Reginda Dwi Syarpia
Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi Susu Kedelai sebagai Anti Hipertensi Reginda Dwi Syarpia; Karin Indah Kurniati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.528 KB) | DOI: 10.37287/jppp.v2i1.48

Abstract

Individu dengan hipertensi memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik, karena hipertensi berkontribusi terhadap disfungsi endotel dan meningkatkan ekspresi molekul adhesi sel. Pangan fungsional mempunyai fungsi dalam peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit. Kedelai merupakan salah satu jenis pangan fungsional yang mengandung zat­zat gizi seperti isoflavon, saponin, lesitin dan fitosterol yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini adalah studi literature review dan sumber pustaka yang digunakan melibatkan 15 pustaka yang berasal dari 4jurnal nasional dan 11 jurnal internasional.Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh susu kedelai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi karena susu kedelai sangat mudah didapatkan di Indonesia sehingga dapat memberikan informasi bagi masyarakat luas. Berbagai penelitian menunjukkan hasil yang cukup signifikan mengenai pengaruh susu kedelai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Isoflavon dalam kedelai dapat mengurangi peningkatan tekanan darah melalui berbagai mekanisme misalnya percepatan produksi NO dan penghambatan inflamasi. Kata kunci: isoflavon, hipertensi, susu kedelai POTENTIAL OF SOYBEAN MILK AS ANTI-HYPERTENSION ABSTRACT Individuals with hypertension have an increased risk of atherosclerotic cardiovascular disease, because hypertension contributes to endothelial dysfunction and increases the expression of cell adhesion molecules. Functional food has a function in improving health and preventing disease. Soybean is one type of functional food that contains nutrients such as isoflavones, saponins, lecithin and phytosterols which can reduce the risk of cardiovascular disease. This research is a literature review study and literature sources used involved 15 libraries originating from 4 national journals and 11 international journals. The purpose of this review literature is to determine the effect of soy milk on reducing blood pressure in patients with hypertension because soy milk is very easy to obtain in Indonesia so that it can provide information to the wider community. Various studies have shown significant results regarding the effect of soy milk on reducing blood pressure in people with hypertension. Isoflavones in soy can reduce blood pressure increases through various mechanisms such as accelerated NO production and inhibition of inflammation. Keywords: isoflavones, hypertension, soymilk
Potensi Susu Kedelai sebagai Anti Hipertensi Reginda Dwi Syarpia; Karin Indah Kurniati
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v2i1.48

Abstract

Individu dengan hipertensi memiliki peningkatan risiko penyakit kardiovaskular aterosklerotik, karena hipertensi berkontribusi terhadap disfungsi endotel dan meningkatkan ekspresi molekul adhesi sel. Pangan fungsional mempunyai fungsi dalam peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit. Kedelai merupakan salah satu jenis pangan fungsional yang mengandung zat­zat gizi seperti isoflavon, saponin, lesitin dan fitosterol yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.Penelitian ini adalah studi literature review dan sumber pustaka yang digunakan melibatkan 15 pustaka yang berasal dari 4jurnal nasional dan 11 jurnal internasional.Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh susu kedelai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi karena susu kedelai sangat mudah didapatkan di Indonesia sehingga dapat memberikan informasi bagi masyarakat luas. Berbagai penelitian menunjukkan hasil yang cukup signifikan mengenai pengaruh susu kedelai terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Isoflavon dalam kedelai dapat mengurangi peningkatan tekanan darah melalui berbagai mekanisme misalnya percepatan produksi NO dan penghambatan inflamasi. Kata kunci: isoflavon, hipertensi, susu kedelai POTENTIAL OF SOYBEAN MILK AS ANTI-HYPERTENSION ABSTRACT Individuals with hypertension have an increased risk of atherosclerotic cardiovascular disease, because hypertension contributes to endothelial dysfunction and increases the expression of cell adhesion molecules. Functional food has a function in improving health and preventing disease. Soybean is one type of functional food that contains nutrients such as isoflavones, saponins, lecithin and phytosterols which can reduce the risk of cardiovascular disease. This research is a literature review study and literature sources used involved 15 libraries originating from 4 national journals and 11 international journals. The purpose of this review literature is to determine the effect of soy milk on reducing blood pressure in patients with hypertension because soy milk is very easy to obtain in Indonesia so that it can provide information to the wider community. Various studies have shown significant results regarding the effect of soy milk on reducing blood pressure in people with hypertension. Isoflavones in soy can reduce blood pressure increases through various mechanisms such as accelerated NO production and inhibition of inflammation. Keywords: isoflavones, hypertension, soymilk
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Laki - Laki 10 Tahun dengan Varisela melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Reginda Dwi Syarpia; Azelia Nusadewiarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i1.2126

Abstract

Varisela merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan Virus Varicella Zoster (VZV). Setiap tahun di Amerika Serikat dilaporkan sekitar 4 juta kasus varisela dengan jumlah kematian 100-150 dan 10.000 harus dirawat inap. Gambaran klinis berupa papul pada kulit yang berubah menjadi vesikel dalam beberapa jam dengan bentuk khas mirip tetesan embun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor risiko dan masalah klinis, menerapkan prinsip pelayanan dokter sesuai masalah dan penatalaksanaan secara holistik dan komprehensif. Penelitian ini adalah sebuah case report. Data primer diperoleh melalui autoanamnesis, alloanamnesis, pemeriksaan fisik dan home visit. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien An. G 10 tahun datang dengan keluhan lenting-lenting merah pada wajah, badan, tangan dan kaki sejak 3 hari yang lalu disertai rasa gatal dengan sekret kehijauan. Secara klinis dan pemeriksaan fisik pasien didiagnosis Varisela (ICD 10 B01). Risiko internal berupa pengetahuan yang rendah tentang penyakit dan kebersihan diri. Risiko eksternal berupa pengetahuan keluarga yang rendah, pengobatan secara mandiri dan kebersihan rumah yang masih kurang baik. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit Varisela yang dinilai melalui pretest dan posttest. Penatalaksanaan secara holistik dengan pendekatan kedokteran keluarga diperlukan untuk mengidentifikasi masalah, mencapai keberhasilan terapi dan pencegahan penularan ke orang lain.