Jurnal Fisika Indonesia
Vol 18, No 54 (2014)

Kajian Sifat Kemagnetan pada Nanopartikel Cobalt Ferrite (CoFe2O4) yang dicoating dengan Polyethylene Glykol ( PEG-4000) dan Silika (Halaman 103 s.d. 107)

Sulanjari - (Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara PO BOX BLS.21, Yogyakarta)
Winda Noor Santi (Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara PO BOX BLS.21, Yogyakarta)
Annisa Ayu Artanti (Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara PO BOX BLS.21, Yogyakarta)
Edi Suharyadi (Laboratorium Fisika Material dan Instrumentasi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara PO BOX BLS.21, Yogyakarta)
Takeshi Kato (Departement of Quantum Engineering, Nagoya University, Furo-cho chikusa-ku, Nagoya, Japan)
Satosi Iwata (Departement of Quantum Engineering, Nagoya University, Furo-cho chikusa-ku, Nagoya, Japan)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2015

Abstract

Telah dilakukan fungsionalisasi CoFe2O4  menggunakan Polyethylene Glykol (PEG-4000) dan Silika. Nanopartikel  CoFe2O4 disintesis menggunakan metode kopresipitasi. Hasil sintesis yang berbentuk serbuk dicoating menggunakan PEG-4000. Kemudian dengan melakukan variasi  konsentrasi PEG-4000, telah diperoleh koersivitas terendah pada konsentrasi 33%. Muncul fasa baru pada CoFe2O4 setelah dicoating PEG-4000, yaitu  yang bersifat antiferromagnetik dan  yang bersifat paramagnetik. Kedua fasa ini menurunkan respon sampel terhadap medan eksternal. Coating PEG juga menyebabkan berkurangnya aglomerasi dan bentuknya lebih bulat. Ukuran butir sampel setelah dicoating meningkat, karena sampel cenderung polidispersif. Selanjutnya, penelitian yang kedua melakukan variasi  konsentrasi silika untuk pengcoatingan CoFe2O4. Nilai koersivitas terendah pada konsentrasi 50%. Muncul puncak difraksi baru setelah dicoating silica, yaitu: (331) pada konsentrasi 20% dan (222) pada konsentrasi 5%. Volume fasa α-Fe2O3 menurun ketika konsentrasi silika dinaikkan. Ukuran sampel pada konsentrasi 5% lebih kecil dibandingkan pada konsentrasi 20%. 

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jfi

Publisher

Subject

Astronomy Earth & Planetary Sciences Education Energy Physics

Description

Jurnal Fisika Indonesia (JFI) Is an open access scientific peer-reviewed journal published by Department of Physics Universitas Gadjah Mada that publishes researches on Physics, covering both theory, experiments, computation and applied physics including geophysics. We have a mission to build ...