Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DAMPAK KEBERADAAN DERMAGA LAMANE TERHADAP KONDISI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DI BANDA NAIRA Najirah Amsi
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 2 No 1 (2016): PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.704 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan jenisaktivitas kapal dan pelayanan yang terjadi di Dermaga Lamane danmenjelaskan dampak serta respon masyarakat Banda terhadapkeberadaan Dermaga Lamane. Sementara manfaat yang diperoleh daripenelitian ini adalah dapat menjadi bahan informasi dan pertimbanganbagi pemerintah dalam mengambil kebijakan pengelolaan dermagayang lebih baik.Metode penelitian yang digunakan terdiri dari empatlangkah yaitu pertama, heuristik (pengumpulan sumber); kedua, kritik(interen dan ekstern); ketiga, interpretasi (penafsiran) dan; keempat,historiografi (penyajian).Tanggapan masyarakat cukup beragam ataskehadiran dermaga lamane di BandaNaira tapi umunya para informansependapat bahwa Dermaga Lamane bermanfaat bagimasyarakat.Misalnya membantu angkutan transportasi antarpulau danmemperlancarhubungan ekonomi dan pemerintahan.
PROSESI DAN MAKNA TARIAN CAKALELE KAMPUNG ADAT RATU (DWIWARNA) KECAMATAN BANDA NEIRA NAJIRAH AMSI; RAFITA MUHAMAD
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 7 No 1 (2021): PARADIGMA (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora)
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.889 KB)

Abstract

Kepulauan Banda yang dikenal sebagai negeri rempah menyimpan kekayaan alam dan budaya yang beragam. Keragamana Budaya dapat ditemukan disetiap desa atau negeri. Salah satu yang paling menarik adalah tarian cakalele Kampung Adat Ratu. Kampung adat ratu merupakan kampung adat yang berbeda dengan kampung adat lainnya, karena merupakan satu-satunya kampung adat yang menunjukkan kekuatan gander, yaitu Ratu (perempuan). Olehnya itu, penelitian ini hadir untuk menelaah prosesi cakalele dan makna Kampung Adat Ratu di Desa Dwiwarna, Kecematan Banda. Penelitian ini adalah penelitian deskritif kualitatif (penelitian secara alamiah) yang bertujuan untuk sebuah tinjauan historis tarian Cakalele Kampung Adat Ratu (Dwiwarna) Kecamatan Banda Naira. Subjek penelitian ini adalah para Informan yang mengetahui proses Tarian CakaleleKampung Adat Ratu (Dwiwarna) Banda Naira. Prosedur penelitian yaitu heoristik, kritik, interprestasi, dan histiografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini memilih informan yang dianggap dapat dipercaya serta paham dengan maksud permasalahan yang di teliti. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian dari historis tarian CakaleleKampung Adat Ratu (Dwiwarna) adalah tarian Cakalelemerupakan tarian perang. Pada umumnya di Kecamatan Banda adalah sebuah tarian yang bernuansa kepahlawanan, dari masing-masing Negeri Adat mempunyai Tarian Cakaleledan Tarian tersebut mempunyai berbagai model dan jenis dalam penampilannya itu berbeda-beda tetapi pada prinsipsinya sama yang membedakannya ialah dari gaya dan pertunjukkannya. Ada sebelas prosesi dalam Tarian CakaleleTarian Kampung Adat Ratu (Dwiwarna) yaitu rapat atau musyawara, putar tempat siri permisi, bawa tempat siri, persiapan alat, putar jaster/mahkota, potong bambu untuk gapura, putar tempat siri besar, potong bambu untuk Cakalele, buka puang, hari H dan tutup Kampung. Dengan sejarah Tarian CakaleleKampung Adat Ratu (Dwiwarna) Kecamatan Banda Naira: Sebuah Tinjauan Historis
PENGARUH PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME SETTING KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BANDA ERNAWATI; NAJIRAH AMSI
PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol 5 No 1 (2019): PARADIGMA : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.549 KB)

Abstract

Belajar matematika merupakan proses dimana siswa aktif mengkonstruksikan pengetahuan matematika dengan tujuan agar siswa lebih memahami konsep dan prinsip yang ada dalam matematika dengan baik. Pembelajaran matematika harus lebih dibangun oleh siswa daripada ditanamkan oleh guru. Agar pembelajaran matematika menjadi lebih aktif, guru harus membantu siswa menemukan dan memecahkan masalah dengan menerapkan pembelajaran yang bermakna. Dalam belajar siswa harus diberi kesempatan seluas-luasnya mengkonstruksi sendiri pengetahuan yang dipelajari dan siswa harus didorong untuk aktif berinteraksi dengan lingkungan belajarnya sehingga dapat memperoleh pemahaman yang lebih tinggi dari sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan konstruktivisme setting kooperatif terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banda. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kuasi (Quasi Eksperiment) dengan dua jenis desain penelitian yaitu Posttest-only Design with Nonequivalent dan Simple Linear Regreasion. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 72 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 50 siswa yang berasal dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis data dapa disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan konstruktivisme setting kooperatif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t dimana thitung = 8,00 lebih besar dari ttabel = 1,68 dan nilai rata-rata kelas eksperimen = 85,40 lebih besar dari nilai rata-rata kelas kontrol =70,78.