah dan masyarakat kesulitan dalam menangani bencana adalah kurangnya pemahaman terhadap penyebab, dampak, dan upaya mitigasi yang dapat dilakukan. Maka dari itu perlu adanya solusi untuk hal tersebut, salah satunya dengan melakukan penyuluhan mitigasi bencana. Konsep mitigasi bencana ini dilakukan dengan observasi lapangan dan sosialisai ke masyarakat agar masyarakat menjadi tanggap terhadap bencana. Tujuan dari pengabdian adalah untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan warga dalam upaya mitigasi bencana. Hasil evaluasi kegiatan menunjukan terjadi peningkatan pemahaman masyarakat berkisar antara 20-50%. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan penyuluhan telah berhasil meningkatkan wawasan dan warga dalam upaya mitigasi bencana.
The Effectiveness of Groin Modifications to Reduce the Impacts of Indian Ocean Dipole (IOD)-induced Port Siltation in Adapting to Climate Change Romdani, Andhy; Amanulloh, Fahmi Rahmat; Mudatsir; El Ghifari, Muhammad Raka; Gusnadi, Zakwan; Putri, Tryantini Sundi; Empung; Al-Huseiny, Mohammad Syarif
Journal of the Civil Engineering Forum Vol. 11 No. 2 (May 2025)
Publisher : Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcef.16683

Abstract

Climate anomalies significantly affect coastal hydrodynamics, influencing sediment transport processes. The interaction between waves and currents plays an important role in sediment transport, which is closely related to climate anomalies, particularly the Indian Ocean Dipole (IOD). Indonesia is currently facing severe threats from port siltation due to the impacts of climate change. Port siltation results from sediment transport and can reduce the effectiveness and safety of port activities. This study aims to investigate sediment transport processes at Titan Coal Port under the influence of the IOD in 2016 and 2019. This port is located on the western coast of Sumatera, where high waves from the Indian Ocean pose a risk. Groins and a breakwater have been installed to protect the port from littoral drift induced by southeastern longshore currents and waves. However, the study found that during the negative IOD in 2016, hydrodynamic conditions led to shallowing of the port basin and navigation channel due to longshore currents from the northeast. The methods used in this research include descriptive analysis (using ERA-5 data from the Copernicus Climate Change Service) and numerical modeling (using MIKE 21) with bed level change identification at several points after groin modification scenarios. The combination of tidal currents and waves primarily shaped current patterns in the study area. High-speed currents caused significant erosion upstream at the bed level of the port basin. However, modified groin installations effectively reduced flow velocity entering the port basin. Two modified groin installation scenarios were tested in the study area to alter existing coastal hydrodynamics and sediment transport patterns.
PENINGKATAN KUALITAS KEANDALAN SARANA DAN PRA-SARANA SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN PASAR TRADISIONAL DI KOTA TASIKMALAYA Nurmayadi, Dicky; Al Huseiny, Mohammad Syarif
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Arsitektur ARCADE November 2018
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:. The level of risk of public buildings, especially traditional markets, is very high, the facilities and infrastructure available to protect the market are largely unable to function optimally. The purpose of this research is to find out and measure the extent to which traditional markets in Tasikmalaya City are ready and responsive in protecting buildings and the environment from the risk of fire. The method starts with the formulation of the problem, setting the goals to be achieved, compiling a literature review, formulating hypotheses, collecting and processing data, conducting discussions, and the final stage is by drawing conclusions. Based on the results of research and observations carried out in four traditional markets in Tasikmalaya City, the readiness of market facilities and infrastructure as measured by 1) safety procedures in all four markets is still low, 2) evacuation routes and gathering points, there are still no clear evacuation routes and gathering points (there has not been found a marker / director), 3) active protection system (hydrant and APAR), three of the four markets are equipped with a hydrant system but the condition is largely unable to function properly, 4) there is a distance between each building block, from the four observation sites are only the Pancasila market which does not have a clear distance between each building block, 5) supervision and control, management and application of rules on fire risk in almost all market locations is still very low. Overall based on the results of research in four traditional market locations in the City of Tasikmalaya it is still very necessary to improve the quality of fire protection system facilities and infrastructure.Keyword: Facilities_infrastructure, fire_protection, traditional_markets Abstrak: Tingkat risiko bangunan publik khususnya pasar tradisional terhadap bahaya kebakaran sangat tinggi, sarana dan prasarana yang tersedia untuk memproteksi pasar sebagian besar tidak dapat berfungsi secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta mengukur sejauh mana pasar tradisional yang ada di Kota Tasikmalaya siap dan tanggap dalam memproteksi bangunan dan lingkungan dari risiko kebakaran. Metode yang dilakukan dimulai dengan melaksanakan perumusan masalah, menetapkan tujuan yang akan dicapai, menyusun tinjauan pustaka, merumuskan hipotesa, pengumpulan serta pengolahan data, melakukan pembahasan, dan tahapan terakhir adalah dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan yang dilaksanakan di empat pasar tradisional di Kota Tasikmalaya kesiapan sarana dan prasarana pasar yang diukur berdasarkan 1) prosedur keselamatan di keempat pasar masih rendah, 2) jalur evakuasi dan titik kumpul, masih belum ditemukan jalur evakuasi dan titik kumpul yang jelas (belum ditemui adanya penanda/pengarah), 3) sistem proteksi aktif (hydrant dan APAR), tiga dari empat pasar sudah dilengkapi dengan system hydrant akan tetapi kondisinya sebagian besar tidak dapat berfungsi dengan baik, 4) ada jarak antara tiap blok bangunan, dari keempat lokasi pengamatan hanya pasar pancasila yang tidak memiliki jarak yang jelas antara masing-masing blok bangunan, 5) pengawasan dan pengendalian, pengelolaan dan penerapan aturan tentang risiko kebakaran di hampir seluruh lokasi pasar masih sangat rendah. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian di empat lokasi pasar tradisional di Kota Tasikmalaya masih sangat perlu untuk dilakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana sistem proteksi kebakaran. Kata Kunci: Sarana_prasarana, Proteksi_kebakaran, Pasar_Tradisional.
Pembuatan Filtrasi Air untuk Meningkatkan Kualitas Air Bersih di Perumahan Bumi Endah Residence Herlina, Nina; Sari, Novia Komala; Nursani, Rosi; Irawan, Pengki; Al-Huseiny, Mohammad Syarif
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i3.663

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi sangat berdampak terhadap ketersediaan air. Kekeringan dan krisis air bersih menjadi bencana tersendiri. Selain itu, kualitas air yang sesuai standar perlu menjadi perhatian. Perumahan Bumi Endah Residence merupakan salah satu perumahan yang ada di Kota Tasikmalaya. Kondisi eksisting sumber air warga berasal dari sumur gali yang sudah disediakan oleh developer. Akan tetapi, permasalahan mitra terletak pada kualitas air yang kurang baik. Air sumur pada Perumahan Bumi Endah Residence keruh sehingga tidak sesuai dengan standar yangditetapkan. Penerapan teknologi filtrasi air perlu dilakukan untuk menambah pengetahuan mitra mengenai teknik penjernihan air. Dengan begitu, air yang keruh dapat melalui filtrasi sehingga air menjadi layak untuk digunakan. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan demonstrasi. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi tentang teknik filtrasi air, sedangkan kegiatan demonstrasi dilakukan dengan membuat alat filtrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa demonstrasi alat yang dirancang mampu menjernihkan air.
Kajian Redesign Struktur Gedung 5 Lantai Balai Pengobatan Universitas Siliwangi Al Huseiny, Mohammad Syarif; Nursani, Rosi
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10155

Abstract

 The Siliwangi University Medical Center is a simple building consisting of 1 floor which requires redesign to improve the quality of health services at Siliwangi University. High-rise buildings require precise and thorough structural calculations. The building must be able to withstand axial forces and lateral loads including earthquake loads. The results of the calculation of structural strength are made as optimal as possible so that it becomes a strong and stable building that can provide security and comfort for its users. Based on these problems, it is necessary to conduct research studies on the structure of the Siliwangi University Medical Center building. The dimensions of the structural components are determined by preliminary design first, then the building structure is analyzed using the SAP 2000 v.22.0.0 program. The next step is design control to determine whether the structural design meets the planning requirements and safety factor regulations or not. The results showed that the reinforced concrete structure in the Siliwangi University Medical Center building had strength control which qualify to the requirements, so the Siliwangi University Medical Center Building could be a safe and comfortable infrastructure that the health service process could run smoothly.
ANALISIS PERBANDINGAN PERILAKU STRUKTUR GEDUNG DENGAN KOLOM KOMPOSIT DAN KOLOM NON KOMPOSIT Nursani, Rosi; Al Huseinny, Mohammad Syarif
Jurnal Teknik Sipil Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v21i2.50218

Abstract

Kolom merupakan salah satu komponen struktur utama dalam sebuah bangunan gedung yang berfungsi sebagai pemikul beban dari bagian atas dan meneruskannya sampai ke pondasi. Kekuatan sebuah gedung sangat didipengaruhi oleh kekuatan kolom. Kolom harus memiliki kapasitas yang baik diantaranya tahan terhadap bahaya tekuk akibat pembebanan. Desain kolom menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan agar memiliki kapasitas yang sesuai dengan pembebanan. Dalam perkembangan saat ini, kolom tidak hanya menggunakan material beton atau baja saja akan tetapi banyak digunakan material komposit baja-beton. Material komposit baja-beton digunakan dengan tujuan untuk mendapat kombinasi keuntungan dari kedua material yaitu baja dan beton sehingga dapat meningkatkan kapasitas kolom. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku gedung dengan menggunakan kolom komposit dan non komposit. Penelitian dilakukan dengan memodelkan gedung yang sama dengan variasi kolom yang berbeda yaitu kolom dengan menggunakan material beton, baja dan komposit beton-baja. Gedung yang dimodelkan merupakan gedung 6 lantai dengan dimensi, peruntukan gedung dan pembebanan yang sama yaitu gedung rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolom komposit pada penelitian ini memiliki kapasitas terhadap momen dan geser yang lebih besar dari pada kolom nonn komposit