Takeshi Kato
Departement of Quantum Engineering, Nagoya University, Furo-cho chikusa-ku, Nagoya, Japan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Sifat Kemagnetan pada Nanopartikel Cobalt Ferrite (CoFe2O4) yang dicoating dengan Polyethylene Glykol ( PEG-4000) dan Silika (Halaman 103 s.d. 107) Sulanjari -; Winda Noor Santi; Annisa Ayu Artanti; Edi Suharyadi; Takeshi Kato; Satosi Iwata
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 54 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.473 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24383

Abstract

Telah dilakukan fungsionalisasi CoFe2O4  menggunakan Polyethylene Glykol (PEG-4000) dan Silika. Nanopartikel  CoFe2O4 disintesis menggunakan metode kopresipitasi. Hasil sintesis yang berbentuk serbuk dicoating menggunakan PEG-4000. Kemudian dengan melakukan variasi  konsentrasi PEG-4000, telah diperoleh koersivitas terendah pada konsentrasi 33%. Muncul fasa baru pada CoFe2O4 setelah dicoating PEG-4000, yaitu  yang bersifat antiferromagnetik dan  yang bersifat paramagnetik. Kedua fasa ini menurunkan respon sampel terhadap medan eksternal. Coating PEG juga menyebabkan berkurangnya aglomerasi dan bentuknya lebih bulat. Ukuran butir sampel setelah dicoating meningkat, karena sampel cenderung polidispersif. Selanjutnya, penelitian yang kedua melakukan variasi  konsentrasi silika untuk pengcoatingan CoFe2O4. Nilai koersivitas terendah pada konsentrasi 50%. Muncul puncak difraksi baru setelah dicoating silica, yaitu: (331) pada konsentrasi 20% dan (222) pada konsentrasi 5%. Volume fasa α-Fe2O3 menurun ketika konsentrasi silika dinaikkan. Ukuran sampel pada konsentrasi 5% lebih kecil dibandingkan pada konsentrasi 20%. 
Sintesis Nanopartikel Manganese Ferrite (MnFe2O4) dengan Metode Kopresipitasi dan Karakterisasi Sifat Kemagnetannya (Halaman 1 s.d. 7) Rosita Dewi Tawainella; Yuni Riana; Rusliana Fatayati; Amelliya -; Takeshi Kato; Satoshi Iwata; Edi Suharyadi
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 52 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.433 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24395

Abstract

Telah disintesis nanopartikel magnetit dengan berbagai ukuran butir yang berbeda yang berasal dari bahan MnSO4H2O dan FeCl3.6H2O  dengan metode kopresipitasi dengan memvariasi parameter suhu dan konsentrasi NaOH. Struktur dan ukuran partikel hasil analisa X-Ray Diffraction (XRD) dan Transmission Electron Microscopy (TEM) menunjukkan bahwa nanopartikel mengkristal dengan baik dan ada ketergantungan ukuran butir nanopartikel terhadap dua variasi parameter sintesis tersebut. Ukuran butir yang dihitung menggunakan persamaan Scherrer menunjukkan bahwa ukuran butir meningkat seiring peninggkatan suhu dan berkurangnya konsentrasi NaOH. Sifat kemagnetan MnFe2O4 hasil analisa Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Sampel dengan variasi konsentrasi NaOH, semakin kecil ukuran butir nanopartikel, medan koersivitasnya semakin rendah. Sementara untuk sampel dengan variasi suhu, semakin kecil ukuran butir, medan koersivitasnya semakin tinggi. Hasil VSM juga menunjukkan bahwa semakin tinggi kristalinitas sampel, nilai magnetisasi saturasinya semakin tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ukuran butir dan kehadiran fasa pengotor hematit (α-Fe2O3) mempengaruhi sifat kemagnetan nanopartikel MnFe2O4.