Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN PEMBELAJARAN 4.0 BERBANTUAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DAN GOOGLE FORM DALAM MATA KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR Desy Irsalina Savitri
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.632

Abstract

Era globalisasi sudah lama didengungkan di Indonesia, globalisasi IPTEK sudah hampir menyebar di Indonesia bahkan di pulau yang jauh dari pusat pengembangan di ibu kota provinsi misalnya di Tarakan Kalimantan Utara. Begitu pula dengan kemajuan teknologi, kemajuan teknologi selalu dikaitkan dengan globalisasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembanggan teknologi tidak dapat dihindarkan dari kehidupan manusia bahkan di Kota Tarakan. Hal tersebut juga dikaitankan dengan pembangunan SDM terhadap relevansi pada dunia pekerjaan. Semua tenaga pendidik perlu menyiapkan Peserta didik yang siap dalam berkompetitif dalam kehidupan dan pendidikan. Peserta didik, dalam hal ini mahasiswa sudah disiapkan untuk mengenal teknologi. Pada artikel kali ini peneliti menerapkan pembelajaran 4.0 kepada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan dalam mata kulian Ilmu Sosial Budaya Dasar untuk mengetahui kebermanfaatan pembelajaran kepada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pembelajaran jarak jauh 4.0 yang dapat dilaksanakan dimana saja tanpa batasan ruangg kelas dengan bantuan aplikasi google classroom. Untuk mengetahui efektifitas pembelajaran peneliti menggunakan tes tulis dengan bantuan aplikasi google form. Hasil penelitian dari 3 kelas yang berbeda menggunakan aplikasi google form menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan. Kelas A dan B mengalami hasil yang dapat dikatakan kurang memuaskan yaitu di tingkat rata-rata angka 66-69%. Sedanggkan kelas C memiliki nilai rata-rata 76,77%.
PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V DI SDN 024 TARAKAN Saenab, Siti Arafah; Desy Irsalina Savitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.19957

Abstract

This research was conducted to improve the learning outcomes of Indonesian language students in grade V at SD Negeri 024 Tarakan by applying a teaching at the right level approach. The research method used is classroom action research (PTK) and consists of 2 cycles. Each cycle consists of two meetings. The first meeting is used for planning, implementation, observation and reflection. Data processing in this study was carried out through observation and tests with research subjects totaling 20 students. The results showed that in cycle 1 without the implementation of TaRL, the number of students who completed 77.86% increased in cycle 2 by 91.92% against the learning process with the application of the TaRL approach, because they felt grouped according to their ability level. The implication of this study is that the TaRL approach can effectively improve the Indonesian learning outcomes of grade V students.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MIND MAPPING Detagory, Weldy Nugroho; Desy Irsalina Savitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20342

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan bantuan mind mapping dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan empat tahap utama: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kejawan Grujugan Bondowoso yang berjumlah 24 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi. Kemampuan berpikir kreatif didefinisikan sebagai kemampuan untuk menghasilkan berbagai kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah. Hasil tes menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa. Pada siklus I, 50% siswa telah mencapai kategori di atas cukup kreatif, dan secara klasikal kemampuan berpikir kreatif berada pada kategori cukup kreatif. Pada siklus II, persentase tersebut meningkat menjadi 79,17%, dengan kategori klasikal yang mencapai tingkat kreatif. Oleh karena itu, penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan mind mapping terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SDN Kejawan Grujugan Bondowoso pada pembelajaran IPA.